Detail Mode Theater of War Dalam Company of Heroes 2

Pasca kebangkrutan raksasa video game THQ, banyak yang bertanya-tanya, bagaimana perkembangan franchise game unggulan mereka selanjutnya. Seperti Company of Heroes dari Relic Entertainment, yang akhirnya diakuisisi oleh Sega. Seri keduanya ini meneruskan gameplay real-time strategy dengan setting Perang Dunia II yang begitu disukai dari game pertamanya. Dan Sega yang mendapat kesempatan baru memasarkan sekuelnya itu tampaknya tidak sabar segera merilisnya.

Awal Maret lalu mereka mengkonfirmasikan jika Company of Heroes 2 akan dirilis di Amerika Utara dan Eropa pada 25 Juni 2013 (mundur dari jadwal awal awal tahun 2013, karena masalah internal THQ), dan close beta-nya sudah berlangsung sejak awal April lalu melalui Steam, hingga fase keduanya pertengahan April untuk mereka yang beruntung sudah meng-klik LIKE akun ofisial game ini di Facebook.

Seperti yang sudah kami tuliskan sebelumnya, kamu bakal bertemu dengan Soviet Red Army sebagai faction baru, dan membawamu  ke beragam campaign Eastern Front selama Perang Dunia II, mulai dari Operation Barbarossa hingga Battle of Berlin. Engine grafis yang dikembangkan sendiri oleh Relic, Essence 3.0 terlihat makin matang di sini. Beberapa fitur barunya seperti perbaikan di sisi line-of-sight, melalui TrueSight, yang diklaim mampu lebih baik dalam mensimulasikan jangkauan pandang para prajurit dalam sebuah perang sesungguhnya. Menggunakan TrueSight di sini, dibandingkan pada game mereka sebelumnya, jangkauan pandangan unit juga dipengaruhi kondisi lingkungan dan tipe unit tersebut. Essence 3.0 juga menerapkan efek perubahan cuaca melalui ColdTech, sekaligus lingkungan sekitar yang bisa dihancurkan.

Sehubungan dengan cuaca, bakal sangat berperan selama campaign dalam sekuel kali ini, karena gerakan dan aksi setiap unitmu dipengaruhi keadaan lingkungan sekitar yang membuat gameplay makin dinamis. Dengan sebagian besar perang Eastern Front terjadi selama cuaca dingin, pasukanmu bisa tewas kedinginan jika berada lama dengan paparan badai salju. Namun dengan menyalakan api unggun, mereka akan bertahan dari hawa dingin, hanya saja dengan mudah bisa terdetaksi musuh. Kemudian unitmu yang bergerak di atas salju tebal juga bakal berkurang mobilitasnya, karena kecepatan mereka terhambat salju. Beberapa peta bahkan juga memiliki bagian perairan yang membeku, yang memungkinkan pasukan bisa bergerak lebih cepat dibandingkan salju. Namun karena terbangun dari air/sungai/danau yang  membeku, pasukanmu juga terancam terkubur di dalam kolam es tersebut, ketika esnya hancur karena serangan musuh dari seberang.

Efek dari cuaca dingin tersebut menjadi warna baru di tengah genre real-time strategy. Memang inti permainan Company of Heroes 2 masih tetap mengajak kita bijak dalam mengatur resource dan pengembangan macro, namun terkadang dengan munculnya badai salju dan bagaimana kita menjaga setiap pasukan tetap hangat, termasuk elemen baru yang sangat welcome diterima di tengah konsep real-time strategy klasik.

Seperti kebanyakan video game baru, untuk memaksa “secara halus” gamer memesan game tersebut, publisher menawarkan pre-order dengan berbagai insentif bonus. Tidak terkecuali gamenya Relic ini. Awal April lalu sudah diungkapkan apa saja bonus pre-ordernya. Pada dasarnya ada dua, edisi standar seharga €49.99 atau sekitar Rp. 630.000 dan collector seharga €79.99 atau sekitar Rp. 1 jutaan, dan semua edisi collector memberi bonus tambahan mini-campaign Theatre of War, selain banyak item bergantung darimana kita memesannya. Theatre of War tidak tersedia begitu gamenya dirilis, namun nantinya bisa di-download. Berikut detail bonus pre-order dari setiap retailer. Lebih jelasnya masuk ke halaman pre-order di sini dan di halaman versi Steam-nya di sini!

Steam Pre-Orders
Standard Edition

  • Tier #1 – Team Fortress 2 Item Bundle, Soviet Hat and German Hat, Soviet Badge and German Badge
  • Tier #2 – Dawn of War II Retribution
  • Tier #3 – Company of Heroes 2 Commissar Chest: $5.00 Premium Currency, XP Boost, Unit Boost, Commander Archetype
  • German Rotbraun and Russian Leningrad Pattern Bundle
  • Guaranteed Beta Access

Collector’s Edition
Everything in the standard edition plus:

  • Company of Heroes Collector’s Soviet and German Cap and Badge
  • German Whitewash and Russian Winter Cobblestone Pattern Bundle
  • Veteran Badge
  • Company of Heroes Collector’s Pack – Includes the original Company of Heroes and all its expansions
  • Theatre of War Mini-Campaign

Origin Pre-Orders
Standard Edition

  • German Rotbraun and Russian Leningrad Pattern Bundle
  • Guaranteed Beta Access
  • Only on Origin Russian Bryansk Front Pattern

Collector’s Edition
Everything in the standard edition plus:

  • Command Pass
  • Company of Heroes Collector’s Pack – Includes the original Company of Heroes and all its expansions
  • Theatre of War Mini-Campaign
  • German Whitewash and Russian Cobblestone Front Pattern
  • Veteran Badge

Retail Pre-Orders
Standard Edition
Amazon.com, Gamestop

  • German Rotbraun and Russian Leningrad vehicle bundle

Best Buy

  • The original Company of Heroes game (with no expansions)
  • Best Buy Exclusive German Disruptive Pattern
  • German Rotbraun and Russian Leningrad vehicle bundle

Theater of War

Sehubungan dengan Theater of War, mode yang menjadi bonus bagi para pemesan pre-order itu menawarkan serangkaian misi single-player dan co-op challenge tambahan dengan setting the Eastern Front. Setiap misi berkisar pada suatu perang yang terjadi pada tahun tertentu pada setting nyatanya, dan melibatkan unit khusus dengan kemampuan spesial yang mencerminkan strategi yang digunakan pasukan tersebut pada saat itu.

Tahun yang dimaksud adalah 1941, dengan misi terfokus pada Soviet dan Jerman (setiap faction memiliki sembilan misi tertentu). Ada satu misi dengan kita mengendalikan pasukan Soviet yang bertahan dari gelombang serbuan pasukan Jerman. Tantangan lain meminta kita menghancurkan beberapa perkemahan Jerman di sebuah map dalam batasan waktu tertentu.

Theater of War didesain untuk memberi pemain tantangan baru, jadi memang tingkat kesulitan default-nya sangat tinggi, meskipun nantinya kamu bisa mengatur untuk menurunkan tingkat kesulitan tersebut. Relic nantinya juga berencana melengkapi Theater of War dengan downloadable content pasca dirilis, dan mengajak pemain kembali masuk memainkan konflik yang terjadi setiap tahunnya. Pada tahun 1942, misalnya, pertarungan yang kamu hadapi akan berbeda dari yang terjadi pada tahun 1941. Berbeda ini artinya, akan ada komandan baru, atau unit dan pasukan yang belum pernah kamu temui sebelumnya.

Memainkan mode ini juga bisa mendapatkan experience dan menaikkan level, serta progress selama memainkannya juga tercatat di profilmu. Jelas semuanya itu akan memanjakan gamer yang biasa bermain single-player. Namun nantinya juga ada skenario co-operative, sehingga mereka pemain solo bisa mencoba bermain dengan teman. Demikian mode Theatre of War ini bisa menjadi jembatan yang baik untuk mereka yang basanya bermain solo ke elemen online Company of Heroes 2.


SHARE
Previous articlePainkiller Hell & Damnation Dapatkan DLC untuk PC, Versi Konsol Dirilis Akhir Juni
Next articleSamsung Galaxy Core, Dual-SIM Kelas Menengah, Penampilan ala Galaxy S4
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.