Liputan PopCon Asia 2013: Day 2

Di hari keduanya, event PopCon Asia semakin meriah. Ada banyak kegiatan menarik baik di booth masing-masing maupun di stage utama. Acara di panggung utama dibuka dengan Live Show dari salah satu pop artist asal Singapura, Clog Two! Live Show yang dipertontonkan kali ini adalah Custom Mega Munny, yaitu menggambar sebuah boneka polos. Sorenya, Clog Two juga mengadakan Masterclass dan menceritakan pengalamannya sebagai seorang pop artist yang tentunya lagi-lagi diakhiri dengan menggambar beberapa sketsa.

Caravan Studio, sebuah studio yang berisi ilustrator lokal dan beberapa ‘satellite artists’ dari luar negeri juga meluncurkan komik mereka yang berjudul re:ON. Tujuan dari dibuatnya komik ini adalah untuk menghidupkan kembali industri komik lokal yang nasibnya tidak jelas. Cukup banyak komikus yang terlibat dalam proyek ini misalnya, Sheila Rooswitha, Lius Lasahido, Is Yuniarto, Shirou Yuki, Rii Wels dan masih banyak lagi. Komik ini akan tersedia dalam dua media, yaitu cetak dan online, masing-masing dengan segmen pasar yang berbeda. Untuk versi cetak target pembacanya adalah untuk remaja berusia 13 hingga 21 tahun sedangkan untuk versi online, cenderung menargetkan pembaca yang lebih dewasa yaitu 17 tahun ke atas.

Kemudian ada Masterclass dari tim Ankama Games dari Perancis. Ankama Games adalah sebuah perusahaan yang merupakan bagian dari sebuah web agency dengan nama yang sama. Ankama Games datang ke PopCon Asia 2013 dengan membawa game online andalan mereka, Dofus, yang meraih sukses besar di Eropa selama 10 tahun terakhir. Mereka juga membawa boardgames yang diangkat dari universe Dofus dan bernama Krosmaster: Arena.

Tidak ketinggalan pula ada launching novel Nedera, Negeri Kegelapan dari tim Vandaria. Tidak hanya sekedar launching buku saja namun tim vandaria sekaligus melakukan bedah buku oleh penulisnya langsung yakni Alexia Chen. Sorenya, Vandaria International kembali menjadi pusat perhatian, kali ini langsung di main stage. Talkshow dibuka dengan penjelasan apa itu Vandaria oleh sang kreator, Ami Raditya. Selanjutnya, Anton Budiono selaku General Manager Vandaria Internasional mengumumkan kerjasama dengan Megindo, salah satu penerbit buku terbesar di Indonesia. Anton juga menambahkan bahwa Vandaria memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat masuk ke pasar Internasional dan akan terus berusaha agar hal tersebut dapat segera tercapai.

Bagi para pecinta fim, tentu saja momen yang paling ditunggu adalah sesi talkshow dari sutradara Timo Tjahjanto untuk film terbarunya, The Killlers. Tidak hanya ada sang sutradara saja, namun juga di hadiri oleh 2 cast yang oke banget, Oka Antara dan Luna Maya! Selain ngobrol mengenai film ini, Timo juga untuk pertama kalinya memutarkan trailer perdana dari film ini, jadi yang tidak datang rugi banget pastinya. Ada juga beberapa video behind the scene yang diputar dan semuanya mengundang decak kagum pengunjung loh, seru!

[nggallery id=672]


SHARE
Previous articleTurnamen Perdana Vandaria Arkana Pada Hari Ketiga Popcon Asia 2013
Next articlePacific Rim Week: Resmi Sudah, Yuke’s Siap Rilis Game Pacific Rim untuk Xbox 360!
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.