E3 2013: Viva the Vita! Bukti Akan Ada Banyak Game Indie Berkualitas Untuk Handheld Sony

Banyak yang sudah berasumsi jika PlayStation Vita adalah salah satu “kegagalan” Sony, karena tidak banyak game dirilis untuk handheld tersebut, dibandingkan rivalnya Nintendo 3DS. Benarkah? Selama Electronic Entertainment Expo 2013 lalu, Sony mencoba merevisi anggapan tersebut dengan membawa banyak game untuk PS Vita, khususnya game-game indie.

Seperti yang kami tulisakan dalam artikel sebelumnya, Sony kini memberi akses mudah bagi pengembang game yang biasa bergerak di jalur Kickstarter tersebut untuk bisa sukses di jalur non Steam. Mulai dengan mempermudah para kreator indie mengembangkan game untuk platform PlayStation, dengan mengijinkan developer berlisensi untuk menerbitkan sendiri, termasuk menentukan harga dan kapan tanggal rilisnya,  dan untuk PS Vita, Sony menyanggupi pemberian development kit, bahkan sebelum kontrak dengan Sony berlangsung, hingga dukungannnya untuk engine game Unity, engine populer untuk kelas developer game kecil, sehingga mempermudan mereka mem-port game untuk PlayStation.

Tidak heran banyak game-game indie masuk ke PS3, PS4 dan juga PS Vita, bahkan sampai yang sebelumnya eksklusif Xbox seperti Limbo juga berhasil di-port untuk PlayStation. Jika artikel sebelumnya kami berikan daftar game indie apa saja yang masuk PS4, berikut daftar game-game indie (dan juga first-party) yang dibawa Sony meramaikan booth PS Vita selama Electronic Entertainment Expo 2013 minggu lalu. Selain itu jangan lupa membuka beberapa ulasan game PS Vita lainnya, seperti Valhalla Knights 3, The Walking Dead: 400 Days, Dragon Fantasy Book II, hingga Ys: Memories of Celceta.

Hohokum

Salah satu game yang muncul dikonfirmasikan sebagai salah satu game pertama PlayStation 4 adalah Hohokum. Dikembangkan oleh developer indie asal Inggris, Honeyslug, game ini juga direncanakan hadir untuk PS3 dan PS Vita dengan rencana rilis tahun 2014. Ketika pertama kali dikonfirmasikan, Hohokum cukup menarik dilihat karena grafisnya yang penuh warna, animasi yang lembut, musik yang menenangkan, dan penggambaran karakternya yang cukup artistik! Selain Honeyslug, game ini juga didukung ilustrator Richard Hogg, dan dianimasikan oleh Kwok Fung Lam.

Selama E3 2013 akhirnya game tersebut mendapatkan demo playable-nya, sehingga kita bisa merasakan seperti apa sebenarnya game yang sejauh ini susah dilukiskan genrenya ini — develoernya sendiri menyebutnya sebagai game dimana kamu tidak perlu diperintah dan tidak perlu kuatir akan gagal. Didesain sebagai sebuah arena untuk sekadar berkeliling, dan digambatkan sebagai sesuatu yang abstrak.

Developernya, Richard Hogg mengatakan bahwa game ini sekadar menuntunmu santai di alam terbuka dan menikmati pengalaman bermain serta musiknya. Kamu mengendalikan makhluk mirip ular yang disebut “Long Mover”. Dan ada beberapa tujuan memainkan game ini, namun non-linear. Tidak ada score, batasan waktu, atau tutorial untuk memainkannya. Ada dua tombol untuk mengendalikan ular tersebut, melambatkan atau mempercepat, dan tombol trigger bisa membuatnya bergoyang dan sementara mem-boost gerakannya. Si Long Mover ini akan berubah warna bergantung pada arah yang dituju, dan warna light bar pada DualShock 4 akan berubah mencocokkan warna ular tersebut.

Game yang juga mendukung Trophy ini memang membawa kitaa untuk menikmati musiknya. Ada sekitar 30 hingga 40 track musik yang mengajak kita untuk rileks, termasuk track dari artis yang tergabung dalam label indie Ghostly International.

Hohokum E3 Trailer (PS4) | E3 2013

ulang tahun ps vita - cover ps vita

E3 2013: Viva the Vita! Bukti Akan Ada Banyak Game Indie Berkualitas Untuk Handheld Sony

Banyak yang sudah berasumsi jika tidak banyak game dirilis untuk PlayStation Vita. Selama E3 2013, Sony mencoba merevisi anggapan tersebut dengan membawa banyak game untuk PS Vita, termasuk game-game indie. Berikut ulasan bagian pertama, dari game indie PS Vita yang didemokan selama E3 2013.

Abaikan

Hako! Open Me

Memang bukan game indie, karena Hako! Open Me (cukup Open Me untuk versi Barat) dikembangkan sendiri oleh Sony Computer Entertainment. Selain itu, versi Jepang dan Korea game ini sudah dirilis akhir Desember tahun lalu, dengan versi translasinya direncanakan tahun ini untuk PS Vita, meskipun belum ada tanggal pasti.

Dihasilkan oleh team developer Sony, yaitu PlayStation C.A.M.P!, game ini merupakan puzzle yang memanfaatkan fasilitas AR alias augmented reality-nya PS Vita. Tujuan game ini sederhana, kamu cukup membuka kotak, dan mengambil isinya. Kelihatannya mudah, namun kotak tersebut dipenuhi jebakan, dan kamu perlu menggunakan AR-nya PS Vita untuk melihat baik-baik ke dalam kotak dari segala arah, sekaligus mencari petunjuk untuk membukanya.

Menggunakan kamera dan AR-nya PS Vita, kotak tersebut muncul sejenak di layar. Sentuh layar untuk membukanya, namun hati-hati, karena bakal ada pisau tajam yang mungkin siap menyapa. Kotaknya beragam, mulai kotak kayu sederhana, hingga yang lebih kokoh dari besi dan bahkan yang bentuknya mirip mesin cash register. Dan setiap kotak memiliki cara tersendiri untuk membukanya. Open Me juga memiliki mode multiplayer, dimana dua pemain bisa bekerjasama untuk memecahkan puzzle-nya. Sayang diperlukan dua PS Vita untuk memainkannya.

OPEN ME! – PS Vita Japanese trailer

ulang tahun ps vita - cover ps vita

E3 2013: Viva the Vita! Bukti Akan Ada Banyak Game Indie Berkualitas Untuk Handheld Sony

Banyak yang sudah berasumsi jika tidak banyak game dirilis untuk PlayStation Vita. Selama E3 2013, Sony mencoba merevisi anggapan tersebut dengan membawa banyak game untuk PS Vita, termasuk game-game indie. Berikut ulasan bagian pertama, dari game indie PS Vita yang didemokan selama E3 2013.

Abaikan

Toro’s Friend Network

Seperti Open MeToro’s Friend Network dikembangkan oleh SCEI, dan sudah dirilis versi tranlasinya 4 Juni 2013 lalu. Versi Jepangnya sendiri Minna to Issho sudah eksis sejak akhir tahun 2011, karena menjadi salah satu aplikasi awal PS Vita.

Benar, sejatinya sebuah aplikasi pendukung dibandingkan game. Di Jepang aplikasi ini menjadi salah satu hit, karena menawarkan interaksi ala jejaring sosial di dalam PS Vita, memungkinkanmu berinteraksi dengan teman dan bertemu pengguna baru. Selama menggunakan aplikasi ini, kamu dituntun oleh maskot PlayStation Toro, melalui Friend Network kamu bisa menentukan avatarmu sendiri, dan mulai mencari teman dengan tujuan utama mengumpulkan hingga 100 teman di dalam Friend Network. Sebagai saran interaksi, kamu bisa menggunakan lobby dimana teman-temanmu berkumpul dan bisa mulai saling bertukar informasi.

Untungnya aplikasi gratisan ini juga terintegrasi dengan jejaring sosial lain seperti Twitter dan Facebook, sehingga kamu bisa langsung melihat siapa saja teman di kedua jejaring sosial tersebut yang memiliki akun di Friend Network. Kamu juga bisa meminta mereka untuk membantumu dalam beragam aktivitas, seperti menanam tanaman di rumah virtualmu, membangun kota, atau bertualang di dalam Friend Dungeon untuk membuka item baru.

Welcome to Toro’s Friend Network!

ulang tahun ps vita - cover ps vita

E3 2013: Viva the Vita! Bukti Akan Ada Banyak Game Indie Berkualitas Untuk Handheld Sony

Banyak yang sudah berasumsi jika tidak banyak game dirilis untuk PlayStation Vita. Selama E3 2013, Sony mencoba merevisi anggapan tersebut dengan membawa banyak game untuk PS Vita, termasuk game-game indie. Berikut ulasan bagian pertama, dari game indie PS Vita yang didemokan selama E3 2013.

Abaikan

OlliOlli

Roll7, sebuah studio game indie yang berpusat di London, pertengahan Mei 2013 lalu mengkonfirmasikan game mereka, sebuah game berkonsep endless runner ala Temple Run, namun dengan tampilan side-scrolling, dan karakter seorang skater yang disebut dengan OlliOlli. Tampilannya khas, gambaran tangan dengan visualisasi 2D yang terlihat jelas pixelated. Game dengan rencana rilis November 2013 nanti ini banyak memasukkan trik skateboard yang banyak ditemui dalam serial Tony Hawk’s Pro Skater, namun dengan tampilan samping yang klasik.

Kunci gameplay OlliOlli sendiri adalah karakter yang sukses melakukan trik. Developer mengklaim ada lebih dari 100 gerakan yang bisa kamu lakukan selama memainkannya, dan dengan tantangan rutin diberikan setiap harinya untuk mencapai posisi puncak leaderboard. Karena endless runner, maka level yang akan kamu lalui didesain random. Kemudian akan ada lime level berbeda diantara tiga mode yang ditawarkan. Mode Career misalnya, memaksamu terus memacu skateboard di arena tanpa batas namun juga kesempatan membuka stage tambahan. Lalu Mode Spots untuk pemain yang ingin membandingkan nilai mereka dengan pemain lain. Kemudian mode Daily Grind untuk mereka yang mencari tantangan baru setiap hari.

Seperti beberapa game indie yang lahir dari program pendanaan Sony, yaitu Pub Fund, OlliOlli akan eksklusif untuk mesin Sony, terutama PS Vita. Selama E3 2013 minggu lalu, OlliOlli juga playable didemokan di booth Sony. Game ini rencananya dirilis November, namun kemudian direvisi ketika PS4 dan X1 dirilis akhir tahun ini, dengan harga £4 di Eropa. Harga versi US-nya belum ditentukan, namun kemungkinan berkisarAUS $6 atau $7.

OlliOlli Run Through 1st Playable

ulang tahun ps vita - cover ps vita

E3 2013: Viva the Vita! Bukti Akan Ada Banyak Game Indie Berkualitas Untuk Handheld Sony

Banyak yang sudah berasumsi jika tidak banyak game dirilis untuk PlayStation Vita. Selama E3 2013, Sony mencoba merevisi anggapan tersebut dengan membawa banyak game untuk PS Vita, termasuk game-game indie. Berikut ulasan bagian pertama, dari game indie PS Vita yang didemokan selama E3 2013.

Abaikan

OlliOlli run through with background and grinds!

ulang tahun ps vita - cover ps vita

E3 2013: Viva the Vita! Bukti Akan Ada Banyak Game Indie Berkualitas Untuk Handheld Sony

Banyak yang sudah berasumsi jika tidak banyak game dirilis untuk PlayStation Vita. Selama E3 2013, Sony mencoba merevisi anggapan tersebut dengan membawa banyak game untuk PS Vita, termasuk game-game indie. Berikut ulasan bagian pertama, dari game indie PS Vita yang didemokan selama E3 2013.

Abaikan

1001 Spikes

Game untuk mereka para fanatik grafis 8-bit. Sesuai judulnya, dalam 1001 Spikes ini memiliki 1,001 live, menjalani level dalam tampilan 2D platformer, dengan tantangan yang memasikan karaktermu akan menghabiskan 1001 live tersebut dengan cepatnya. Tujuan game ini adalah menemukan kunci untuk membuka pintu yang mengarahkanmu ke level selanjutnya. Dengan setiap level memiliki tantangan tersendiri.

Karakter utamamu dalam game hasil karya developer indie asal Amerika, NICALiS ini bernama Aban Hawkins, yang bersenjatakan pisau lempar untuk melawan apa pun yang menghalangi jalannya untuk keluar dari dungein. Seperti game klasik 2D platformer, 1001 Spikes memberi kita kontrol untuk melempar pisau, melompat rendah, dan lompatan tinggi.

1001 Spikes E3 Trailer | E3 2013

ulang tahun ps vita - cover ps vita

E3 2013: Viva the Vita! Bukti Akan Ada Banyak Game Indie Berkualitas Untuk Handheld Sony

Banyak yang sudah berasumsi jika tidak banyak game dirilis untuk PlayStation Vita. Selama E3 2013, Sony mencoba merevisi anggapan tersebut dengan membawa banyak game untuk PS Vita, termasuk game-game indie. Berikut ulasan bagian pertama, dari game indie PS Vita yang didemokan selama E3 2013.

Abaikan


SHARE
Previous articleKamu Bisa Berinteraksi dengan Pemain Lain dalam Mode Single Player Assassin’s Creed IV: Black Flag!
Next articleAnime Youkai Watch Akan Mengudara Bulan Januari 2014
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.