Puzzle & Dragons Kini Senilai US $113 Juta, Menjadi Game iOS dan Android Terlaris Dunia

Saat ini apa game mobile terlaris di iOS dan Android? Bukan Angry Birds, atau yang mengunggulkan kualitas grafis seperti Injustice versi mobile yang memanfaatkan kekuatan Unreal Engine. Sampai April 2013 lalu, game yang tercatat menjadi yang terlaris baik di platform Apple iOS dan Google Android tidak lain adalah Puzzle & Dragons.

Judul tersebut mungkin asing, dan baru kita dengar beberapa waktu lalu karena GungHo Online Entertainment. selaku developernya mengkonfirmasikan sekuelnya untuk  Nintendo 3DS, yaitu Puzzle & Dragons Z. Wajar terdengar asing, karena memang versi mobile Puzzle & Dragons  (“Pazu Dora” di Jepang) tidak tersedia untuk wilayah Indonesia. Game tersebut sangat populer di Jepang, (walaupun tidak terlalu laku di Barat), dan menurut laporan terakhir, GungHo mendapatkan pemasukan rata-rata per bulan hingga 62 – 84 juta dolar Amerika dari game itu saja.

Terbesar ketika GungHo Entertainment mengabarkan pendapatan mereka April lalu, pendapatan game puzzle dengan unsur RPG tersebut mencapai lebih dari US $113 juta. GungHo sendiri melaporkan jika keseluruhan pendapatan mereka tahun ini dari bisnis sosial dan mobile mencapai ¥12 billion (US $119 juta), meningkat 1,142.8 persen dibandingkan kinerja mereka pada April 2012 lalu (sebagai referensi bisa juga membaca artikel perkembangan mobile game). Dan Puzzle & Dragons saat ini menghasilkan pemasukan $3.76 juta setiap harinya, melalui pemainnya yang di Jepang saja diperkirakan mencapai 13 juta orang

Puzzle & Dragons pertama kali dirilis di iOS dan Android satu tahun lalu, dan sekuelnya untuk Nintendo 3DS diperkirakan hadir akhir tahun nanti. Gameplay-nya sebenarnya simple, dengan tampilan split-screen, dimana adegan role-playing game mengambil sisi atas layar dengan karaktermu bertarung melawan naga dan monster-monster lainnya (melalui setting random dungeon). Sedangkan di bagian layar bawah menjadi sarana kita berinteraksi memasukkan puzzle untuk menyerang musuh.

Ketika menjalankan mode RPG-nya, seperti tipikal interaksi dungeon dalam genre tersebut, kamu bakal bertemu dengan monster. Tidak ada penjelasan khusus, kamu hanya diminta terus menjelajahi lorong sampai bertemu monster, atau boss. Dan ketika itu terjadi, perhatianmu akan teralihkan ke sisi bawah layar, dimana terdapat susunan permata yang menunggu kamu cocokkan warnanya. Setiap warna mewakili elemen tertentu (seperti Fire, Water, Tree, Dark, dan Light) dari monster yang kamu lawan di sisi layar atas, dan kamu perlu mencocokkan tiga atau lebih permata dengan warna yang menjadi lawan dari elemen monster untuk menyerangnya. Seriap kisi-kisi dimana permata berada juga menyimpan kotak hati, yang bisa kamu gunakan untuk memulihkan party-mu (yang terdiri dari monster juga) dengan menyejajarkan mereka pada permata yang ingin kamu cocokkan warnanya. Jika kamu beruntung, bisa jadi kamu bakal mendapatkan telur dari monster yang kamu hadapi, dan bisa kamu gunakan untuk menggabungkannya dengan monster lain untuk mem-boost kekuatan mereka.

Seiring kamu membuka lebih banyak dungeon untuk dijelajahi, musuh bakal semakin kuat. Dan satu daya tarik Puzzle & Dragons adalah strategi ketika kamu membentuk party. Monster memiliki dua set skill: special attack dan healing spell yang bisa dugunakan setelah beberapa kali turn, kemudian ada juga boost yang mempengaruhi seluruh party jika monster yang mengeluarkan skill tersebut diposisikan sebagai leader. Kemudian paham memanfaatkan kekuatan dan kelemahan elemen tiap monster juga menjadi kunci menimbulkan damage lebih ke musuh, atau meminimalkan damage yang diterima monstermu. Unsur sosialnya bekerja ketika kamu meminjam monster pemain lain untuk membantumu.

Bisa dikatakan Puzzle & Dragon menjadi perpaduan Pokémon dan Bejeweled, plus dengan banyak in-app purchase yang menggoda pemain membeli lebih banyak Magic Stones. Batu sihir tersebut kamu gunakan untuk membeli monster baru, memulihkan stamina (yang digunakan untuk masuk ke dalam dungeon, makin kuat monster di sana, butuh stamina lebih besar), dan meningkatkan jumlah maksimal monster yang bisa kamu kumpulkan. Jelas ada pola “Gotta Catch ‘Em All”-nya Pokémon di sini. Kamu bisa membeli 1 Magic Stone (99c / 69p) atau langsung sepaket 6 Stones ($4.99 / £2.99), 12 Stones ($9.99 / £6.99), 30 Stones ($22.99 / £15.99), 60 Stones ($43.99 / £30.99), atau yang paling mahal 85 Stones ($59.99 / £39.99). Benar, gamenya memang gratis, namun in-app purchase-nya sangat menguras kantong, dan mayoritas pemainnya mengaku sangat ketagihan memainkan game ini dan tidak sungkan membeli Magic Stones dalam jumlah besar.

Sayangnya, karena basisnya game sosial, kamu perlu koneksi internet yang selalu menyala untuk terhubung dengan server GungHo. Pengaruhnya ada pada kuota data, plus baterai smartphone atau tablet-mu bakal lebih cepat terkuras.

Bagi yang menunggu versi handheld-nya, GungHo menjanjikan versi 3DS lebih terasa kesan “RPG-nya”. Ada kota yang bisa dijelajahi, tidak hanya dungeon, dengan banyak puzzle yang bisa dipecahkan, sekaligus monster untuk dikumpulkan. GungHo berharap bisa menjual setidaknya satu juta kopi game tersebut ketika dirilis nanti. Dengan kepopulerannya di Jepang (10% penduduk Jepang memainkan versi mobile-nya), kami rasa tidak akan susah mencapai angka penjualan 1 juta.


SHARE
Previous articleDua TV Spot Baru Plus Detail Karakter dari Man of Steel
Next articleMotion Poster dari I, Frankenstein
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.