Efek Samping Kebangkrutan Atlus, Akan Dibeli oleh Nintendo?

Kabar mengenai kebangkrutan Atlus pada akhir bulan Juni lalu makin santer, ketika Index Corporation mengkonfirmasikan kebangkrutannya. Atlus yang menjadi nilai jual utama dari Index Corporation, kabarnya akan dijual. Dan tebak, Nintendo akan membelinya!

Index Corporation sendiri adalah perusahaan holding yang besar dengan banyak varietas bidang yang dipegang, mulai dari Atlus sendiri sebagai studio pengembang video game, studio film, anime, infrastruktur telekomunikasi, dan tim sepakbola. Seperti konglomerat Amerika tradisional, Index tidak memiliki inti bisnis utama, mereka benar-benar memegang banyak bidang.

Index Corporation ditengarai melakukan kecurangan dalam masalah keuangan, yang berujung pada kebangkrutan Atlus. Saham Atlus sudah mulai dilelang pekan depan. Index pun pada intinya sudah bangkrut, dan begitu pula dengan Atlus.

Tapi sejauh ini, yang tertarik untuk membeli saham Atlus dengan kebangkrutannya tersebut adalah Nintendo. Beberapa waktu terakhir ini, Nintendo juga sudah cukup sering bekerja sama dengan Atlus (yang agak terasa aneh karena memang mereka berdua jarang bekerja sama), mengindikasikan bahwa Nintendo akan membeli Atlus. Atau mungkin hal tersebut memang sengaja dilakukan Nintendo, karena mereka telah merencanakan hal tersebut dan memperkirakan kalau Atlus nantinya menjadi bagian dari mereka.

Bukti nyata kebangkrutan Atlus ini juga mulai terlihat pada beberapa waktu belakangan. Atlus yang dulunya merilis game-game kebanyakan untuk konsol milik Sony (serial Shin Megami Tensei: Persona), lambat laun mulai merilis game untuk banyak konsol dan platform. Dan belakangan ini, mereka sering bekerja sama dengan Nintendo, terbukti dengan perilisan versi port Devil Summoner: Soul Hackers dan yang sedang melejit saat ini, Shin Megami Tensei IV untuk 3DS. Memang bukan hal baru sih, karena dulunya serial Trauma Center milik Atlus juga dirilis untuk konsol Nintendo.

Tapi proyek-proyek baru Atlus semakin memperjelas kebangkrutan mereka dan akan dibeli oleh Nintendo. Paling terlihat adalah dari Shin Megami Tensei IV, yang mendapatkan promosi crossover besar dengan Fire Emblem. Secara spesifik, jika kamu mendaftarkan game Shin Megami Tensei IV dan Fire Emblem: Awakening milikmu ke Club Nintendo sebelum tanggal 31 Agustus 2013, kamu akan mendapatkan kredit eShop setara dengan 30 US$ (sayangnya hanya untuk region Amerika Utara). Nintendo selama ini tidak pernah melakukan hal tersebut kepada developer game third-party. Tidak pernah sama sekali. Kamu tidak akan pernah melihat diskonan khusus untuk game Mario and Sonic at the Sochi 2014 Winter Olympic Games kalau kamu membeli game Sonic Lost World dan Super Mario 3D World.

Kolaborasi Nintendo dengan Atlus melalui SMT IV dan Fire Emblem: Awakening

Tapi bukti nyata terbesar bahwa Nintendo akan membeli Atlus di ambang kebangkrutannya bukan itu, tapi judul crossover mereka yang beberapa waktu lalu sempat dikonfirmasikan, yakni Shin Megami Tensei X Fire Emblem yang saat ini tengah dikembangkan untuk Wii U. Proyek ini adalah proyek crossover terbesar kedua bagi Nintendo setelah serial Mario & Sonic Olympic. Bahkan kabarnya beberapa waktu belakangan ini Atlus sering kali bekerja sama dengan Intelligent Systems, tim di balik pengembangan serial Fire Emblem.

Jika memang benar demikian, maka Nintendo akan semakin berdigdaya dengan tambahan Atlus sebagai pihak developer third party baginya. Makin banyak pengembangan game-game baru yang mereka tangani, juga akan mengembangkan sisi bisnis bagi Nintendo sendiri. Kolaborasi terbaru mereka pun juga tampaknya cocok.

Terlebih, beberapa perusahaan game lain sepertinya tidak terlalu tertarik dengan kebangkrutan Atlus. Sony mungkin menjadi ancaman terbesar, jika mereka tertarik untuk membeli Atlus, mereka pasti dengan mudah mengalahkan Nintendo. Square Enix juga bisa jadi kandidat lain, meski mungkin saat ini diperkirakan mereka tidak memiliki banyak dana seperti dulu. Capcom atau Konami bisa saja membelinya, tapi rasanya tidak ada sinergi yang sinkron di antara mereka dengan Nintendo. Microsoft dan developer-developer barat lain pastinya tidak memusingkan hal ini.

Meski demikian, hingga saat ini Atlus masih berjalan normal seperti sedia kala, jadi tidak ada kabar mengenai penundaan atau bahkan pembatalan game-game terbarunya. Jika benar demikian nantinya Nintendo akan membeli Atlus, bisa jadi nantinya game-game terbaru milik Atlus akan dirilis untuk konsol Nintendo. Bagaimana dengan nasib Shin Megami Tensei: Persona 5 ya? Kalau saya sendiri sih mungkin akan mendukung hal tersebut, karena hingga sekarang Nintendo (terutama dengan 3DS miliknya) mengungguli penjualan handheld bahkan platform lainnya. Dan game-game Atlus jika dirilis di konsol Nintendo pastinya juga akan menjadi hit besar karena banyak sekali gamer yang sudah memiliki konsol Nintendo.

[ Sumber : Digitaltimes ]