Nostalgia Kembali Ragnarok Online Satu Decade Terakhir

Seakan tiada matinya, Ragnarok Online Indonesia atau yang sering dikenal dengan nama IdRO saja memasuki ulang tahun yang kesepuluh. Dibawa pertama kali ke Indonesia oleh publisher bernama PT. Lyto, pada 25 Mei 2003 lalu, setelah melihat antusias para gamer yang memainkan game RO tersebut di server manca negara. Karena pada tahun itu internet di Indonesia mahal dan kecepatannya tidak begitu baik, maka IdRO disambut dengan baik oleh para gamer Indonesia. Mengagumkan, hanya dalam dua bulan game ini berhasil memperoleh penghargaan sebagai game online terbaik pada tahun 2003 lalu. Dan kepopulerannya terus meningkat dan meningkat di tahun-tahun berikutnya diiringi dengan patch baru yang lebih menantang.

Setelah sepuluh tahun menemani para gamer, tentu banyak dari kita yang sudah tak memainkannya lagi, hal ini karena sudah muncul banyak game MMORPG yang hadir di Indonesia. Namun keunikan game ini tidak bisa dilupakan, dan sejarahnya bisa menjadi suatu nostalgia untuk mengingat masa-masa Indah para gamer. Untuk itu, yuk kita telusuri lagi kenangan indah dari berdirinya Ragnarok Online di Indonesia.

Sejarah IdRO Dimulai Dari 2 Server Lokal

Masih ingat pertama kali RO memasuki pasar Indonesia? Yap, RO merupakan game pertama Indonesia yang dibawa oleh PT Lyto dengan metode permainan Play-to-Play atau berbayar. Meskipun demikian, banyak yang rela mengeluarkan kocek untuk memainkan game ini di Indonesia. Pertama-tama, untuk memainkan IdRO, kita harus mengisi akun kita dengan voucher yang pada saat itu paling murah adalah delapan ribu rupiah untuk memainkan RO selama delapan jam, hingga paling mahal adalah enam puluh lima ribu untuk memainkannya selama satu bulan.

Server Chaos

Nama Chaos diambil dari protagonis utama dari komik manhwa Ragnarok, yang menjadi dasar cikal bakal RO ini. Chaos merupakan salah satu dari dua server RO di Indonesia. Jumlah pemain di server ini paling ramai, dan hampir seluruh map kota penuh dengan pemain yang berjualan, nongkrong, bahkan mencari barang. Tidak hanya itu saja, beberapa map awal juga sangat ramai dikunjungi oleh pemain pemula. Apalagi banyak pemain baru yang dibimbing oleh pemain senior dengan cara GB (Gaji Buta), istilah dimana seorang player akan mendapatkan Experience tanpa harus bersusah payah membunuh monster itu.

Server Loki

Dan nama Loki juga diambil dari komik Ragnarok, ia adalah seorang Assassin yang berjuang untuk menyelamatkan Assassin Guild. Server ini berjalan bersama dengan server Chaos. Meskipun tidak sepadat server Chaos (pada waktu itu jumlah pemainnya lebih dari 2.000 pemain yang Online), server ini memiliki pemain yang cukup kondusif. Mengingat masa SMP saya, inilah server pertama yang saya coba untuk bermain.

Server Sakray

Server yang hanya digunakan untuk mengetes update dan keadaan IdRO sebelum memasuki server utamanya. Server ini memiliki EXP lebh besar dua kali lipat daripada server utama lainnya. Sehingga server ini banyak dipilih karena keuntungan dalam hal EXP ini. Sayangnya server ini di non-aktifkan pada tahun 2008 lalu, dan digabung dengan server IdRO gratis Fun n Chat.

Banyak yang kecewa atas kebijakan Lyto ini, namun dari awal sudah diberitahukan bahwa server Sakray bukanlah server utama. Jadi jika tiba-tiba server ini dimatikan, maka pihak Lyto tidak akan bertanggung jawab.

Server Iris

Karena makin banyak penngemar IdRO yang baru bermunculan, maka akhirnya Lyto memberi kebijakan dengan membuka server baru ketiga bernama Iris. Namun karena merupakan server baru, maka Iris tidaklah begitu populer seperti Chaos dan Loki. Sehingga banyak pemain baru masih tetap memainkan RO di server Chaos dan Loki. Meskipun demikian, para gamer di server ini masih tetap bertahan dan menjalin komunitas dengan baik.

Server Fenrir

Sudah memasuki beberapa tahun, dan seiring munculnya game-game MMO publisher lain, membuat gamer RO mulai berkurang. Lyto memberi kebijakan baru yaitu membuka server IdRO baru lagi. Dan antusias RO mania di Indonesia secara misterius meningkat lagi dengan drastis. Bahkan jumlah pemain baru yang meramaikan server ini melebihi jumlah pemain di server Iris, menyamai jumlah pemain di server Loki. Padahal, server Fenrir ini masih berbayar. Mungkin dengan memulai petualangan baru, membuat harga barang dan jumlah pesaing lebih stabil dan berimbang.

Server Freya

Dengan jumlah pemain yang tidak sebanyak dahulu, akhirnya server Fenrir dan server Iris yang keduanya memiliki sedikit pemain akhirnya resmi bergabung dengan nama server baru yaitu Fenrir. Namun penggabungan ini tidak berjalan lama, karena keduanya memang sangat sepi pemain.

Server THOR

Banyaknya game gratis yang menguasai pasar game Online, akhirnya membuat banyak penggemar RO mulai beralih ke game yang tidak berbayar. Begitu juga dengan maraknya penyebaran program ilegal, membuat RO hanya ramai pada saat jadwal WoE. Hanya sedikit pemain yang bertahan inilah yang akhirnya membuat Lyto memutuskan kebijakan untuk menggabung server Chaos, server Loki dan server Freya menjadi satu server dengan nama baru yaitu THOR. Hingga saat ini server ini masih aktif dan untuk memainkannya, masih memerlukan pembayaran dengan voucher Game-On.

Server Fun n Chat

Akhir Agustus 2007, penggemar RO makin rendah. Dengan banyaknya game MMORPG gratis, membuat Lyto mengeluarkan server RO baru secara gratis. Namun, mereka juga tidak mau membunuh THOR, oleh karena itu server FnC ini memiliki kelemahan. Beberapa kelemahannya adalah: Drop Rate barang dikurangi separuhnya, lalu jika karakter kamu mati maka akan ada kesempatan equip yang kamu kenakan akan jatuh (namun hal ini bisa ditanggulangi dengan membeli Item Mall, ketika mati EXP akan berkurang 5%, dan tidak ada batas aman dalam menempa equip.

Walaupun dengan banyaknya kelemahan itu, server RO gratis ini sangat populer. Banyak sekali pemain lama yang akhirnya bermain kembali di server ini. Oh ya, server ini juga memiliki besar EXP dua kali lipat dari server utama. Pada tahun 2008, server Sakray sempat digabung dengan server FnC. Hingga saat ini, server ini masih berjalan, dan sempat bergabung dengan beberapa server lainnya.

Server Legend

Masih mengikuti kebesaran FnC, Lyto memberikan server baru lagi yaitu server Legend. Sistem yang digunakan masih sama dengan server FnC. Server gratis ini juga dipenuhi antusias para penggemar RO baik gamer lama maupun baru. Namun server ini tidak bertahan lama, dan akhirnya digabung dengan server FnC pada awal tahun 2010 lalu.

Server PvP

Dengan banyak game yang menawarkan fitur Player Killer, maka Lyto kembali mencoba inovasi baru RO, sehingga dibukalah server PvP ini. Dengan bermain di server ini, setelah mencapai level 50, maka kamu bisa membunuh pemain secara lain di wilayah manapun kecuali zona aman (kota). Server ini mulai dibuka pada 24 Oktober 2007, tetapi karena sepi penggemar server ini akhirnya digabung dengan server Legend pada bulan Juli 2009 lalu.

Server Heroes

Tak puas dengan Legend, Lyto kembali membuka server alternatif baru yang peraturannya masih sama dengan server FnC dan Legend. Server ini diberi nama server Heroes. Nampaknya, server ini kurang begitu memuaskan, karena antusias para gamer terhadap RO sudah semakin redup. Hal ini membuat server Heroes berakhir seperti server Legend yang digabung dengan server Heroes.

Server Rebirth

Server alternatif dari FnC, dan hingga saat ini masih aktif.

Klik halaman selanjutnya untuk melihat kenangan indah RO lainnya..