Serunya Arkana Pada Hari Pertama Popcon Asia 2013 di Booth Vandaria

Vandaria memenuhi janjinya untuk menggelar booth di tengah ruangan pada Popcon Asia 2013. Begitu memasuki ruangan, tampak ilustrasi yang luar biasa menghiasi backdrop booth Vandaria. Apabila mengamati ilustrasi ini dengan saksama, kita bisa menangkap sebagian rencana Vandaria dalam waktu dekat. Kita harus mengunjungi booth Vandaria sendiri untuk mencari tahu dan memastikannya kepada tim Vandaria yang hadir.

Booth Vandaria dibagi menjadi tiga. Di bagian paling kiri kita bisa membeli aneka merchandise eksklusif. Produk utama yang dipajang tentu saja novel Vandaria Saga: Nedera, Negeri Kegelapan. Penerbit Dolphin mencetak Nedera lebih awal dan memboyongnya ke Popcon Asia, bahkan sebelum toko buku mana pun menerima stok Nedera. Kaos eksklusif Vandaria menampilkan desain logo terbaru Vandaria. Kaos Nedera akan menyusul dijual pada hari kedua Popcon Asia. Pin-pin karakter Vandaria seri 2 bisa diperoleh dengan membeli Nedera, kaos Vandaria, kaos Nedera, bermain Arkana, atau membawa novel Vandaria untuk meminta tanda tangan penulis Vandaria yang hadir.

J. Gumulia bersama Nedera siap menyambut pengunjung di booth Vandaria.

Di samping merchandise, juga tersedia Lords of Vandaria yang bisa dimainkan di tempat. Game online ini bisa dimainkan secara gratis di armorgames.com. Bagi pengunjung yang kurang gemar membaca, Lords of Vandaria hasil kerja sama Toge Productions menjadi pilihan utama untuk dicoba.

Lords of Vandaria memikat orang-orang yang belum mengenal Vandaria.

Sesuai janji, Hans menyiapkan dua macam kartu karakter Chronicles of Elir bagi siapa yang datang dengan membawa Takdir Elir atau Masa Elir. Agar tidak kehabisan, datanglah sepagi mungkin pada hari kedua Popcon Asia 2013.

Kartu Althor Rauzell Serenade dan Liarra Flavianus yang didesain oleh pengarang Chronicles of Elir sendiri, Hans J. Gumulia.

Selain Hans, kita juga bisa membawa Redfang atau Hailstorm untuk meminta tanda tangan Fachrul R.U.N. Fachrul sedang menyiapkan kisah Vandaria berikutnya: Winterflame. Mungkin dengan mendekati pengarangnya langsung kita bisa mendapatkan sedikit bocoran seperti apa konflik yang terjadi di Winterflame nanti.

@rentian dari Japanese Station mengaku tidak sabar menunggu Winterflame.

Bagian tengah booth Vandaria menjadi area tempat kita bisa duduk membaca buku-buku Vandaria versi cetak. Fungsi lainnya adalah menjadi networking spot untuk mengobrol dan bertukar pikiran perihal Vandaria dan industri kreatif pada umumnya dengan orang-orang yang sudah berada dalam lingkaran dalam Vandaria Internasional.

General Manager Vandaria Internasional, Anton Budiono (tengah), sedang membahas tren terkini industri kreatif Indonesia dengan dua artist.

Untuk kali pertama pula di sini dipamerkan Libraria, aplikasi untuk membaca produk-produk digital Vandaria. Kita bisa menikmati Vandaria Newsletter dan dua bab pertama Nedera versi digital lewat Libraria. Aplikasi ini akan menjadi solusi bagi dunia kepenulisan Indonesia karena dengan Libraria, cerpen bisa dikemas menjadi produk yang siap diluncurkan ke pasar.

Nedera versi digital di Libraria.

Bagian paling ramai dari booth Vandaria di Popcon Asia tahun ini adalah bagian Arkana. Felix Adrianto datang dari Surabaya untuk memperkenalkan Vandaria Arkana, revival project bagi Vandaria Wars. Arkana tidak mengharuskan pemain mempunyai deck, jadi siapa pun bisa mempelajari dan mempersiapkan diri dalam waktu singkat untuk bermain Arkana.

Suasana damai sebelum Vandaria Arkana dimainkan.
Testplay Vandaria Arkana menjadi reuni guildsmen Vandaria Wars.
Vandaria Arkana tetap seru dimainkan hingga malam hari.

Hari pertama Vandaria di Popcon Asia 2013 hanyalah pembuka bagi hari-hari berikutnya. Pada hari kedua (hari ini) akan ada Bedah Buku Nedera pada jam 1 siang di booth Vandaria dan Konferensi Pers Vandaria Internasional pada jam 6 sore di Popcon Stage. Bedah buku akan dihadiri oleh pengarang Nedera, Alexia Chen, yang datang dari Pontianak. Dengan menghadiri bedah buku, kita bisa belajar dari perjalanan Alexia dalam menulis untuk Vandaria. Konferensi Pers akan menghadirkan orang-orang yang terlibat dalam Vandaria Internasional dan membahas rencana-rencana Vandaria ke depan. Christian Febrianto akan memainkan live music dalam konferensi pers ini. Jangan sampai kita melewatkan musik yang telah digubah olehnya untuk Vandaria dan Nedera.

Vandaria Booth Activity.

Sampai jumpa di hari kedua Popcon Asia 2013 di JCC Senayan!


SHARE
Previous articleLima Poster Karakter dari Ender’s Game
Next articleSnowpiercer Hadirkan Trailer Kedua yang lebih Menarik
Meskipun menyandang nama musik, Melody Violine lebih senang menulis daripada bermain musik. Itulah mengapa ia memutuskan untuk kuliah di Program Studi Indonesia FIB UI hingga lulus pada tahun 2009. Selain menjadi kontributor Duniaku, ia menerjemahkan novel-novel dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, termasuk di antaranya adalah adaptasi novel Assassin's Creed (Oliver Bowden).