Dying Light: Satu Lagi Game Survival Horror Bertema Zombie Dari Techland!

Demam zombie saat ini seperti tidak ada habis-habisnya. Tidak hanya dari film namun juga dari dunia game. Warner Bros bersama Techland, developer dari serial hits Dead Island baru saja mengumumkan game zombie baru yang akan dirilis tahun depan. Game yang berjudul Dying Light ini bergenre First Person Survival Horror, hampir sama dengan Dead Island walaupun sebenarnya tidak ada hubungan diantara kedua judul game tersebut. Game ini nantinya akan tersedia untuk semua platform next generation, termasuk PS 3, Xbox 360 serta PC.

Menariknya, game ini akan memasukkan unsur free running seperti yang diterapkan pada Mirror’s Edge, sehingga kamu dapat berlari dan meloncat-loncat di antara gedung-gedung. Namun berbeda dengan Mirror’s Edge dimana kita harus menghindari pertarungan dengan musuh, disini kita malah mendorong kita untuk melawan balik para pasukan pemakan otak ini. Dengan sistem weapon crafting yang unik, pemain dapat menciptakan banyak senjata. Sebagai contoh adalah menggabungkan machete dengan sebuah baterai yang menciptakan mata pedang beraliran listrik, keren bukan? Namun fitur yang paling menarik adalah free runningnya, dimana pemain dapat dengan bebas mengeksplorasi kota, yang kelihatannya seperti kota di daerah Amerika Selatan, untuk mencari berbagai macam kebutuhan untuk bertahan hidup.

Sesuai judul gamenya, Dying Light memasukkan fitur perubahan waktu dari siang ke malam yang realistis. Namun perubahan ini tidak hanya berupa kosmetik saja, namun juga dapat merubah gaya permainan kamu. Malah, gaya permainannya memang harus dirubah! Jika pada siang hari kita dapat dengan sesuka hati berlari kesana-kemari dan menebas semua zombie, maka pada malam hari kita dituntut agar lebih hati-hati dan bermain dalam ‘stealth mode.’ Kenapa? Karena ketika malam tiba, zombie yang keluar akan berbeda dengan zombie yang muncul di siang hari. Zombie pada malam hari memiliki indera yang lebih peka, sehingga dapat dengan mudah melihat atau mendengar kedatangan kamu. Untungnya, kamu dapat mengetahui keberadaan mereka dengan semacam radar khusus, karena pada dasarnya karakter yang kita mainkan pun sudah terinfeksi oleh virus.

Dying Light juga nantinya akan memberikan kebebasan bagi pemain dalam menghadapi berbagai ‘decision making moment.’ Seperti dikutip dari IGN, dalam salah satu scene pemain akan mendengar suara tangisan anak perempuan dari salah satu gedung, kemudian pemain akan memiliki pilihan untuk menginvestigasinya atau melewatinya begitu saja untuk melanjutkan misi utamanya. Techland juga mengkonfirmasi bahwa akan ada mode co-op pada game ini. Sepertinya Dying Light akan menjadi game yang patut ditunggu tahun depan!

Sumber: IGN


SHARE
Previous articleTanggal Rilis FIFA 14 Sudah Keluar, Apakah Kamu Sudah Siap?
Next articleSquare Enix Konfirmasikan Tanggal Rilis Final Fantasy XIV: A Realm Reborn
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.