Nokia Masih Percaya Pada Feature Phone, Kini Dengan Nokia 207 dan 208 Dual-SIM

Nokia masih mengandalkan feature phone mereka tahun ini. Lihat saja, mulai awal tahun ini kita menjumpai Asha dari berbagai seri. Mulai Asha 310, Asha 210 dan yang terbaru, dan yang tercanggih, Asha 501. Kemudian untuk yang lebih standar, ada Nokia 105 dan 301. Ternyata belum cukup. Hari ini mereka mengumumkan dua feature phone baru, Nokia 207 dan 208.

Melihat dari angkanya, kita bisa simpulkan posisinya berada antara seri 100 dan 300. Selain single SIM, khusus yang 208 juga tersedia varian dual SIM. Desainnya sama, candybar dengan pemilihan warna-warni casing khas Nokia (biru, kuning dan merah menjadi warna yang paling sering digunakan Nokia). Layarnya 2.4-inchi dengan resolusi QVGA, ada tombol tradisional, dan satu-satunya perbedaan antara 207 dan 208 hanyalah kamera 1.3-megapixel saja di bagian belakang.

Dimensi keduanya sama, untuk 207 dan 208 berukuran 114.2 x 50.9 x 12.8mm, hanya beratnya yang berbeda, 89.6-gram dan 90.5 gram, dan sepertinya perbedaan itu karena keberadaan kamera di 208. Keduanya juga sama, ditenagai baterai 1020mAh, dengan klaim waktu standby selama sebulan, serta waktu bicara diestimasikan 12 jam pada mode koneksi 2G.

Kedua ponsel global ini menawarkan konektivitas standar, seperti Bluetooth 3.0, dengan dukungan koneksi mudah yang oleh Nokia disebut Slam, port AV 3.5mm, serta microUSB untuk sinkronisasi dengan PC sekaligus charging. Keduanya juga langsung dibekali dengan aplikasi pengompres data selama browsing melalui Xpress Browser, mampu menstreaming video YouTube, sekaligus juga akses jejaring sosial populer seperti Twitter, Facebook dan WhatsApp (awalnya aplikasi WhatsApp hanya akan diberikan untuk 208 yang single SIM dulu). Kamu yang membutuhkan sinkronisasi Mail for Exchange juga mendapatkannya di sini, namun sebatas untuk data kalender dan kontak saja. Keduanya juga menyediakan slot microSD, dan mampu menerima kapasitas hinggafor  32GB.

Nokia mengklaim kedua ponsel mereka ini tahan air, karena minimnya celah antar tombolnya. Namun sepertinya tanpa ada sertifikasi yang jelas, jangan mencelupkan ponsel ini ke dalam kolam. Dan seperti beberapa Asha lainnya, Nokia mendesain cangkang belakangnya bisa dilepas, memungkinkan berganti warna lain jika bosan.

Menurut rencana keduanya mulai dijual kuartal ketiga tahun ini dengan pilihan warna red, cyan, white dan black, dengan harga sekitar Rp 700 ribuan.

Tech Specs

  • Networks: GSM 850/900/1800/1900 WCDMA 850 or 900/1900 or 2100*
  • Size/Weight: 114.2 x 50.9 x 12.8mm / 89.63g (Nokia 207); 90.59g (Nokia 208)
  • Display: 2.4” QVGA
  • Battery: 1020mAh
  • Camera:1.3 MP (Nokia 208)
  • Connectivity: Bluetooth 3.0 with Slam sharing, micro USB, 3.5mm AV connector, AHJ headphone support, Easy Swap Dual SIM (Nokia 208 Dual SIM)
  • Memory: Up to 256 MB flash; SD card support up to 32GB

Nokia 207 – Fast Browsing, Easy Sharing

http://youtu.be/fcDJ3cBRLUM

Nokia 208 Dual SIM – Fast Browsing, Easy Sharing

http://youtu.be/eaNTqbbMcjk

Nokia Slam. Sharing made easy.

[cb type=”company”]Nokia[/cb]

Sumber: Nokia


SHARE
Previous articleWarner Bros. Buka-bukaan Isi The Dark Knight Trilogy: Ultimate Collector’s Edition
Next articleiPhone 5S Akan Dirilis 20 September, Diikuti Versi Murah iPhone Dengan Harga Mulai 3 Jutaan
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.