Nokia Resmi Mengkonfirmasikan Lumia 1020, Menjadi Benchmark Baru Fotografi Mobile

Resmi sudah, setelah muncul melalui rumor panjang sejak April 2013 lalu, akhirnya semalam, Nokia resmi meluncurkan penerus ponsel Symbian legendaris (karena menjadi anggota dinasti OS Symbian terakhir) Nokia 808 PureView melalui Nokia Lumia 1020. Seperti PureView yang kita kenal tahun lalu, Lumia 1020 juga mengajukan sensor kamera berukuran “raksasa” jika dibandingkan tipikal sensor kamera smartphone, menempatkannya menjadi pilihan yang tepat bagi mereka penggemar fotografi mobile, yang menginginkan smartphone dengan kemampuan fotografi mumpuni, serta praktis karena sekaligus menjaganya untuk selalu terhubung dengan media sosial.

Melalui event #ZoomParty di New York, CEO Nokia sendiri, Stephen Elop, naik panggung mengenalkan pada publik seperti apa Lumia 1020. Seperti yang sudah kita kabarkan sebelumnya, smartphone ini menjadi seri teratas/flagship Nokia di tengah jajaran Windows Phone 8, dan juga makin menambah seru persaingan diantara smartphone yang mengandalkan fitur kamera (baik Samsung dengan Galaxy S4 Zoom, serta HTC dengan One). Namun jika melihat ukuran megapixel-nya, sepertinya Lumia 1020 ini lebih layak dibandingkan dengan kamera digital yang sesungguhnya.

Pusat perhatian kita pada Lumia 1020 tidak lain terletak pada sensor PureView, berukuran 1/1.5-inchi BSI 41-megapixel dan mendukung autofocus serta bukaan lensa sebesar f/2.2. Memang sensor tersebut lebih kecil dibandingkan pada 808 PureView, dengan 1/1.2-inchi, namun non-BSI, dengan resolusi yang sama. Dan dibandingkan smartphone yang fokus fitur kamera dari Nokia sebelumnya, Nokia N8, apa yang ditawarkan dalam Lumia 1020 itu jelas lebih besar, karena Nokia N8 sensornya hanya berukuran 1/1.83-inchi 12-megapixel.

Itu komparasi dengan sesama Nokia. Dibandingkan dengan tipikal smartphone lainnya, sensor Lumia 1020 tidak tertandingi. Apalagi didukung dengan konfigurasi 6-lensa dari optik Carl Zeiss, memiliki optical image stabilization yang mumpuni digunakan memotret di kondisi minim cahaya, plus dukungan LED flash untuk perekaman video dan flash Xenon untuk foto, makin membuatnya sebuah paket lengkap dengan ukuran yang kompak.

Walaupun dari ukurannya sama, namun  Nokia makin mengoptimalkan sensor Lumia 1020 dibandingkan 808 PureView. Kamu bisa mengambil foto berukuran 38-megapixel (34-megapixel dalam mode 16:9, dan 38-megapixel dalam mode 4:3), dan melalui aplikasi ProCamera bisa mengambil foto 5-megapixel bersamaan dengan resolusi yang tinggi tadi, dengan resolusi yang besar terlebih dahulu, baru kemudian yang 5-megapixel dihasilkan melalui proses oversample dengan  menggabungkan tujuh pixel (38 dibagi 5) menjadi satu “super pixel,” sehingga membantu untuk mengurangi noise, meningkatkan akurasi warna, dan juga ketajaman — jelas ukurannya lebih kecil dibandingkan yang 38 megapixel, dan lebih mudah untuk di-share, termasuk untuk upload ke jejaring sosial. Kakak Symbian-nya, 808 PureView hanya bisa sekali potret menghasilkan satu ukuran saja, entah itu 41-megapixel, atau 8/5/3 megapixel yang melalui proses oversample.

Kemudian untuk membuat smartphone mereka ini terlihat “profesional,” meskipun tidak ada pengaturan “dial” dengan feedback langsung, kamu bisa memanfaatkan aplikasi lens Pro Camera dan Smart Camera. Beberapa setting yang biasanya hanya disediakan interface kamera point-and-shoot/kamera profesional, atau aplikasi kamera khusus untuk Android dan iOS, bisa kamu dapatkan langsung built-in dalam viewfinder kamera Lumia 1020. Bahkan yang jarang ada pada tipikal kamera digital point-and-shoot sekalipun, manual mode, juga kamu dapatkan di sana.

Digunakan untuk merekam video, seperti standar kamera dewasa ini, mampu merekam video hingga kualitas full HD beresolusi 1080p. Dan berkat sensornya yang beresolusi tinggi, meskipun zoom-nya sekadar digital, kamu tetap bisa memanfaatkan fungsi lossless zoom hingga 4 kali dalam mode 1080p, atau 6 kali dalam mode 720p, tanpa kuatir kualitas perekamannya akan menurun. Kemudian yang juga menjadi satu poin keunggulannya, suara yang direkam melalui dua mic dengan dynamic range berkualitas stereo, diklaim mampu menjamin rekaman suara tetap jernih walaupun kamu merekam video di tengah keadaan yang gaduh (seperti ketika menonton konser musik). Untuk kamera depannya, Nokia sekadar memberikan sensor 1.2-megapixel saja, toh akan lebih banyak digunakan untuk aktivitas video call. Namun berjenis wide-angle, kamera tersebut memiliki sudut pengambilan yang lebar, sehingga lebih banyak obyek yang bisa ditangkap.

Sayangnya, sedikit meleset dari rumor sebelumnya, internal Lumia 1020 tidak terlalu mengejutkan, atau bahkan dibandingkan dengan flagship kompetitor lainnya. Nokia memilih chipset Snapdragon S4 yang sama seperti pada Lumia 925, dengan dua inti prosesor Krait yang kecepatannya 1.5GHz, namun ada 2 GB RAM (yang mendukung kinerja pemrosesan foto) dan juga internal storage 32GB, menjadikannya sebagai Windows Phone 8 dengan jatah RAM dan storage terbesar. Belum lagi melalui sokongan dari Microsoft, kamu pengguna Lumia 1020 juga mendapatkan tambahan gratis 7 GB jatah storage di awan melalui layanan SkyDrive.

Sisa spesifikasinya tidak beda jauh dibandingkan Lumia 925, mulai layar 4.5-inchi dengan bahan AMOLED serta teknologi Clear Black, resolusinya 768 x 1280-pixel pada aspect ratio 16:9 yang cocok untuk menonton video. Dilapisi material Corning Gorilla Glass 3 (Lumia 925 hanya Gorilla Glass 2), dan juga menerapkan teknologi Nokia lainnya, PureMotion HD+ yang mengklaim animasi tampil lebih lembut. Nokia juga memasukkan fitur Super Sensitive Touch untuk layarnya, sehingga kamu bisa mengoperasikan smartphone berlayar capacitive ini bukan hanya menggunakan jari tangan, namun juga merespon sentuhan melalui kuku, atau ketika jari menggunakan sarung tangan. Nokia Glance Screen yang berfungsi menampilkan screensaver jam, baterai dan beberapa informasi penting ketika smartphone itu di-charge (atau baterainya dalam kondisi kritis), juga langsung diterapkan di sini (fitur semacam Daydream-nya Android Jelly Bean). Glance Screen menjadi bagian update Amber dari Windows Phone 8 yang seharusnya baru didistribusikan Agustus nanti untuk Lumia ber-OS Windows Phone 8.

Beralih ke sarana konektivitasnya, ada Bluetooth 3.0, NFC (yang mendukung keamanan berbasis SIM), dual-band Wi-Fi 802.11 a/b/g/n dan GPS dengan dukungan Glonass. Untuk jaringan GSM dan data, bisa diserahkan pada GSM/GPRS/EDGE, 42Mbps UMTS/HSPA serta 4G LTE. Dan untuk mendukung semua fiturnya, Nokia Lumia 1020 bergantung pada baterai 2000mAh yang mendukung wireless charging melalui aksesoris tambahan. Melalui baterai tersebut, kamu bisa membuatnya standby selama 16 hari, dan waktu aktif untuk bicara selama 13.3 jam, daya tahan untuk memutar video dan musik selama 6.8 dan 63 jam. Jika ketahanan itu kurang, Nokia juga menyediakan aksesoris Camera Grip, yang berisi baterai tambahan 1020mAh dengan klaim tambahan 55 menit waktu memotret/merekam video.

Smartphone dengan dimensi 130.4 x 71.4 x 10.4 mm dan berat 158-gram ini juga tidak terlalu besar dan berat, apalagi dibandingkan dua flagship Nokia sebelumnya, Nokia 920 (130.3 x 70.8 x 10.7 mm dan 185 gram) atau Lumia 925 (129 x 70.6 x 8.5 mm dan 139 gram). Bisa jadi bobotnya yang berkurang cukup banyak dibandingkan Lumia 900 karena opsi wireless charging Qi-nya tidak built in (perlu cover tambahan), dan juga sudah menggunakan lapisan pelindung layar Gorilla Glass 3 yang lebih ringan materialnya. Lumia 1020 mulai tersedia 26 Juli nanti, pertama untuk operator AT&T di Amerika dengan pilihan warna kuning, putih dan hitam, dan harga kontrak dua tahun sebesar US $299.99. Untuk pasar lain, seperti China dan Eropa, akan tersedia akhir kuartal ketiga ini.

Nokia Lumia 1020 – with 41MP camera sensor, let the smartphone camera revolution begin

http://youtu.be/5nRj9pv0y9M

Nokia Pro Camera – Zoom. Reinvented. [Nokia Lumia 1020]

http://youtu.be/_F2FiN-A_YU

Nokia Pro Camera – Take photos like a pro – [Nokia Lumia 1020]

http://youtu.be/WmjEOQaARVo

Nokia Rich Recording – Video that brings back the moment [Nokia Lumia 1020]

http://youtu.be/FOy6mCEK0Zw

[nggallery id=679]

Detail Fitur Kamera Lumia 1020

Photography
Main camera
Primary camera sensor size: 41 MP, PureView
Camera resolution: 7712 x 5360 pixels
Camera Focus Type: Auto focus 
Carl Zeiss Tessar lens: Yes
Sensor size: 1/1.5 inch 
Main camera f-number/aperture: f/2.2
Camera focal length: 26 mm
Camera minimum focus range: 15 cm
Camera image formats: JPEG
Camera Flash Type: Xenon flash
Flash operating range: 4.0 m
Flash modes: Off, Automatic, On

Main camera features
Main camera – other features: Optical image stabilization, PureView, Backside-illuminated image sensor, 6-lens optics, High resolution zoom 3x
Digital camera add-ons: Nokia Smart Camera, Cinemagraph lens, Panorama lens, Bing vision, PhotoBeamer, Creative Studio, Nokia Glam Me, Nokia Pro Camera

Photography apps

Nokia Pro Camera: Get the most out of the Nokia Lumia camera: it works great in Auto mode or you can take full manual control over exposure, shutter speed, ISO, white balance and focus, just like on an DSLR-camera. The different framing grids help you to frame your shot, and if you did not get the shot completely straight, don’t worry – you can straighten and crop it afterwards, over and over again. Plus, for the first time ever for Nokia Lumia, we’ve included an HD video mode that records high-quality stereo sound.

Panorama: Get the bigger picture with Nokia’s easy-to-use Panorama app. Simply take your pictures and the app automatically stitches them into a picture-perfect view. Once you’re done, share your panorama directly to Twitter and Facebook. 

Creative Studio: Get more out of your pictures with this quick and easy photo editor. Creative Studio’s editing tools let you quickly adjust color balance, remove red eye and apply filters. Then, share your pictures directly on Facebook and Twitter.

Nokia Smart Camera: Shoots a sequence of photos, making it easier to capture great moments. Choose your Best Shot or combine the photos into one picture, make a strobe effect to emphasize motion, remove unwanted objects or choose the best faces for great group shots. 

Nokia Glam Me Lens: Glam Me is the leading face beautification app for Windows Phones. With Glam Me, you can automatically enhance your self-portraits with toning, eye resizing, teeth whitening and all sorts of artistic effects. 

PhotoBeamer: PhotoBeamer is an innovative and easy way to show your pictures on any screen. Point your Nokia Lumia at any screen displaying www.photobeamer.com and enjoy your photos anywhere with family and friends. It’s a mobile projector that’s always at hand. 

Cinemagraph: A magical blend of photo and movie-like animation, creating pictures that seem almost alive. Helpful on-screen assistance lets you select the animated area of your picture and easily create and edit a cinemagraph. You can share your cinemagraph with friends via social media, email and messaging. 

Image capturing

Capture modes: Video, Still
Scene modes: Automatic, Night portrait, Sports, Night, Close-up, Backlight
White balance modes: Cloudy, Incandescent, Fluorescent, Daylight, Automatic
Light sensitivity: Automatic, ISO 100, ISO 200, ISO 400, ISO 800, ISO 1600, ISO 3200
Photos viewed by: Camera Roll, Month, Timeline, Photo editor, Favorites, Album, Photos from social networks

Secondary camera
Secondary camera resolution: 1280 x 960 pixels
Secondary camera f-number/aperture: f/2.4 
Secondary camera – other features: Video recording, Still image capture, Video call, HD 1.2 MP wide angle

Video

Main video camera

Camera video resolution: 1080p (Full HD, 1920 x 1080) 
Camera video frame rate: 30 fps
Camera video zoom: 6 x
Video playback frame rate: 30 fps
Video playback codecs: VC-1, Windows video, H.264/AVC, H.263, MPEG-4
Video playback file formats: MP4, WMV, AVI, 3GP, 3G2, M4V, MOV
Video recording formats: MP4/H.264
Video white balance modes: Cloudy, Fluorescent, Incandescent, Automatic, Daylight

Main video camera features

Video streaming: YouTube browsing and video streaming, Progressive video download, Streaming from video services and internet
Video recording features: Stereo Audio Recording, Video light, Video zoom, Optical image stabilization, Continuous autofocus
Secondary video camera
Secondary video camera resolution: 720p (HD, 1280 x 720) 
Secondary camera video recording format: MP4/H.264

Camera Grip – 1020mAh built-in rechargeable battery for 55 minutes more shoot time.

[cb type=”company”]Nokia[/cb]

Sumber: Nokia


SHARE
Previous articleCelestian Tales: Old North, RPG Asal Bandung yang Berusaha Menembus Kickstarter
Next articleSteam Summer Sale Dimulai, Saatnya Belanja Game PC dengan Diskon Besar-besaran!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.