Google I/O 2013: Android 4.3, Google Galaxy S4, Play Game Service dan 900 Juta Android di Dunia

Seperti yang kita ketahui, Google punya gawe mulai hari ini (atau tanggal 15 waktu setempat) di San Fransisco, melalui Google I/O 2013. Event konferensi tahunan tersebut terfokus untuk developer, yang memaparkan apa saja fitur baru dari layanan atau produk Google. Melalui bocornya aplikasi Play Games beberapa hari lalu, banyak yang menduga Google I/O kali ini akan banyak mengajukan update dengan tema “game.” Benarkah demikian? Berikut rangkuman kami apa saja yang terjadi atau mengiringi selama Google I/O hari pertama berlangsung.

Android 4.3 Muncul ke Permukaan

Tidak lama sebelum Google I/O berlangsung, nama Android 4.3 muncul dalam listing developer website Google. Sayang tidak lama kemudian, versi baru Android tersebut langsung dihapus oleh Google. Hingga tulisan ini diangkat, masih belum ada pernyataan resmi dari Google. Dalam listing etrsebut, disebutkan jika Android 4.3 akan mendukung moduk Bluetooth baru, yaitu Bluetooth Low Energy (BLE) dan OpenGL untuk kebutuhan grafis Embedded Systems 3.0. Diterapkannya BLE (standar dalam Bluetooth versi 4.0) bakal membantu menghemat baterai ketika perangkat Android nantinya terhubung terus-terusan ke gadget pendukung seperti smart watch dan speaker eksternal, dan tentu saja, Google Glass. Sedangkan penerapan OpenGL memungkinkan output grafis yang lebih baik dalam games, atau aplikasi lainnya yang membutuhkan kinerja grafis secara intensif. Dan kembali untuk Android 4.3, kami masih belum mendapat kepastian bakal disebut dengan julukan apa. Mungkinkah Key Lime Pie?

Samsung “Google” Galaxy S4, Varian Baru yang Pure Stock Android

Menjelang Google I/O 2013 berlansung, banyak yang berharap mendapatkan informasi mengenai ponsel Nexus baru dari Google. Sebelumnya dikabarkan bakal ada varian Nexus 4 berwarna putih. Namun hingga detik ini belum terbukti kebenarannya. Hanya saja kejutan muncul dari Samsung, yang dikabarkan sedang mendapat “pesanan” varian lain Galaxy S4 yang mengadopsi interface stock Android (itu tuh, yang biasa ditemukan dalam seri Nexus, yang unggul karena sangat ringan, stabil dan updatenya paling cepat). Galaxy S4 edisi Google benar-benar muncul selama event hari ini. Galaxy S4 AOSP (android Open Source Project) tersebut menjathkan interface TouchWiz kebanggaan Samsung, dan menggunakan stock AOSP. Demikian kamu yang sudah mengenal Galaxy S4 memiliki segudang fitur seperti Air View, Air Gestures, IR remote, mode layar Adobe RGB, Multi-window hingga fitur-fitur keren kameranya, kamu bakal kehilangan fitur tersebut. Galaxy S4 AOSP tersebut menjalankan Android 4.2.2, dengan update ternarunya juga dirilis Google mulai hari ini. Memang minus TouchWiz, namun Galaxy S4 AOSP ini bakal menerima update Android jauhhhh lebih cepat, seperti para Nexus, karena langsung dari mbah Google sendiri. Google bakal merilisnya 26 Juni mendatang dengan harga US $649, dan sementara ini operatos yang sudah teken kontrak menjualnya adalah AT&T dan T-Mobile US. Belum ada kabar lain, apakah ada perubahan spesifikasi, namun yang jelas internalnya 16 GB dan masih bisa dipebesar melalui slot micro SD.

900 Juta Ponsel Android Telah Diaktifkan, dan 48 Milyar Download di Play Store

Di awal presentasi mereka selama Google I/O, Google langsung menyampaikan pencapain Android sampai saat itu. Hingga tahun 2013, platform Google tersebut sudah mencapai total 900 juta aktivasi. Jumlah aktivasi adalah berapa banyak perangkat Android baru yang diaktifkan dan terhubung dengan akun Google untuk pertama kalinya. Dan seandainya ada perangkat Android yang dibeli namun tidak pernah disinkronisasikan dengan akun Google (di China misalnya, yang memang memblokir layanan Google), bisa jadi jumlah Android yang beredar lebih banyak. Google memburu 1 milyar aktivasi Android dalam beberapa bulan ke depan. Dan sepertinya hal itu tidak mustahil. Data ini sekaligus menjadi acuan bagi para developer aplikasi Android, diperkiraan pasar Anda mencapai 1 milyar Android.

Selain itu, Google juga mengatakan jika Play Store mereka kini sudah mencapai 48 milyar download. Lebih dari 2.5 milyar kali tombol “install” di-klik bulan lalu, jadi kita bisa berharap jumlah tersebut bisa segera bertambah menjadi 50 milyar, dan Google bisa mengejar ketertinggalan dari Apple yang saat ini sudah mengklaim melebihi 50 milyar download untuk iOS-nya.

Google Play Games Resmi Hadir, Segera Update Game Android-mu!

Seperti yang diprediksikan sebelumnya, salah satu menu utama Google I/O 2013 ini adalah layanan game center Google Play Games, dengan fitur yang sudah kita duga, leaderboard, opsi menyimpan data game di cloud storage (gak perlu rooting lagi untuk meneruskan permainan), real-time multiplayer dan achievement. Satu yang menurut penulis kerena adalah cloud saving, karena memungkinkan developer game mensinkronisasikan progres pemain game mereka dengan beberapa perangkat yang berbeda. Yup, kamu tidak perlu rooting hanya untuk menyimpan data game, dan melanjutkannya di Android lain.

Lebih keren lagi, framework ini mendukung platform lain… yup, tidak hanya Android, namun juga bisa berjalan di iOS lho! Dan itu jelas sangat keren.Kemudian melalui achievement dan leaderboard, kini setiap game yang kita mainkan bisa “dipamerkan” kepada user lain apa saja pencapaian yang sudah kita raih — salah satu unsur sosial sebuah game center mobile. Kemudian jika kamu ingin pengalaman yang lebih terasa seperti konsol, Google juga mengenalkan baik live dan turn-based multiplayer yang bisa dimanfaatkan developer untuk game-game mereka nantinya (fitur itu pun bisa dinikmati secara multi-platform dengan Apple iOS serta game yang dimainkan di web).

Google+ memegang peran penting dalam layanan Play Game Services ini, dan terintegrasi langsung. Artinya kamu tidak hanya bisa berkompetisi dengan gamer lain yang berada di circle dan teman di Google+, namun juga semua orang yang memainkan game yang sama. Kamu yang ingin menikmati layanan ini harus menggunakan minimal Android 2.2, dan meng-update Google Play Services.

Update tersebut terjadi otomatis, kamu mungkin tidak menyadarinya, namun jika mengecek di setting Manage Apps dan mendapati aplikasi Google Play Service sudah beranjak ke versi 3.1.36, selamat, kamu sudah bisa memanfaatkan layanan Play Games ini ketika mulai dibuka. Jika ingin tahu lebih jauh mengenai layanan baru ini, masuk saja ke halaman developer Google di sini. Banyak game sudah di-update mendukung layanan ini, dan akan kami bahas pada artikel lainnya, game-game apa saja yang sudah mendukungnya.  

Google I/O 2013: Keynote


SHARE
Previous articleDeretan Senjata Baru dalam Super Robot Wars Online!
Next articleGoogle I/O 2013: Play Music All Access, Cukup 100 Ribu Untuk Download Musik Sepuasnya!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.