Masa Depan Industri Game Ada di Tangan Mobile Gaming?

Jawaban atas pertanyaan judul artikel ini sebenarnya sudah ada, walaupun belum 100%. Apa benar industri game konsol makin dipengaruhi perkembangan game mobile? Satu yang pasti, Nintendo mengakui jika penjualan mereka menurun karena iPhone. Bagaimana dengan yang lain?

Mengatasi Masalah Mobile Game, Memilih Ukuran yang Tepat

Jika kita melihat beberapa grafik yang menunjukkan statistik perkembangan mobile game selama beberapa tahun belakangan di Amerika Serikat, maka kita bisa menentukan apakah seseorang termasuk gamer mobile dari salah satu indikatornya. Apakah dia bermain game di smartphone / tablet rata 1 jam sehari, itu sudah masuk kategori gamer mobile. Apakah kalian termasuk salah satunya?

Survei dilakukan dengan sampling Amerika Serikat, karena memang negara tersebut penduduknya sangat konsumtif membelanjakan dolar untuk aplikasi dan game mobile. Hasil survei tersebut juga menunjukkan jika game puzzle dan arcade menjadi yang yang paling banyak dimainkan. Satu bukti jika game yang waktu permainannya singkat, cocok menjadi pembunuh waktu luang, menjadi yang paling laris di ranah mobile. Namun bukan berarti genre yang lebih hardcore seperti first-person shooting susah ditemukan. Hanya saja seperti yang penulis sebutkan sebelumnya, kendala utama memainkan game di luar genre puzzle yang biasanya hanya membutuhkan kendali sentuhan satu atau dua jari adalan minimnya feedback kontrol dari gadget yang digunakan.

Awalnya tidak ada solusi yang baik mengenai masalah tersebut, sampai setahun lalu mulai bermunculan banyak kontroler alternatif yang bisa terkoneksi melalui bluetooth, dan menawarkan opsi feedback tombol fisik. Sayangnya, masih agak ribet, seperti memerlukan aktivitas ngoprek (khususnya untuk Android) yang tidak semua pengguna smartphone / tablet memahami prosesnya. Namun melihat prospek mobile game yang sangat besar, makin banyak pihak yang mencoba memberikan solusi lainnya. Seperti kontroler MOGA Pro, Ipega, Nyko Playpad, Snakebyte iDroid:con, Gametel, Gameloft Duo Gamer, hingga iPega. Itu nama-nama yang cukup terkenal dan banyak dijual di toko-toko online. Bahkan Samsung yang baru saja merilis Galaxy S4 juga paham bahwa mobile game menjadi salah satu nilai jual smartphone mereka, dan menawarkan aksesoris khusus yang disebut Game Pad, yang desainnya bisa kamu lihat melalui cover utama Zigma edisi ini – mengingatkan pada kontrolernya Xbox 360 ya!.

Hanya sayang, kontroler yang terkoneksi dengan (khususnya) smartphone Android tersebut baru jamak ditemukan di luar negeri, untuk Indonesia kita masih kesusahan menemukannya. Namun ada harapan dari Samsung, dengan smartphone yang cukup banyak eksis di Indonesia, mereka nantinya mau memasarkan Game Pad-nya tersebut untuk pasar lokal.

Selain kontroler, mobile game yang sejatinya bergantung pada interaksi layar juga memerlukan ukuran layar yang mumpuni. Saat ini di pasaran kita banyak menemukan pilihan dengan berbagai ukuran. Mulai smartphone yang memiliki ukuran 3-inchi hingga yang akhir-akhir ini makin ngetren yaitu 5-inchi, atau masuk ke ranah phablet (paduan smartphone dan tablet) yang ukurannya di atas 5-inchi (maksimal di pasaran Indonesia ada yang mencapai 6-inchi). Jika ingin kepuasan interaksi bidang yang lebar, jelas tablet pilihan terbaik. Ukurannya mulai 7-inchi hingga 10.1-inchi. Baik smartphone dan tablet memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika ingin yang all-in-one, nyaman juga untuk bertelepon, smartphone pilihannya. Namun kepuasan layar lebar tetap dimiliki tablet, walaupun tidak sepraktis smartphone.

Penulis sendiri menyarankan smartphone dengan ukuran 5-inchi. Ukuran tersebut juga digunakan Sony untuk PS Vita, cukup nyaman untuk interaksi layar sentuh ketika bermain game, dan masih sangat nyaman ketika kita menggunakan fungsi telepon seperti untuk mengetik SMS dengan satu tangan. Rata-rata ukuran smartphone berlayar 5-inchi pun masih muat dalam saku celana atau kemeja, plus dimensinya masih mudah menerima perangkat kontroler eksternal seperti Game Pad-nya Samsung. Dan lagi pilihan smartphone dengan layar 5-inchi di pasaran Indonesia khususnya, sudah sangat banyak, dengan harga mulai 1 jutaan kamu sudah mendapatkan Android yang prosesornya sudah dual-core dan mampu memainkan sebagian besar game-game mobile dengan lancar.

Lanjut ke halaman 8…

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.