Masa Depan Industri Game Ada di Tangan Mobile Gaming?

Jawaban atas pertanyaan judul artikel ini sebenarnya sudah ada, walaupun belum 100%. Apa benar industri game konsol makin dipengaruhi perkembangan game mobile? Satu yang pasti, Nintendo mengakui jika penjualan mereka menurun karena iPhone. Bagaimana dengan yang lain?

Bukti Dukungan Developer, Pilihannya Makin Hardcore

Memang benar smartphone atau tablet lebih cocok mengajukan game yang jenisnya casual, dengan genre seperti puzzle. Namun kita juga mengetahui genre lain yang tidak butuh interaksi banyak tombol, seperti racing, sports, adventure/visual novel, hingga RPG. Hanya saja tetap saja jika mobile game ingin diakui derajatnya sebagai alternatif konsol, harus bisa menjalankan jenis game seperti first-person shooter, fighting atau action-adventure dengan nyaman, atau mendapatkan dukungan game-game yang sejatinya juga eksis di platform lain. Memang kini ada banyak genre yang termasuk hardcore tersbut di ranah mobile, apalagi dengan dukungan aksesoris tambahan kontroler game, memainkannya lebih nyaman. Satu syarat pengakuan terpenuhi. Bagaimana dengan game-gamenya? Berikut beberapa pilihan mobile game terbaru yang juga mengadopsi atau sebagai pelengkap judul versi konsol/handheld-nya. Selain judul berikut, kamu juga bisa melihat beberapa pilihan mobile game lainnya, seperti Batman:Arkham CityLockdown, Dead Space, Street Fighter IV, El Shaddai, atau Rayman Jungle Run yang saat ini mungkin masih dianggap menjadi pelengkap versi konsolnya. Namun siapa tahu nantinya mobile game justru menjadi yang lebih eksklusif (seperti game ofisial Iron Man 3).

Injustice: Gods Among Us: Salah satu keunggulan platform mobile dibandingkan yang lain adalah pengembangan gamenya yang lebih mudah. Tidak heran fase development game lebih cepat, dan waktu rilisnya pun bisa saja lebih awal dari versi lainnya, atau versi filmnya (jika diadaptasi dari film). seperti game mobile Injustice: Gods Among Us ini, dirilis lebih dulu dari versi konsol, dan bisa jadi menjadi salah satu media promosi gratisan untuk game tersebut. Tentu saja gameplay-nya disesuaikan untuk layar sentuh, dengan kamu tinggal menyapukan atau menyentuhkan jari pada layar untuk membuat karakter bergerak menyerang.

Ragnarok Online Valkyrie Uprising: Ragnarok Online-nya Gravity (Lyto di Indonesia) tetap bertahan menjadi salah satu game online yang paling digemari selama satu dekade belakangan. Model permainan free-to-play, gameplay sederhana dan karakter anime dengan sprite 2D yang menggoda menjadi beberapa keunggulannya. Valkyrie Uprising merupakan varian online yang lebih “kecil” untuk Android dan iOS. Seperti RO yang kita kenal, Valkyrie Uprising juga bisa dimainkan gratisan, lengkap dengan guild, party (atau mau main solo), pertarungan player-versus-player, raid, tuntutan leveling untuk pembagian status manual, chat dan emoticon, hingga memaksamu berdiri di kota ketika mau menjual sesuatu.

Iron Man 3 – The Official Game: Penulis sampai heran, kenapa film seheboh Iron Man 3 tidak ada versi gamenya. Namun tidak untuk platform mobile game. Gameloft sudah mengamankan lisensi game mobilenya, dan memberikan versi game Iron Man 3 untuk Android dan iOS, yang dirilis bersamaan dengan penayangan filmnya di Indonesia 25 April lalu. Berbeda dengan game mobile adaptasi film lainnya, game berjenis endless runner (Tony Stark terbang otomatis, dan kita tinggal mengarahkannya saja sambil menembak) ini mampu menyajikan action cepat seperti dalam film-nya. Dan hebatnya, game sekeren ini ditawarkan free-to-play, alias gratisan!!

Need for Speed: Most Wanted: Salah satu genre yang cocok dimainkan selama mobile adalah racing. Paling tidak sekali balapan kita membutuhkan waktu di bawah 5 menit. Pas untuk dimainkan di sela-sela waktu menunggu. Dan satu game racing baru yang juga diadaptasi atau pelengkap versi konsolnya adalah Need for Speed: Most Wanted. Meskipun tidak seluas setting versi konsolnya, atau tidak dengan kustomisasi mobil yang dalam, namun Most wanted mobile ini termasuk game arcade racing yang menarik, dengan banyak pilihan mobil otentik, seperti Lamborghini Aventador, Porsche 911 Carrera S, hingga Hummer H1.

Tekken Card Tournament: Namco Bandai sendiri sadar, 3D fighting akan terlalu mainstream di platform mobile, terutama karena kendala kontrol. Karena itulah mereka menawarkan Tekken Card Tournament, sebuah game Trading Card Game yang beraroma fighting. Kamu tetap mengatur deck kartu seperti layaknya TCG, namun ketika masuk adegan pertarungan, layar berubah persis seperti ketika memainkan game fighting Tekken. Hanya saja karaktermu bergerak otomatis sesuai deck kartu yang sudah disusun. Menarik, 3D fighting Tekken, namun tidak menuntut kontrol yang menyiksa touchscreen!

Lanjut ke halaman 7…

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.