Inilah Varian Samsung Galaxy S4 yang Lebih ”Tangguh,” Lawan Sepadan Sony Xperia Z

Setelah beberapa muncul secara tidak resmi, akhirnya Samsung mengkonfirmasikan Samsung GT-i9295 Galaxy S4 Active. Varian Galaxy S4 lainnya selain Galaxy S4 mini ini dibuat tahan debu dan air setelah mendapatkan sertifikasi IP67. Active juga menjadi bagian campaign Samsung dalam usahanya mencapai penjualan 80 juta unit Galaxy S4 selama setahun ini. Apa saja keistimewaan Active dibandingkan Galaxy S4 biasa?

Fitur utamanya adalah adanya pengakuan Ingress untuk ketahanan debu dan air dengan rating IP67, yang artinya casing Active mampu menahan masuknya debu dan juga bisa bertahan ketika direndam di dalam air dengan kedalaman antara 15 cm hingga 1 meter selama 30 menit. Jadi Active masih bisa “selamat” ketika tidak sengaja masuk ke dalam kolam renang misalnya, namun bukan dicoba untuk melawan air laut. Semua itu berhasil dicapai berkat usaha Samsung mendesain casingnya, yang memang lebih soid dibandingkan Galaxy S4 yang kita kenal saat ini. Active pun juga mempu digunakan untuk mengambil foto dalam air melalui kamera utama 8-megapixelnya. Bahkan ada tambahan mode khusus, “Aqua Mode,” yang fungsinya meningkatkan kualitas visual dan kejernihan foto serta video yang diambil ketika di dalam air.

Kameranya memang menurun kualitas megapixel-nya dibandingkan Galaxy S4, namun dengan sensor yang sama seperti yang kita temui dalam Galaxy S3, seharusnya hasil foto dan video yang dihasilkan masih lumayan dibandingkan tipikal kamera 8-megapixel lainnya. Selain kamera, Samsung pun menurunkan kualitas layarnya, yang seharusnya barbahan AMOLED pada Galaxy S4, kini menjadi sekadar LCD saja. Ketiga poin itu saja, casing (kini dengan tiga tombol fisik di bawah layar), kamera dan material layar. Selebihnya, kamu mendapatkan kemampuan yang sama dari sebuah Galaxy S4, smartphone yang saat ini masih merajai rating benchmark kelas smartphone flagship. Untuk perbandingan dimensinya, Active ini berukuran 139.7 x 71.3 x 9.1mm (dibandingkan dengan 136.6 x 69.8 x 7.9mm pada Galaxy S4). Beratnya pun juga bertambah karena penggunaan material yang lebih baik, menjadi 151 gram, atau meningkat 21 gram dibandingkan Galaxy S4.

Mulai resolusi layarnya yang sudah full HD 1080p atau 1080×1920-pixel, bidang layar 5-inchi, dan prosesor quad-core dari inti Krait 300 yang kecepatannya 1.9 GHz, atau biasa kita kenal sebagai Snapdragon 600. Galaxy S4 dengan pilihan prosesor tersebut hanya dijual di negara tertentu yang mendukung akses data 4G LTE, dan dibandingkan dengan Galaxy S4 yang beredar di Indonesia dengan prosesor Exynos 5 Octa (8 core), Snapdragon 600 jauh lebih irit baterai, namun kinerjanya bisa dikatakan setara. Internal storage-nya pun sama, ada 16 GB yang masih bisa diperbesar melalui slot microSD, 2 GB  RAM dan GPU-nya sendiri diserahkan pada Adreno 320.

Sisa spesifikasinya, seperti mendukung akses data 4G LTE, port IR di bagian atas, modul WiFi terbaru, dan NFC menjadikan fitur konektivitas Active tetap lengkap. Android yang menjalankan Jelly Bean versi 4.2.2 ini pun juga masih membawa semua aplikasi khusus Samsung untuk Galaxy S4, seperti Air View, Air Gesture, S Health dan WatchON (untuk berinteraksi dengan perangkat elektronik melalui infra merah), serta kapasitas baterainya masih sama dengan Galaxy S4, dengan kapasitas 2600 mAh.

Samsung berencana menjual Galaxy S4 Active kuartal kedua ini pertama kali di Amerika Serikat dan Swedia, dengan pilihan warna Urban Grey, Dive Blue dan Orange Flare. Sementara itu untuk harga dan kepastian kapan tanggal rilisnya, masih belum diungkapkan oleh Samsung. Semoga saja tidak jauh lebih mahal dibandingkan rival terdekatnya, Sony Xperia Z, yang saat ini harganya pun masih bertengger di angka Rp. 7 jutaan di Indonesia.

UPDATE: Kami mendapatkan berita mengenai harga resminya, di Rusia akan dijual dengan harga €700, atau sekitar Rp. 9 jutaan. Harga yang sama seperti Galaxy S4 di negara tersebut. Bisa jadi nantinya jika dirilis di Indonesia, harganya juga sama seperti Galaxy S4 ketika pertama kali dijual.

[cb type=”company”]Samsung Electronics[/cb]

Sumber: Samsung Mobile Press


SHARE
Previous articleCaptain America: The Winter Soldier Adaptasi Cerita Nick Fury vs S.H.I.E.L.D.!?
Next articleKiefer Sutherland Menjadi Naked Snake di Metal Gear Solid V: The Phantom Pain
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.