Bermain Video Game Bisa Meningkatkan Kemampuan Kognitif Para Lansia

Game tidak selalu mengandung unsur negatif seperti yang banyak dibicarakan orang. Mungkin bukan menjadi rahasia bahwa game seringkali menjadi “kambing hitam” atas peristiwa-peristiwa dunia yang terjadi, seperti penembakan terhadap beberapa siswa SD di Sandy Hook beberapa waktu lalu yang dilakukan oleh seorang remaja bernama Adam Lanza. Di tengah banyaknya suara miring tentang game, sekelompok peneliti justru menemukan banyak manfaat lain dari bermain video game, seperti berikut ini.

Dalam sebuah jurnal penelitian yang dipublikasikan oleh PLos ONE awal bulan ini, sekelompok peneliti rupanya menemukan sebuah fakta yang menarik, bahwa bermain video games ternyata bisa meningkatkan kemampuan koginitif pasien yang sudah lanjut usia. Jurnal ini melibatkan sekitar 681 pasien berusia 50 tahun ke atas sebagai objek penelitian. Selanjutnya, para lansia ini disuruh untuk mengidentifikasikan nama-nama kendaraan dalam game Road Tour. Hasilnya, setelah melakukan hal tersebut secara rutin selama satu tahun peningkatan kemampuan kognitif yang didapat oleh para lansia setara dengan peningkatan yang didapat dengan metode lain selama tiga tahun!

Lebih lanjut, para gamer lansia ini disuruh untuk menyelesaikan sebuah teka teki silang, dan hasilnya mereka memperoleh skor yang lebih baik dibandingkan lansia yang bukan gamer, termasuk dalam tes yang membutuhkan konsentrasi dan pengolahan informasi. Menurut Dr. James Galvin, direktur dari Pearl Barlow Center for Memory Evaluation and Treatment at the NYU Langone School of Medicine dan juga salah satu anggota tim, penelitian ini juga mendemokan potensi perubahan struktur otak dari para lansia. “Penelitian ini menunjukkan bahwa kita masih dapat mengubah struktur otak untuk para lansia. Hal ini memberikan kesempatan bagi para lansia untuk mendapatkan efek yang cukup besar dalam hal kemampuan mental mereka,” ungkap Galvin seperti dikutip dari WebMD.

Penelitian untuk mendapatkan manfaat dari game ini sebenarnya juga bukan merupakan yang pertama kalinya. Sebelumnya, beberapa peneliti sudah mempelajari bagaimana video game bisa memberikan manfaat yang nyata bagi sekelompok orang, seperti membantu orang lansia hidup lebih bahagia dan membantu para penderita stroke untuk bisa berjalan kembali seperti semula.

[Sumber: WebMD/BBC]


SHARE
Previous articleAngelHacks Hackathon: Tempat Para Web Developer Berlomba Menciptakan Program Baru!
Next articleAtlus Kesulitan Mencari Voice Actor yang Tepat untuk Marie di Persona 4 Golden
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.