Don Mattrick Tinggalkan Microsoft, Gantikan Mark Pincus Sebagai CEO Zynga!

Mark Pincus, CEO dari Zynga

Kabar mengejutkan pagi ini datang dari markas dua raksasa di dunia hiburan khususnya game, Zynga dan Microsoft. Mark Pincus, CEO dari Zynga mengungkapkan bahwa dia akan segera meninggalkan posisi tertinggi di Zynga tersebut tidak lama lagi. Yang mengejutkannya lagi, sosok yang menggantikan Pincus sebagai CEO di Zynga adalah Don Mattrick, sosok kontroversial yang sebelumnya menjabat sebagai President of the Interactive Entertainment Business dari Microsoft! Pincus sendiri tidak akan meninggalkan Zynga, hanya saja kini dia akan menduduki posisi baru sebagai Chairman of The Board of Director sekaligus juga Chief Product Officer.

Hal ini disampaikan Pincus dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari WSJ Report semalam. “Don adalah sosok unik di bisnis game. Dia mengubah Xbox menjadi salah satu jaringan konsol terbesar di dunia, menumbuhkan dari 10 juta hingga 80 juta pengguna dan mengubah bisnis tersebut dari kerugian besar menjadi keuntungan. Dia juga telah menumbuhkan jumlah pemain dalam Xbox Live dari 6 juta menjadi 50 juta pengguna dari 41 negara,” ungkap Pincus memuji kinerja Don di Microsoft. “Ke depan, saya akan melanjutkan peran sebagai Chairman dan Chief Product Officer. Saya sangat antusias berpartner dengan Don dan menyerahkan tim kami di Zynga di bawah kepemimpinannya dalam menumbuhkan konsep bermain sebagai pengalaman manusia yang utama,” lanjut Pincus mengomentari keputusan pengunduran diri sebagai CEO-nya ini.

Don Mattrick, sosok yang menggantikan Pincus sebagai CEO Zynga

Mattrick juga tidak kalah antusias menyambut karir barunya ini. “Saya bergabung ke Zynga karena saya percaya dengan visi dan misi dari Mark untuk mengubungkan dunia dengan game baru saja dimulai. Zynga adalah bisnis hebat yang belum mencapai potensi maksimalnya. Saya bangga berpartner dengan Mark untuk memberikan game sosial yang menyenangkan dan berkualitas dimanapun orang ingin memainkannya,” ungkap Mattrick. Kepindahan Mattrick ini juga sudah disampaikan secara resmi oleh Microsoft melalui CEO-nya, Steve Ballmer. Microsoft sendiri belum menunjuk pengganti Mattrick yang juga dikenal sebagai salah satu otak dibalik pengembangan Xbox One ini.

“Ini adalah peluang yang sangat bagus untuk Don, dan saya berharap dia bisa sukses,” ungkap Ballmer dalam pernyataan resminya. “Saya juga bangga dengan kerja dan visinya dalam membentuk Xbox One. Saya antusias mengenai bagaimana Xbox mempercepat transformasi device dan servis dengan membawa semua hal terbaik yang dimiliki Microsoft,” lanjut Ballmer. Menurut rencana, perubahan pengurus di tubuh Zynga ini akan berlangsung pada 8 Juli 2013, dimana pada tanggal tersebut Pincus akan meninggalkan posisinya dan langsung digantikan oleh Mattrick.

Nama Mattrick sendiri mulai “melambung” bersamaan dengan konfirmasi Xbox One Mei lalu. Tentu gamer masih ingat dengan komentar-komentar “pedasnya” untuk melawan balik kritikan dan komentar dari para gamer, seperti menyarankan gamer yang tidak memiliki koneksi internet untuk memainkan Xbox 360 saja, hingga kukuhnya saat mempertahankan harga Xbox One. Meskipun beberapa minggu lalu dia sudah merevisi semua komentarnya sekaligus merevisi batasan-batasan dari Xbox One, namun banyak orang yang sudah terlanjur tidak suka dengan gaya bicara dan juga komentar Mattrick yang cuek.

Perubahan struktur organisasi di Zynga ini juga sepertinya merupakan puncak dari krisis yang dialami Zynga beberapa bulan terakhir. Seperti yang kita tahu, karena krisis berkepanjangan ini, Zynga pun banyak melakukan perombakan di tubuh perusahaan mereka, mulai dari menutup layanan beberapa game Facebook yang kurang diminati, penutupan beberapa studio di seluruh dunia, hingga perubahan struktur di jajaran direksi. Yah, sebagai seorang gamer, harapan saya juga seperti Ballmer, bahwa semoga Mattrick bisa sukses di Zynga dan membawa kembali Zynga ke masa kejayaannya.

[Sumber: CVG]


SHARE
Previous articleKonser JKT48 Memeriahkan Fans Surabaya!
Next articleDreamWorks Animation Lepas Trailer Terbaru Turbo
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.