E3 2013: Mercenary Kings Gabungkan Nuansa Metal Slug Dengan Kustomisasi Senjata yang Dalam

Mercenary Kings menjadi salah satu game indie yang disebutkan Sony selama konferensi pers E3 2013 mereka. Bukan nama baru, karena developernya Tribute Games sudah mengenalkan sejak pertengahan 2012 lalu. Game 2D side-scrolling shooter dengan nuansa Metal Slug ini terlihat menarik dengan nuansa retro-nya, serta didukung oleh tim yang mendesain Scott Pilgrim vs. The World: The Game.

Walaupun sekilas terlihat seperti Metal Slug, namun game ini memiliki banyak fitur lain membekingi, dan membuatnya lebih baik dari serial side-scrolling shooter tersebut. Apa yang kami sukai dari game-game indie semacam ini adalah kreativitas developernya. Tribute menggabungkan banyak unsur game lain dalam Mercenary Kings. Seperti timing khusus untuk melakukan reload seperti Gears of War,  hingga aspek kustomisasi mendalam melalui sistem crafting.

Pada dasarnya kamu bisa memainkan game ini secara split-screen (berbagi layar) hingga empat pemain, yang menariknya walaupun dalam satu permainan menjalankan quest yang sama, keempat permain bebas bergerak sendiri-sendiri tanpa perlu menunggu pemain lain untuk bisa berjalan bersama. Dengan demikian cukup dengan satu pemain saja menyelesaikan quest, permainan bisa berlanjut, sementara pemain lain bisa bergerak mencari uang atau power-ups. Uang bisa dikumpulkan dengan mengalahkan boss, yang akan re-spawn di salah satu spawn point secara random (ada peta untuk melihat dimana boss tersebut muncul). Belum jelas seperti apa ceritanya, namun antagonis utama di sini adalah sebuah organisasi jahat bernama CLAW.

Satu aspek menarik di tengah gameplay-nya adalah kamu tidak bisa terus menembak, karena ada waktu khusus dimana kamu perlu menekan tombol reload. Sebuah meter muncul di atas karakter, dan jika kamu menekan tombol reload saat meter itu muncul, maka karakter mendapat bonus, pelurunya menjadi lebih kuat.

Kemudian yang membuat Mercenary Kings lebih dalam dibandingkan shooter sejenis adalah crafting system-nya. Sembari kamu menjalani misi, mengalahkan musuh dan menyelesaikan objective, kamu mendapatkan berbagai item. Dan item tersebut bisa di-craft menjadi part baru untuk senjata, untuk kemudian digabung-gabungkan untuk menghasilkan senjata baru yang berbeda dari senjata dasarnya! Seperti memasukkan shotgun barrel pada sniper rifle receiver. Setiap senjata terbagi menjadi lima part (receiver, magazine, stock, sight dan barrel), dan masing-masing memiliki amunisi tersendiri. Developer sendiri mengklaim sudah ada 300 part senjata yang bisa kamu gunakan sebagai bahan kustomisasi.

Awalnya game ini direncanakan akan masuk Steam terlebih dahuli akhir tahun ini. Namun ternyata Sony berhasil mengamankannya, dan seharusnya akan dirilis untuk PS4 lebih awal ketika konsol tersebut dirilis akhir tahun ini.

Mercenary Kings Reveal Trailer

Mercenary Kings Early Split Screen Gameplay Footage


SHARE
Previous articleSetelah Man of Steel, David S. Goyer Kerjakan Naskah Justice League
Next articleE3 2013: Melihat Trailer Gameplay Dark Souls II
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.