E3 2013: Impresi Batman: Arkham Origins Blackgate, Membuang Open World Untuk Tampilan 2.5D

Selain Arkham Origins, game Batman terbaru yang banyak ditunggu adalah Batman: Arkham Origins Blackgate garapan Armature Studio, yang saat ini tengah dikembangkan untuk Nintendo 3DS dan PS Vita yang rencananya dirilis 25 Oktober 2013 mendatang, dengan mengambil setting tiga bulan setelah versi konsol Batman: Arkham Origins yang juga tengah dikembangkan oleh Warner Bros. Montreal.

Ketika pertama kali dikonfirmasikan pertengahan April lalu, Warner Bros mengatakan jika dalam game spin off ini Batman pertama kali akan bertemu Catwoman, dan cerita berlanjut dengan intrik pribadi yang terjadi antara kedua karakter. Dan melalui Electronic Entertainment Expo 2013 kemarin, kita mendapatkan wujud gameplay pertamanya melalui demo yang dipajang selama event tersebut. Demonya sendiri lebih banyak menampilkan aksi platforming Batman, bergerak di atas penjara Blackgate, menggunakan grappling hook untuk menggapai platform yang jauh lokasinya.

Ceritanya sendiri berkisar pada kekacauan di penjara Blackgate, yang kemudian diselidiki oleh Batman, dan dia menyadari ternyata kekacauan itu bukan kejadian biasa. Di atas penjara Blackgate, Batman akan bertemu Catwoman pertama kalinya, yang juga berusaha memasuki penjara tersebut, entah dengan tujuan apa. Sama seperti Arkham Asylum, namun penjara ini menjadi tempat dimana kota Gotham menyingkirkan para kriminal yang paling ditakuti, namun dianggap masih “waras.”

Blackgate bukan sekadar versi handheld dari konsolnya, walaupun mengambil setting dunia yang sama seperti Origins, tepatnya tiga bulan pasca game konsol itu berakhir. Karena jeda waktu yang cukup dekat, maka kamu akan mendapatkan gadget yang sama seperti yang digunakan Batman selama beraksi di versi konsol, demikian juga fungsi perangkat pendukung Batman tersebut masih sama, termasuk gerakan takedown yang menjadi signature Batman selama beraksi di dunia game, dan juga cutscene 3D yang mengiringi di setiap skenario, hanya saja dalam game PS Vita dan 3DS ini kamu mainkan dengan tampilan 2.5D ala game action platformer klasik seperti Super Metroid, atau yang kemarin juga kami ulas, Castle of Illusion.

Dan jeda waktu tiga tahun tersebut juga memberi developer kebebasan merancang naskah baru yang sama sekali tidak berhubungan dengan aksinya dalam Arkham Origins, semua chapter-nya benar-benar baru di sini. Selain Catwoman, Blackgate juga menjadi kesempatan pertama Batman mulai membangun hubungan dengan Captain Gordon.

Ketika melihat seperti apa game-game Batman terbaru dirilis untuk konsol mulai Arkham Asylum dengan konsep dunia semi open-world-nya, dan ditanya apakah munggkin di-convert ke platform portable, mungkin kamu juga akan berpendapat sama, menyangsikan rencana tersebut. Namun apa yang yang dilakukan Amarture, studio fokus game portable yang pengalamannya baru Metal Gear Solid HD Collection saja, bisa dikatakan masih hijau. Namun Amarture sukses menghiraukan pembawaan open-world versi konsolnya, dengan menerjemahkan keseluruhan aksi ke dalam tampilan 2D.

Pilihan ini memang tidak akan bisa mensimulasikan pengalaman pertarungan free-flow pada versi konsolnya, namun tetap saja termasuk baru untuk kelas portable. Kamu masih mendapatkan gerakan menyerang, counter (dengan menekan satu tombol saja), combo, dan juga dan semua aksi terjadi secara 2D, di hadapan dunia yang di render 3D. Selain itu, poin vantage, silent takedown, glide kick, dan dinding yang bisa hancur masih tetap kamu temui di versi portable ini. Kemudian desain levelnya dibuat agar memungkinkan kita menghadapi boss-nya kapan saja, dengan urutan yang juga bebas.

Selain itu, Batman masih bisa mengakses banyak gerakan yang menjadi standar aksinya di konsol, seperti pertarungan jarak dekat, meluncur di udara, berjongkok dan menaiki bangunan/obyek, kemudian semua itu diimplementasikan dengan baik dalam ruangan 2.5D, plus masih bisa menggunakan gadget seperti batarang dan gel peledak. Efek gel tersebut juga digambarkan lebih mirip seperti dalam filmnya, dimana kamu bisa menembakkannya dari kejauhan. Kemudian perbedaan lain, tidak berlaku perkembangan karakter berdasarkan experience di sini, karena Batman didukung dengan gadget/item apa yang bisa dia gunakan sepanjang aksinya.

Bukan hanya boss, bagaimana game ini dibangun sebenarnya juga open-world. Keseluruhan penjara didesain secara bertahap terbuka seiring si Dark Knight menemukan resource dan opsi yang dibutuhkan. Kemudian pilihan yang kamu ambil selama menyusuri penjara tersebut, seperti item yang kamu dapatkan, dan pertarungan yang sudah kamu hadapi, akan berpengaruh pada bagaimana kamu bisa menghadapi musuh baru nantinya, termasuk bagaimana cerita game ini akan berakhir. Boss-nya yang bisa kamu hadapi tidak berururan, dan mereka memberi akses resource baru, makin membuat gameplay-nya menantang.

Berhubungan dengan style free-flow untuk sistem pertarungannya, di sini dengan kamu hanya bisa menggerakkan Batman dari kiri-kanan, maka Amarture menambahkan layer baru untuk memberi kesan “dalam,” yaitu foreground atau background. Dengan berada di foreground atau background, kamu bisa menentukan apakah Batman akan terlihat oleh musuh atau tidak, dan ini berhubungan dengan gaya bertarung Predator/Detective yang juga diterapkan dalam konsolnya. Jika menjauhi pertarungan frontal, kamu bisa menghindari musuh menyadari keberadaanmu dengan memperhatikan jarak pandang musuh. Dan ketika berada dalam mode detective, Batman bisa berubah warna bergantung pada kedekatannya dengan musuh, atau seberapa baik dia menghindari musuh bisa melihatnya.

Penerapan 2.5D game ini terlihat bukan hanya pada bagaimana kita bisa membuat Batman tidak terlihat dari musuhnya, namun juga bagaimana berinteraksi dengan lingkungannya. Misalnya kamu melihat ada menara di background, dan ternyata bisa di-highlight, tinggal tekan tombol R untuk menembakkan grappling hook, dan meluncur ke sana. Berjalan menuju sebuah tikungan pada jalan yang berliku, maka tampilan kamera otomatis berubah menyesuaikan kemana Batman bergerak.

Oh ya, untuk Detective Vision-nya, bisa kamu aktifkan melalui layar sentuh PS Vita atau 3DS. Amarture menempatkan akses mode tersebut pada layar utama PS Vita, melalui sebuah interface transparan. Sedangkan pada 3DS, mode ini terbagi dalam interface baru, yang aktif setelah menyentuh tombolnya di layar bawah 3DS. Keseluruhan baik versi PS Vita dan 3DS sebenarnya sama, hanya resolusi PS Vita saja yang lebih tinggi, karena itulah untuk 3DS sisa informasi yang bisa tampil di satu layar PS Vita ditampilkan pada layar bawah. Ketika mode Vision itu kamu aktifkan, Batman dengan mudah menemukan petunjuk di sekitarnya, seperti switch yang bisa dilempari Batarang dan memunculkan tangga.

Sebenarnya menerjemahkan game dengan eksplorasi bebas ke sebuah 2D platforming memang susah. Dan kamu akan kehilangan unsur penjelajahan seperti versi konsolnya. Namun untuk ukuran portable, Blackgate bisa dikembangkan lebih jauh, karena memang presentasi ala Metroid / Castlevania seperti ini paling cocok untuk dimainkan secara mobile.

[E3 2013] Batman Origins PS Vita

Batman: Arkham Origins Blackgate – PS Vita Gameplay with Catwoman (E3 2013)


SHARE
Previous articleSaint Seiya: Brave Soldiers Dikonfirmasikan untuk PlayStation 3!
Next articleSony Rilis Trailer Terbaru The Smurfs 2
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.