BlackBerry A10 “Aristo” Kembali Mencuri Perhatian, Terlihat Lebih Tinggi dan Lebar dari Z10

Mulai pertengahan Juli kemarin kami mendengar kabar jika BlackBerry (dulunya RIM) tengah menyiapkan penerus BlackBerry Z10, dengan kode nama A10. Paling menonjol nenjadi perubahannya adalah layar yang membesar. Seminggu kemudian kami mendapatkan informasi lain, yang menyebutkan jika A10 juga mengajukan prosesor yang lebih cepat. Yang terbaru, akhirnya kita bisa melihat langsung seperti apa penampilan A10 tersebut.

Seperti yang kami ungkapkan sebelumnya, BlackBerry A10 alias “Aristo” ini menjadi pengganti Z10 dengan layar yang lebih lega/ BlackBerry memilih material Super AMOLED dengan bidang 5-inchi serta resolusi HD alias 720 x 1280-pixel yang kerapatannya 295-ppi (yang lebih rendah dari Z10 dan Q10), jatah RAM 2 GB, dan prosesor dual-core, mengindikasikan bahwa tipe baru ini dibuat dengan tujuan untuk eksploitasi multimedia, atau justru gaming. Mendukung hal itu, prosesor dual core-nya juga di-set di kecepatan yang cukup tinggi, mencapai 1.7 GHz, bukanya 1.5 GHz seperti pada Z10, dilengkapi GPU Adreno 320 pada kecepatan 400 MHz, menjadikannya setara dengan Sony Xperia SP.

Sedangkan informasi baru yang kami dapatkan menunjukkan detail penampilan eksternal smartphone ini, dan sesuai dugaan sebelumnya, dengan layar yang membesar membuat dimensinya membengkak (lebih tinggi dan lebar) dibandingkan Z10 yang layarnya hanya 4.2-inchi saja. Selain itu, sesuai laporan kami sebelumnya, material casing belakangnya sepertinya akan dibuat berlapis Kevlar seperti pada Motorola Droid RAZR XT910. Namun bedanya, di sini bisa dilepas, dan bisa jadi juga tidak anti cipratan air seperti pada Droid RAZR. Untuk tebalnya sudah diketahui dari label di balik casing belakangnya, yang tertulis jika A10 ini memiliki ketebalan 9.4-mm, dibandingkan 9-mm pada Z10, dan juga memiliki lapisan metal di balik cover belakangnya.

Sementara itu bisa kamu lihat videonya di bawah, yang menunjukkan keseluruhan desain BlackBerry A10 ini.

Sumber: Tinhte


SHARE
Previous articleSony Pictures Usung Gran Turismo ke Layar Lebar!
Next articleSony Kembali Menebar Janji Upgrade ke Versi Baru Android Jelly Bean
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.