Samsung Teruskan Strategi “Mega,” Galaxy Note III Akan Muncul dengan Tiga Ukuran Layar!

Sebelumnya kami mengetahui jika Samsung dikabarkan memilih layar berukuran 5.9-inchi untuk phablet terbaru mereka Galaxy Note III, kemudian rumor lainnya menyebutkan jika chipset yang digunakan beralih dari Exynos 5 Octa menjadi Snapdragon 800, lalu desainnya juga diklaim akan mengadopsi konsep bezel yang tipis seperti Galaxy S4. Apa lagi yang baru dari phablet Galaxy Note III?

Sebelum Samsung pertama kali mengumumkannya dalam sebuah press release sebelum event IFA (Berlin Radio Show) di Berlin 4 September mendatang, kembali muncul spekulasi baru sehubungan ponsel-tablet terbaru Samsung itu. Disebutkan jika nantinya Galaxy Note III justru akan mengajukan ukuran layar 5.7-inchi (mengecil dari rumor sebelumnya), jatah RAM 3 GB (meningkat dari rumor sebelumnya yang 2 GB), kamera 13-megapixe, dan langsung menggunakan Android 4.3 Jelly Bean (sebelumnya disebutkan mengoperasikan Android 4.2.2). Selain itu kembali dipastikan melalui bocoran data spesifikasi, bahwa phablet ini akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 800 yang mendukung koneksi 4G LTE-Advance.

Ukuran layar 5.7-inchi sepertinya nanggung ya, apalagi Samsung memiliki Galaxy Mega 5.8 yang layarnya 5-8-inchi. Namun bagaimana jika Galaxy Note III ini muncul dengan beberapa pilihan layar? Ya, rumor lain menyebutkan jika Samsung berencana menawarkan phablet tersebut dalam tiga ukuran layar. Sebelumnya disebutkan jika Galaxy Note III itu akan datang dengan kode seri SM-N900, dan kini berdasar data dari Zauba, sebuah website logistik yang mencatat data pengapalan barang ekspor-impor di India, didapatkan fakta lain, jika kode N900 tersebut nantinya memiliki beberapa ukuran layar!

Di sana (gambar di atas) disebutkan jika Galaxy Note III terdaftar dengan ukuran layar 5.5-inchi, 5.7-inchi dan 6-inchi (semuanya dipastikan memiliki resolusi full HD 1080×1920-pixel), yang semuanya dikapalkan ke India untuk keperluat R&D. Seandainya data tersebut benar, maka Galaxy Note III ini masuk sebagai bagian strategi menawarkan beberapa ukuran layar berbeda melalui Galaxy Mega (ada yang 5.8 inchi dan 6.8-inchi). Dari website yang sama, juga tertulis beberaa kode seri lainnya, seperti SM-N900A, SM-N900AI, SM-N900P, SM-N900R4, SM-N900S, SM-N900T dan SM-N900V. Apa saja perbedaan dari tiap kode seri tersebut?

Seperti kita ketahui, Samsung sering merilis Android mereka dengan beberapa chipset berbeda untuk region tertentu. Dan untuk region yang berbeda, kode serinya pun juga tidak sama. Seperti Galaxy S4 di Indonesia/internasional memiliki kode seri GT-i9500, namun ada juga yang kode serinya GT-i9505 dengan chipset Snapdragon 600, atau SHV-E300K/S/L untuk pasar Korea. Dan berikut arti setiap kode seri Galaxy Note III.

  • SM-N900 – versi internasional yang nantinya akan menggunakan chipset Exynos SoC dengan clock speed 2.3GHz
  • SM-N9005 – versi internasional yang menggunakan Snapdragon SoC (kemungkinan besar Snapdragon 800)
  • SM-N900A – versi U.S untuk operator AT&T
  • SM-N900T – versi U.S untuk operator T-Mobile
  • SM-N900V – versi U.S untuk operator Verizon
  • SM-N900S – versi U.S untuk operator Sprint
  • SM-N900R4 – belum diketahui
  • SM-N900P – belum diketahui

Yang masih menjadi pertanyaan adalah jenis layar yang akan digunakan nantinya. Awalnya disebutkan menggunakan Super AMOLED, namun bisa jadi juga Samsung pertama kali akan menerapkan Flexible OLED (layar yang bisa ditekuk, seperti gambar di atas) untuk phablet tersebut, atau juga LCD untuk beberapa varian. Masuk akal akan ada material layar yang berbeda, karena jika benar ukuran layarnya nanti juga ada tiga.

Sumber: Techkiddy


SHARE
Previous articlePlayStation 4 vs PlayStation 3, Ternyata Konsol Terbaru Sony Begitu Kecil Ukurannya!
Next articleAcara Anime dan Budaya Pop Jepang Terbesar di Asia Kembali ke Indonesia Melalui AFA ID 2013!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.