Ubisoft Tegaskan Ekspansi Far Cry 3: Blood Dragon Dirilis 1 Mei Untuk XBLA, PSN dan PC

Bermula dari awal Maret 2013 lalu, penulis skenario utama Far Cry 3, memberi petunjuk jika Ubisoft berencana membuat ekspansi Far Cry 3. Berjudul Far Cry 3: Blood Dragon, dengan setting yang berubah dari indahnya pulau tropis, ke tengah kehancuran dunia akibat perang nuklir.

Bermula dari awal Maret 2013 lalu, penulis skenario utama Far Cry 3,  Jeffrey Yohalem, memberi petunjuk jika Ubisoft memang berencana membuat ekspansi / downloadable content Far Cry 3, masih bergenre first-person shooter, dan dalam bentuk digital untuk XBLA, PSN dan Microsoft Windows, serta sudah dikenal sebagai Far Cry 3: Blood Dragon. Dengan angka penjualan Far Cry 3 mencapai lebih dari 4.5 juta kopi, wajar jika Ubisoft begitu berminat mengembangkan game tersebut.]

Rumor itu pun berkembang, seperti dengan bocornya daftar achievement Blood Dragon, yang memberi total nilai 400G, lebih banyak dari tipikal downloadable content, memberi indikasi jika Blood Dragon tersebut sebuah game ekspansi yang berdiri sendiri. Baru kemudian 1 April lalu, Ubisoft mengkonfirmasikan game tersebut. Namun karena muncul pada tanggal 1 April, lebih banyak yang percaya game ini sekadar guyonan April Fools saja.

Berada di dunia yang kacau pada tahun 2007, dengan Bumi yang rusak akibat perang nuklir, dan usaha perdamaian dunia baru perlu ditemukan. Ubisoft sendiri menyebut Blood Dragon dengan “an 80s VHS vision of the future” where you must “get the girl, kill the baddies, and save the world”.

Dikembangkan oleh Ubisoft Montreal, Blood Dragon mengambil setting setting dunia open-world bergaya retro futuristis yang aneh, di sebuah pulau yang terselimuti kekuatan jahat, dan kamu mengendalikan protagonis seorang cyborg bermata satu bernama Sargent Rex Power Colt yang menjadi komandan Mark IV Cyber Commando , dengan misi utama menghabisi kawanan pasukan rogue cyborg. Kebetulan Rex Power Colt disuarakan oleh aktor yang identik dengan image cyborg. Michael Biehn, yang memerankan Kyle Reese dalam The Terminator, menjadi pengisi suaranya.

Sebagai game yang berdiri sendiri, untuk memainkan Far Cry 3: Blood Dragon kamu tidak memerlukan game utamanya. Game ini bakal dirilis resmi 1 Mei mendatang untuk Microsoft Windows, PlayStation Network dan Xbox Live Arcade, dengan harga US $14.99.

Far Cry 3 Blood Dragon – The year is 2007, it is the future

Far Cry 3 Blood Dragon – Reveal Trailer “Mark IV style Motherfucker”

Masukkan kode di atas melalui keyboard selama kamu berada di website Blood Dragon.

Hint: Saat kamu masuk website Blood Dragon di halaman ini, coba masukkan kode Konami menggunakan keyboard-mu. Otomatis kursor mouse-mu bakal berubah menjadi crosshair, dan bisa mulai menembaki semua elemen retro di website tersebut. Setelah semuanya berhasil kamu tembak, hanya menyisakan satu gambar gif di link berikut ini.

Melihat trailernya, kamu pemain Far Cry 3 akan kesusahan mencari apa hubungan Blood Dragon dengan game yang sudah kamu mainkan tersebut. Menurut kami yang sama hanya setting dunia pulau yang open-world. Selain itu, game ini sekadar sebuah spin-off dengan protagonis baru, Rex Power Colt, cyborg commando yang disuarakan aktor The Terminator dan Aliens, Michael Biehn. Mengambil setting di dunia modern (tepatnya 2007) pasca “Vietnam War 2” dan serangan nuklir di Amerika Serikat.

Far Cry 3 Blood Dragon Leaked Gameplay

Dan dengan beberapa screenshot serta video gameplay yang juga bocor, kita kembali mendapati perubahan atmosfer, dari terangnya matahari dan hijaunya lingkungan pulau tropis, ke sebuah nuansa yang gelap. Namun ketika masuk ke gameplay, dan konsep utama dimana kamu mengendalikan karakter yang diharuskan menyerang basis kelompok militer cyborg Omega Force, sekaligus berburu di lingkungan yang liar, dan yang akan mengiringi langkahmu bukan mamalia hutan biasa, melainkan reptil raksasa yang disebut blood dragon yang mampu menembakkan laser dari matanya.

[cb type=”company”]Ubisoft[/cb]

Sumber: Ubisoft

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.