BlackBerry Messenger Untuk iOS & Android Tidak Jadi Dirilis 27 Juni?

Melalui event BlackBerry Live 2013 yang digelar pertengahan Mei 2013 lalu, BlackBerry mengkonfirmasikan jika layanan terbaik mereka akan dibuka untuk platform pesaing seperti Google Android dan Apple iOS. Sayang belum ada kejelasan kapan rencana tersebut terealisasi.

Beberapa hari lalu memang sempat muncul konfirmasi tanggal yang menyabutkan jika BlackBerry Messenger dipastikan dirilis pada 27 Juni, melalui sebuah tweet akun BlackBerry Worldwide. Namun penulis pribadi menyangsikan tweet yang dilengkapi sebuah tampilan foto yang memperlihatkan BBM dijalankan melalui sebuah iPhone itu benar adanya, karena akun yang menyebarkan tweet bukan akun ofisial, plus saat ini pun akun Twitter @bbworldwid yang menjadi sumber kabar tersebut sudah ditutup. Jadi sekarang bisa disimpulkan, kapan ketersediaan aplikasi chat BBM untuk Android dan iOS masih belum bisa dipastikan karena belum ada pernyataan resmi. Pernyataan senada juga disebarnkan melalui akun twitter operator T-Mobile UK, lengkap dengan satu gambar yang menunjukkan BBM berjalan di Galaxy S4, yang anehnya, interface BBM tersebut menggunakan tampilan BBM OS7. Pasca ramainya respon atas tweet tersebut, T-Mobile juga langsung menghapus tweet tersebut, dan mereka menolak berkomentar lebih lanjut.

Sedangkan kemarin kami kembali mendapatkan update, yang berasal langsung dari mulut BlackBerry Chief Operating Officer, Kristian Tear. Memang bukan kepastian tanggal kapan BBM dirilis, namun Kristian Tear menyebutkan jika saat ini pihaknya sedang bekerjasama dengan produsen handset untuk membuat layanan BBM langsung built in di dalam smartphone yang mereka produksi. Namun jika membaca dari rencana di iOS dan Android, sepertinya BlackBerry akan kerepotan membuat layanan mereka ini built in, alias terintegrasi dengan sistem. Di iOS, Apple sudah memiliki iMessenger, yang tidak lain juga pesain berat BBM. Sementara di Android, banyak bertebaran aplikasi instant messaging alternatif seperti WhatsApp, LINE, WeChat atau KakaoTalk, meskipun Samsung sendiri juga memiliki layanan yang mirip BBM melalui ChatOn. Jadi sisa target BlackBerry jika ingin membuat BBM menjadi aplikasi standar suatu smartphone adalah vendor Android lainnya, yang bisa mengandalkan populernya BBM untuk mendongkrak penjualan.

Walaupun BlackBerry secara keseluruhan terus mengalami penurunan kinerjanya (bahkan kebanyakan harga seri smartphone mereka didiskon gila-gilaan), tidak bisa dipungkiri jika aplikasi messaging BBM yang satu itu tetap menjadi salah satu yang terpopuler di dunia. Di Amerika Serikat memang pengguna BlackBerry terus terpojok dengan pengaruh iPhone dan Android. Namun klim data terakhir, BBM masih memiliki pengguna aktif mencapai 61 juta di seluruh dunia, dengan 70 persen diantara memanfaatkan aplikasi tersebut setiap harinya.

Sudah ditegaskan nantinya jika pengguna Android dan iOS tidak akan mendapatkan pengalaman BBM penuh seperti yang didapatkan melalui smartphone BlackBerry yang asli. Sejauh ini yang sudah dipastikan akan didapatkan seperti chat (termasuk multi-user chat), Group dan voice note. Sedangkan panggilan suara dan video seperti yang didapatkan updatenya oleh pengguna BlackBerry akhir-akhir ini akan menjadi fitur yang ditambahkan belakangan. Belum diketahui juga bagaimana nantinya konsep langganannya. Apakah BIS yang saat ini menjadi paket yang ditawarkan operator akan dihapus, dengan layanan tersebut digratiskan, atau ada semacam paket langganan khusus. Namun yang pasti, BBM untuk Android dan iOS sudah dipastikan oleh BlackBerry, tidak akan muncul pada 27 Juni mendatang. “Later Summer” seperti yang diungkapkan BlackBerry selama event Live mereka pertengahan Mei lalu, menurut kami bisa jatuh sekitar bulan Agustus.

Sumber: Cnet