SmartWatch dan Smart Bluetooth Handset, Dua Aksesoris Cerdas Sony Untuk Keluarga Xperia

Selain mengkonfirmasikan phablet Xperia Z Ultra, pada 25 Juni lalu Sony Mobile juga mengenalkan dua aksesoris baru untuk keluarga Android Xperia. Dua aksesoris tersebut adalah SmartWatch 2 dan Smart Bluetooth Handset.

Mungkin Sony merasa smartphone yang mereka tawarkan kurang “cerdas,” atau mungkin terlalu besar ukurannya, sehingga mereka menawarkan solusi ponsel cerdas yang ukurannya lebih mungil. Smart Watch terbaru yang mereka konfirmasikan beberapa hari lalu menjadi generasi ketiga jajaran jam digital berkekuatan Android yang diproduksi Sony Mobile. Bisa jadi juga, langkah ini sebagai antisipasi, karena beberapa produsen ponsel seperti Samsung dan juga Microsoft (melalui Windows Phone) juga sudah ancang-ancang menyiapkan smart watch sendiri.

Sepeeti jam digital cerdas Sony sebelumnya, SmartWatch 2 ini masih mengadopsi sistem operasi Android, namun desainnya banyak terinspirasi oleh gaya Xperia Z, bahkan tombol power-nya pun juga sama dengan nuansa aluminium seperti flagship Sony itu. SmartWatch 2 akan terhubung dengan Xperia, atau juga bisa untuk smartphone/tablet Android lainnya melalui Blueetoth, dan mampu menjadi layar kedua bagi Android dengan menampilkan pesan teks atau panggilan yang masuk, sekaligus juga update dari jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, menunjukkan apa yang terjadwal di kalender, dan juga menjadi remote untuk player musik Xperia.

Beberapa peningkatan fitur diberikan Sony untuk SmartWatch 2 ini, seperti luas bidang layarnya menjadi 1.6-inchi (sebelumnya 1.3-inchi), resolusinya juga meningkat menjadi 220 x 176-pixel (sebelumnya 128 x 128-pixel). Beratnya juga hanya meningkat 8-gram dibanding sebelumnya, menjadi 23.5-gram. Material layarnya berubah, jika sebelumnya menggunakan OLED yang agak susah digunakan di bawah terik matahari, di sini Sony menerapkan panel LCD transflective, yang diklaim akan mempermudah penggunaan untuk membaca teks dan juga lebih tahan di bawah paparan cahaya matahari.

Namun yang membuat penampilannya berubah signifikan dibandingkan sebelumnya, material casingnya di sini tidak lagi plastik, melainkan dibalut aluminum, serta bagian  wristband berukuran 24mm-nya pun bukan lagi plastik, namun berbahan stainless steel. Koneksi nirkabelnya pun tidak sekadar Bluetooth, ada near-field communication (NFC) di sini dengan metode pairing yang seharusnya lebih mudah, dan untuk men-charge baterainya, kini disediakan port microUSB, bukan port khusus seperti SmartWatch sebelumnya. Material aluminiumnya bukan sekadar ubahan kosmetik saja, karena juga mendukung kemampuan anti air jam cerdas ini. SmartWatch 2 mengantongi sertifikat IP57, yang boleh saja terkena sedikit cipratan air, namun jangan mengajaknya berenang di kolam, atau mengenakannya di bawah guyuran shower.

Sony mengklaim sudah ada banyak aplikasi yang khusus ditujukan untuk lineup jam mereka ini, termasuk yang juga baru dikenalkan melalui SmartWatch 2, Presentation Pal untuk mengendalikan presentasi, serta mengendalikan sensor kamera Xperia-mu untuk mengambil foto secara remote menggunakan aplikasi Smart Camera. Klaim Sony lainnya, jam tangan hi-tech ini mampu aktif selama 3-4 harian dalam sekali charge.

Sony bakal mulai menjual SmartWatch 2 September mendatang. dengan beberapa pilihan warna gelang. Harganya  sendiri belum ditentukan. Namun penulis memperkirakan akan sama seperti seri sebelumnya, yang dipatok dengan harga sekitar sejutaan.

Sony SmartWatch 2 for Android Smartphones

Sony SmartWatch 2 — the world’s first water-resistant smartwatch with NFC connectivity

SmartWatch 2 Specification

  • Screen brightness (sunlight readable)
  • Longest battery life for a smartwatch (battery level indicator shows low battery warning)
  • Water-resistant (IP57)
  • Easy setup (NFC pairing and connecting)
  • Standalone watch functionality
  • Standard micro USB cable for charging
  • User interface similar to Android UI so it is more intuitive
  • Bigger screen with higher resolution (1.6 inch, 220 x 176 pixels)
  • High quality materials (aluminium body and stainless steel wristband)
  • Extended compatibility (works with most Android phones)
  • Swappable wristbands – personalise with any standard 24mm strap

Smart Bluetooth Handset

Aksesoris kedua yang dikonfirmasikan Sony adalah Smart Bluetooth Handset (SBH52). Handset (atau jamak juga disebut sebagai headset, handsfree) ini didesain khusus untuk Xperia Z Ultra yang ukurannya jumbo, sehingga membantumu mempermudah selama komunikasi suara, tidak perlu capek menggenggam phablet besar tersebut dalam satu sesi telepon panjang. Sony SBH52 sebenarnya layak disebut sebagai ponsel tersendiri ya, karena ukuran dan beberapa fiturnya cocok memposisikannya sebagai ponsel mini.

Kamu mendapatkan layar OLED yang membantu dalam menampilkan nama contact selama panggilan telepon masuk, atau juga memberi informasi track musik yang sedang didengarkan, menunjukkan jam, atau bahkan juga menulis pesan teks. Seperti SmartWatch 2, casing SBH52 ini anti air (namun tetap bukan untuk diajak berendam di kolam), ada konektivitas NFC untuk membantu pairing cepat, selain juga Bluetooth yang menjadi media koneksi utama dengan smartphone..

Melalui koneksi Bluetooth-nya, handset cerdas ini mampu menawarkan output suara HD selama panggilan suara, sekaligua Multipoint Bluetooth, yang memungkinkanmu menghubungkannya dengan dua smartphone bersamaan. Bahkan Sony juga memasukkanfungsi radio FM di sini, sehingga kamu bisa mendengarkan radio tanpa perlu bergantung pada opsi smartphone utamamu tersebut. Belum ada kepastian kapan Smart Bluetooth Handset dirilis, namun diperkirakan akan bersamaan dengan Xperia Z Ultra kuartal ketiga nanti.

SBH52 from Sony – The wireless mini handset with one-touch NFC

Sony Magnetic Charging Dock

Masih untuk Xperia Z Ultra, Sony Mobile juga menawarkan docking station khusus melalui Magnetic Charging Dock DK30. Docking ini khusus untuk mereka yang malas men-charge Xperia ZU-nya melalui port di casingnya. Dibuat lebih mungil, docking ini juga memiliki logam magnet yang memungkinkan phablet-mu tetap terjaga duduk manis di atasnya. Sony juga memaketkan docking ini dengan dua adaptor, sehingga kamu bisa men-charge Xperia ZU dengan docking, atau pun langsung melalui adaptornya, yang juga memiliki daya magnet.

Sony DK30 Hands On – Sony XPeria ZU Docking Station

[cb type=”company”]Sony Mobile[/cb]

Sumber: Sony Mobile(2)


SHARE
Previous articleLevel-5 Merilis Debut Trailer Fantasy Life Link!
Next articleUltralist: Film dan Buku yang Menjadi Inspirasi dari The Last of Us
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.