Ada Campur Tangan Animator Indonesia di Suksesnya Pacific Rim

Sumber foto: Detikhot

Tak dipungkiri kalau film terbaru besutan Guillermo del Toro, Pacific Rim, merupakan salah satu film terbaik tahun ini meski gaungnya tak sebesar Iron Man 3 kemarin. Tak hanya efek visual yang memukau, cerita yang disajikan pun sangat menarik, sehingga tak heran kalau film ini menuai banyak pujian dari para penikmat film.

Berbicara tentang efek visual dari Pacific Rim, tahukah kamu kalau ada animator asal Indonesia yang ikut dalam pembuatan efek visual dari film tersebut?

Ia bernama Ronny Gani, animator asal Indonesia yang bekerja di Industrial Light & Magic (ILM) Singapore (masih satu grup Lucasfilm). Dikutip dari Detikhot, pria kelahiran Jakarta, 16 Maret 1983 ini awalnya tidak pernah berpikir untuk terjun di dunia animasi, bahkan ia tidak pernah memperoleh pendidikan formal tentang art & animation, baik itu sekedar kursus ataupun sekolah khusus. Setelah lulus kuliah, ia mendapat pekerjaan pertama sebagai animator di Infinite Frameworks (IFW) Batam, enam bulan setelah itu ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan Lucasfilm Singapura.

Di ILM SG, Ronny memiliki job title Animator, dimana perannya adalah menggerakan karakter digital sesuai dengan keinginan sutradara. Tanggung jawabnya adalah membuat karakter animasi tersebut memiliki gerak tubuh yang terlihat seolah-olah mereka benar-benar hidup.

Tak hanya ikut dalam mengerjaan animasi dari film Pacific Rim, sebelumnya Ronny juga terlibat dalam pengerjaan film The Avengers garapan sutradara Joss Whedon. Dan setelah The Avengers dan Pacific Rim, ia pun antusias menunggu proyek film animasi berskala besar lainnya.

Sumber: Detikhot


SHARE
Previous articleLytogame Girls Star 2013 Siap Memasuki Tahap Voting
Next articleKamu Bisa Bertemu dengan Cid di Final Fantasy XIV: A Realm Reborn!
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.