Free-to-Play Dragon’s Dogma Quest Juga Untuk iOS, PS Vita Justru Dapatkan Akhir Tahun

Capcom mengkonfirmasikan Dragon’s Dogma Quest awal Juni lalu untuk PS Vita. Awalnya kami curiga, karena untuk sebuah game handheld sekelas IP baru Capcom yang cukup besar, justru dibuat sebagai sebuah game free-to-play, sistem yang biasanya dijalankan untuk game-game mobile. Kecurigaan kami rupanya benar, ternyata kemarin Capcom meng-update berita mengenai Dragon’s Dogma baru tersebut, bahwa platform mobile iOS yang akan menerimanya lebih dulu, baru kemudian versi PS Vita-nya menyusul.

Tidak seperti yang kita kenal melalui game konsolnya, Dragon’s Dogma Quest merupakan sebuah game online 2D RPG, yang ditawarkan free-to-play alias gratisan, yang menawarkan lebih dari 150 job untuk karaktermu, ber-gameplay cepat, serta cocok dimainkan sembari kita mobile. Gameplay cepat di sini bukan berarti kamu mengendalikan langsung karakter (yang bisa menggunakan 150 class tadi), melainkan kita hanya memberi perintah saja, dan kemudian melihat adegan pertarungan berlangsung dengan cepat. Melihat screenshot-nya, sepertinya mirio Final Fantasy Tactics, dengan karakter akan kamu gerakkan di arena isometris, dengan batasan kotak-kotak untuk mereka bergerak. Musuh terlihat di atas arena, dan pertarungan dipicu ketika karakter dan monster bertemu. Kamu, sebagai karakter utama yang mengendalikan para pawn disebut sebagai Enlightened One.

Jadi sepertinya gameplay dalam versi mobile/handheld ini lebih terfokus pada strategi, bukanya action seperti pada versi konsolnya, namun Capcom tetap berharap masih bisa mewakili elemen Dragon’s Dogma yang selama ini sudah kita kenal. Pertarungannya sarat strategi. Dengan adanya 150 class, kamu permu memilih kombinasi yang tepat untuk team karakter/pawn-mu agar mereka benar-benar seimbang dan sesuai dengan musuh yang akan dihadapi. Kamu perlu mengamati penampilan musuh sebelum mulai memberikan perintah yang pas untuk para karakter, karena untuk efektif bertarung mengalahkan musuh, dibutuhkan class tertentu. Di luar pertarungan, sebagaimana RPG pada umumnya, karakter bisa menjelajahi dungeon, kota, desa, dan mengambil tugas sub-quest yang ditawarkan NPC.

Beberapa pawn yang sudah dikonfirmasikan, Strider (dari versi konsolnya), Rogue dan Magic Archer.
Pawn lainnya, Poison Enchanter, Reversal Specialist, dan Resonance Specialist.
Tiga pawn terakhir yang sudah dikonfirmasikan, Gatherer, Elemental Tutelary, dan Arc Guardian.

Mewakili elemen seri konsolnya, karakter sewaan atau minion atau “pawn” dalam istilah Dragon’s Dogma, juga masih mendampingi karakter. Empat pawn bisa kamu masukkan dalam team, dan team-mu tersebut bisa bergabung dengan team pemain lain ketika bermain online (empat pawn juga), sehingga satu party maksimal terdiri dari delapan karaker.

Meskipun sekadar spin-off saja, namun Capcom juga memasukkan beberapa wajah familiar dari versi konsolnya untuk versi mobile ini. Settingnya diambil di Latania Kingdom. Bermula dari karakter utama yang hatinya dicuri naga (salah satu monster yang akan menjadi musuh), karaktermu itu menjadi Enlightened One. Tidak lama kemudian dia bertemu Enlightened One lainnya bernama Lota (karakter dari Dragon’s Dogma), yang menuntunnya untuk mendapatkan kembali hati tersebut. Selain Lota, karakter lain yang kembali di sini seperti Olivia, Night’s Champion Julien,  Enlistment Corps Captain Mercedes Marten, dan juga penjaga toko Mountebank (penampilan mereka bisa kamu lihat di atas).

Sebagai game free-to-play, tentu saja seperti tipikal game lain yang ditawarkan gratisan, developer mendapatkan duit dari in-app purchase. Capcom memang belum dijelaskan detail seperti apa sistem monetizing yang akan dijalankan untuk menyedot limit kartu kredit para pemain Dragon’s Dogma Quest ini. Namun yang jelas ketika pertama memainkannya, kamu hanya bisa mengakses beberapa karakter saja, seperti Cyclops, Lamia, dan Behemoth. Sisanya? Mungkin hanya bisa didapatkan dengan membelinya. Harganya? Dengan banyaknya kelas karakter di sini, semoga saja Capcom tidak menerapkan cara yang sama seperti Square Enix melalui Final Fantasy All the Bravest. Sedangkan untuk versi iOS-nya, Capcom mengatakan akan segera tersedia dalam beberapa hari ke depan.

Untuk versi PS Vita-nya, yang dikonfirmasikan lebih awal, ternyata justru baru dirilis akhir tahun nanti. Kedua versi tersebut sementara ini juga hanya dikonfirmasikan untuk pasar Jepang saja, dimana saat ini gamer di sana justru lebih banyak yang memainkan game melalui smartphone dan tablet, pasar yang sepertinya coba ditarget oleh Capcom.

[nggallery id=681]

Sumber: Capcom


SHARE
Previous articleNonton Yuk: Walkthrough Pacific Rim The Video Game
Next articleBrick Force, Serunya Main Perang-perangan dengan Brick
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.