E3 2013: Square Enix Konfirmasikan Bloodmasque, Mengajakmu Memburu Vampire di Kota Paris

Selama ini kita tahu jika vampire membenci matahari, salib, dan juga bawang putih. Namun Square Enix menambah satu lagi “senjata” terbaik yang bisa digunakan untuk melawan vampire, dan itu adalah… wajah kita sendiri! Kok bisa? Ya, setidaknya itu yang diungkapkan developer tersebut ketika mengumumkan Bloodmasque, game mobile untuk iOS baru yang didemokan selama ajang Electronic Entertainment Expo 2013.

Dalam Bloodmasque, dunia telah dikuasai vampire selama 1000 tahun. Kamu sendiri mengendalikan seorang vampire hunter di tengah setting Paris tahun 1890-an. Hanya saja settingnya ini sedikit memodifikasi kenyataan, karena menara Eiffel yang juga eksis sebagai settingnya di sini memiliki dua menara, dan kini disebut sebgaai Vampire Tower.

Karena untuk mobile, maka Square Enix menawarkan konsep gameplay yang memudahkan kita dalam memainkannya. Dipilihkan model permainan ala Infinity Blade, dimana karakter akan dihadapkan pada musuh dalam pertarungan satu-lawan-satu, dan serangan dimasukkan melalui perintah berbasis sapuan jari pada layar. Kamu tinggal menyapukan jari ke kiri atau kanan untuk menghindari serangan musuh, dan menyentuh tombol counter untuk menyerang.

Di luar perburuan vampire dan pertarungan, karakter bisa menjelajahi Paris, dengan banyak quest dan NPC untuk berinteraksi. Kamu juga bisa memodifikasi perlengkapan karakter menggunakan item loot (bisa senjata dan armor) dari mengalahkan musuh, atau membelinya dari toko. Dikembangkan menggunakan engine Unreal, kamu tidak perlu ragu dengan kualitas grafisnya.

Standar? Ya, ada action RPG, atau game bertema vampire lainnya yang menyuguhkan sistem seperti itu. Namun di atas kami sebutkan kata “wajah” itu memang benar. Bloodmasque juga menerapkan fitur pengenalan wajah (pemainnya), dimana ketika mengawali permainan kamu bisa mengambil foto wajahmu, yang nantinya menggantikan gambar karaktermu dalam game. Bukan sekadar satu foto, fitur ini mengharuskan kita memfoto wajah beberapa kali dengan beberapa raut emosi, seperti marah dan senang, dan perubahan emosi tersebut juga akan muncul di tengah permainan, entah selama bertarung atau cutscene. Oh ya, Square Enix tidak begitu saja memasukkan wajahmu ke dalam game, karena akan tetap diproses dan diedit sedemikian rupa agar sesuai dengan ciri khas desain karakter lainnya dalam permainan.

[nggallery id=623]

Bloodmasque rencananya akan dirilis pertengahan tahun ini untuk iPhone, iPad dan iPod Touch.

BLOODMASQUE – E3 2013 Trailer


SHARE
Previous articleE3 2013: Trailer dan Screenshot Baru Yoshi’s New Island
Next article[Kuliah Om Jas] Mengapa Karakter Game yang Kita Buat Mudah Dilupakan?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.