Sony Umumkan Xperia M, Xperia Z yang Mengecil Plus Dapatkan Fitur Dual SIM

Saat ini Xperia Z menjadi smartphone Android Sony yang dinilai cukup sukses di pasaran. Selain menjadi yang pertama diantara kompetitornya mengawali tren layar 5-inchi, serta chipset kelas atas Snapdragon S4 dan RAM 2 GB, banyak yang menilai secara desain dan kualitas build jika smartphone kelas atasnya Sony tersebut juga lebih baik dibandingkan rivalnya, seperti Galaxy S4. Penulis pribadi menyukai smartphone besar itu karena satu poin, Sony masih setia menawarkan tombol fisik untuk memotret, satu fitur yang mungkin dianggap biasa saja oleh para kompetitornya.

Dengan desain OmniBalance ala Xperia Z yang banyak disukai pasar, Sony pun meneruskan model Xperia Z melalui Xperia ZR untuk kalangan menengah atas. Selain Xperia ZR, Sony masih berusaha memasukkan desain Xperia Z untuk kelas lain yang lebih terjangkau, melalui Xperia M.

Xperia M yang juga mendapatkan varian dual SIM tersebut bisa dikatakan menjadi penerus Xperia E, memiliki bentuk yang mirip Xperia Z, serta diposisikan untuk pasar menengah. Apa yang dibawa Sony untuk si “M” dari saudara mewahnya seperti tombol power bermaterial aluminium. Selain itu, Xperia M ikut memasukkan desain panel belakang mengkurva seperti pada Xperia T.

Sony-Xperia-M-3

Dari sisi layar, kamu mendapati Xperia M ini menggunakan bidang 4-inchi serta resolusi yang tidak biasa, 480×854-pixel dengan orientasi widescreen. smartphone Android 4.1 Jelly Bean dengan ketebalan 9.3mm dan berat 124 gram ini memang terlihat jelas detail tubuhnya. Hingga lamput notifikasi yang biasanya kita jumpai di atas layar, oleh Sony dipindahkan di bawah layar, dengan warna yang bebas dikustomisasi, serta menyala untuk menandai adanya panggulan masuk, pesan, hingga update dari Facebook.

Kemudian di sisi belakang tersimpan kamera 5-megapixel, yang sudah autofocus dan berpenerangan LED flash. Tentu saja jauh dari 13-megapixel pada Xperia Z, namun masih menggunakan sensor yang sama, Sony Exmor RS. Kamera tersebut mampu menghasilkan video HD 720p dengan dukungan mode HDR seperti kakaknya. Juga ada kamera sekunder, walaupun hanya  0.3-megapixel kualitasnya. Untuk mengoperasikan semua fiturnya, Sony memilih chipset Qualcomm MSM8227, prosesornya keluarga Snapdragon S4,  dengan dua inti Krait yang kecepatannya 1GHz. Chipset itu ditukung 1 GB RAM dan GPU Adreno 305. Secara kinerja, Xperia M ini harusnya setara dengan HTC Windows Phone 8S, Nokia Lumia 620,Nokia Lumia 520, dan Nokia Lumia 720.

Sony-Xperia-M-4

Spesifikasi lainnya, kamu mednapatkan internal storage sebesar 4GB, yang bisa diperbesar lagi melalui slot microSD dengan maksimal hingga 32GB. Untuk koneksi datanya, kamu bisa menggunakan Xperia M untuk berselancar di jalur 3G HSPA+. Selain itu ada WiFi dan NFC sebagai standar, yang bisa kamu manfaatkan bersama aksesoris pendukung SmartTags-nya Sony, memungkinkan kita untuk salin berbagi konten diantara ponsel yang kompatibel, atau digunakan untuk terkoneksi dengan aksesoris NFC seperti speaker wireless-nya Sony yang pernah kami bahas di sini. Koneksi dengan perangkat eksternal itu bisa kamu aktifkan dengan sekali sentuhan tombol.

Fitur lainnya yang juga menarik, seperti DLNA, GPS, FM radio, Bluetooth 4.0 yang menjamin dukungan untuk Android 4.3. Sony pun mengklaim smartphone mereka ini memiliki ketahanan baterai yang lumayan tinggi, dengan waktu standby bisa mencapai 552 jam berkat dukungan Stamina Mode yang mampu mengatur penggunaan daya baterai berkapasitas 1,750mAh yang digunakan untuk smartphone ini.

Sony akan menawarkan Xperia M ini dalam empat pilihan warna, yaitu putih, kuning, hitam dan ungu. Selain itu juga ada varian dual SIM-nya yang disebut dengan Xperia Mdual (dengan pilihan warna sama, kecuali yang ungu. Rencananya mulai dipasarkan September 2013 mendatang, dan sayangnya berapa harganya belum diungkapkan.

Xperia™ M – The new Sony Smartphone with one-touch functions

Xperia™ M – 3D Spin

Sony Xperia M Detailed Spec

Camera and video

  • 5 megapixel camera with LED flash and Auto focus
  • 4x digital zoom
  • Face detection
  • Front-facing camera for video calls
  • Geotagging
  • HD video recording (720p), up to 30 frames per second
  • Quick Launch
  • Red-eye reduction
  • Sweep Panorama
  • Touch focus

Connectivity and communication

  • 3.5 mm audio jack (CTIA)
  • aGPS
  • ANT+ supports fitness
  • Bluetooth 4.0 wireless technology
  • DLNA Certified
  • Media Go
  • Native USB tethering
  • NFC
  • PC Companion
  • Screen mirroring
  • Synchronisation via Exchange ActiveSync, Google Sync and Facebook
  • USB High speed 2.0 and Micro USB support
  • Xperia Link
  • Wi-Fi and WiFi Hotspot functionality

Entertainment

  • PlayStation Certified
  • Sony Entertainment Network (selected markets only)
  • Motions gaming
  • Video streaming
  • 3D games
  • FM Radio with RDS
  • Audio playback, supported formats: MP3, 3GPP, MP4, SMF, WAV, OTA, Ogg vorbis
  • Audio recording, supported formats: 3GPP, MP4, AMR

Pre-loaded applications

  • Google Play*
  • Google Chrome*
  • Google Voice Search*
  • Google Maps for Mobile with Street view and Latitude*

Memory

  • RAM: 1GB
  • Flash memory: Up to 4 GB
  • Expansion slot: microSD card, up to 32 GB

Networks

  • UMTS HSPA+ 900 (Band VIII), 2100 (Band I) MHz (not available in all markets)
  • UMTS HSPA+ 850 (Band V), 1900 (Band II), 1700 (Band IV), 2100 (Band I) MHz (not available in all markets)
  • GSM GPRS/EDGE 850, 900, 1800, 1900 MHz

Display and design

  • 4″, 16 million colours, 854 x 480 pixels
  • Scratch-resistant
  • Capacitive touchscreen with on-screen QWERTY keyboard
  • 16 million colours, 1280 x 720 pixels

[cb type=”company”]Sony[/cb]

Sumber: Sony


SHARE
Previous articleVersi Demo Conception II PS Vita Akan Dirilis Pekan Depan
Next articleGuardians of the Galaxy Tawarkan Peran Untuk John C. Reilly
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.