Pacific Rim Preview: Hadirnya Makhluk Raksasa dari Dalam Laut yang Mengancam Dunia

Judul: Pacific Rim
Studio: Legendary Pictures
Distributor: Warner Bros. Pictures
Release: 12 Juli 2013 (US) / 11 Juli 2013 (Indonesia)
Pemain: Charlie Hunnam, Idris Elba, Rinko Kikuchi
Sutradara: Guillermo del Toro

Ancaman kiamat bukan hanya dari alam, makhluk luar angkasa ataupun zombie saja. Bulan lalu, kita sudah “bertahan hidup” dari serangan zombie dalam World War Z. Bulan ini, bumi kembali dituntut untuk bertahan dari kiamat yang datang dari dasar laut dalam bentuk monster raksasa yang disebut dengan Kaiju dalam Pacific Rim. Tentu saja, untuk melawan mereka tidak bisa digunakan senjata yang biasa-biasa saja, dan sudah menjadi tanggung jawab yang harus diemban oleh Charlie Hunnam (Cold Mountain, Children of Men), Idris Elba (American Gangster, Prometheus) dan Rinko Kikuchi (Babel, Assault Girls) untuk menghentikannya dengan menggunakan segala cara yang bisa dilakukan.

Untuk melawan monster, kami menciptakan monster. Ya, itulah slogan yang dibawa oleh Pacific Rim dan menggambarkan bagaimana plot cerita dalam film ini nantinya. Dikisahkan, monster raksasa bernama Kaiju yang sudah tertidur lima mil di bawah laut tiba-tiba muncul ke permukaan dan menyerang bumi. Satu-satunya cara mengalahkannya adalah dengan membuat robot tandingan berukuran setara yang disebut dengan Jaeger. Jaeger ini dikendalikan oleh dua pilot menggunakan pikiran mereka, yang terkunci dengan jembatan syaraf yang menghubungkannya dengan robot. Tetapi rupanya cara ini tidak semudah yang dibayangkan, dimana dengan menggunakan Jaeger pun manusia masih kewalahan dalam mengalahkan Kaiju-Kaiju tersebut. Bisakah para Jaeger ini mengalahkan Kaiju untuk sekali lagi membatalkan vonis kiamat untuk bumi yang dibawa monster tersebut?

Film ini disutradarai oleh Guillermo del Toro, sutradara bertangan dingin yang sebelumnya kita kenal membesut beberapa film box office seperti Hellboy II: The Golden Army dan Pan’s Labyrinth. Sebuah film yang menghadirkan pertarungan monster dan robot raksasa membuat Pacific Rim sempat disbanding-bandingkan dengan beberapa film lain yang menggunakan konsep serupa, seperti anggapan beberapa kritikus yang menyamakan film ini dengan gabungan antara Gundam dengan Godzilla. Del Toro pun tidak menyangkal hal tersebut, dan dalam sebuah wawancara dia mengungkapkan bahwa pembuatan film ini juga terinspirasi dari beberapa anime.

Membuat sebuah film pertarungan monster dan robot juga tentunya membutuhkan special effect yang cukup megah. Untuk itu, pihak rumah produksi mempercayakannya kepada Industrial Light and Magic, dengan dua punggawanya John Knoll dan Hal T. Hickel. Sebelum mengerjakan special effect untuk Pacific Rim, mereka berdua adalah otak dibalik kecanggihan special effect dalam beberapa film box office lain seperti trilogy prekuel Star Wars dan seri Pirates of the Caribbean. Selain terinspirasi dari Anime, Del Toro juga mengaku mendapatkan inspirasi dari The Colossus, lukisan terkenal goresan tangan Francisco Goya yang hidup di abad ke 18. Menurut rencana, Pacific Rim akan mulai ditayangkan di Indonesia pada 11 Juli 2013 besok, atau sehari lebih awal dibandingkan penayangannya di US pada 12 Juli nanti.

Kemungkinan Sekuel dari Del Toro

Belum juga mengetahui bagaimana performanya di pasaran, namun Guillermo del Toro dan pihak rumah produksi sudah sangat optimis dengan film ini dan merencanakan sekuelnya. Pada 4 Desember 2012 lalu, Legendary Pictures pun sudah merekrut salah satu penulis skrip Pacific Rim, Travis Beacham untuk menulis skrip sekuel ini. Del Toro pun dikabarkan juga sudah dikontrak untuk duduk kembali di kursi sutradara. Bahkan, yang menarik pada Wondercon 2013 lalu, Del Toro sempat mengekspresikan keinginannya untuk membuat crossover antara film ini dengan Godzilla, film lain yang juga memunculkan Kaiju.