Kingdom Under Fire II Akan Dirilis Pertengahan Tahun 2014!

Kingdom Under Fire II tentunya adalah salah satu game online yang paling ditunggu oleh para gamer di Indonesia. Grafisnya yang memukau serta banyaknya elemen-elemen baru yang sebelumnya tidak ada di game-game online pada umumnya. Siang ini saya berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan perwakilan dari Qeon Interactive, Conrad Jiwandono, Business Development Manager Qeon serta Vidy Onadi, Director of Finance & Business Development Qeon dan membahas perkembangan dari Kingdom Under Fire II.

Salah satu pertanyaan utama saya adalah, apa yang membuat Qeon berani membawa game sekelas Kingdom Under Fire II, yang memiliki unsur RTS, ke Indonesia. Seperti kita semua ketahui, kebanyakan gamer yang memainkan game online adalah pengguna warnet yang kebanyakan masih anak-anak serta usia sekolah yang belum tentu mengerti game jenis RTS. Vidy menjawab bahwa Qeon ingin mencoba membawa perubahan dengan game bergenre baru. Terlebih selama beberapa tahun terakhir ini rata-rata game online cenderung hanya mengusung genre MMORPG.

“Kita tahu orang sudah capek dengan MMORPG yang begitu-begitu saja, dengan Kingdom Under Fire II, kita membawa sesuatu yang baru dengan gabungan beberapa genre game dan tentunya berkualitas tinggi,” jelas Vidy panjang lebar. “Unsur RTS di Kingdom Under Fire II tidak sesulit game RTS pada umumnya. Game ini dibuat sesimpel mungkin dan cukup dengan tutorial yang sudah disediakan, orang akan dengan mudah mempelajari kontrol dalam game ini karena memang kontrol yang digunakan tidak banyak, hanya sekitar 10 tombol,” ujar Conrad menambahkan.

Bagi kamu yang sudah melihat gameplay dari Kingdom Under Fire II pasti setuju kalau game ini memiliki grafis yang luar biasa detail untuk ukuran game online. Ternyata, game ini dapat dimainkan dengan spesifikasi komputer yang tidak terlalu tinggi loh! Bahkan hanya dengan menggunakan kartu grafis GeForce 7600GT 256 MB 128 Bit saja game ini masih lancar untuk dimainkan. Namun memang ukuran client game ini cukup besar. “Pertama kita terima, size clientnya lumayan besar, sekitar 11 GB. Tapi kita baru saja mendapat versi terbaru yang lebih kecil. Memang belum final, tapi size minimal dari client Kingdom Under Fire II ada di kisaran 4GB, namun itu tidak akan mengurangi kualitas grafisnya kok,” terang Conrad.

Menurut Conrad dan Vidi, Kingdom Under Fire II akan dirilis antara kuartal kedua atau ketiga tahun 2014 nanti. Kenapa lama sekali? Vidi menjelaskan bahwa Qeon ingin menghadirkan game yang benar-benar sempurna. “Kita lebih baik lama dalam proses pengembangan tapi menghasilkan game yang perfect. Terlebih lagi game ini adalah salah satu major title, kita tidak ingin ada kesalahan ketika game ini sudah dirilis” jelas Vidy. “Jika semua berjalan lancar, ada kemungkinan kita akan menunjukkan versi terbaru Kingdom Under Fire II di event Indonesia Game Show 2013 di bulan September nanti. Selain itu, ada satu judul game lagi yang bakal kita umumkan di IGS nanti,” timpal Conrad memberi sedikit bocoran. Untuk model bisnis yang akan digunakan pun diakui oleh Conrad dan Vidi belum ditetapkan, apakah akan free to play atau freemium dengan menggunakan item mall. Qeon masih fokus untuk menyempurnakan game ini terlebih dahulu.

Nah bagi kalian yang sudah menunggu game ini sepertinya masih harus kembali bersabar. Karena Conrad dan Vidy pun belum bisa memastikan kapan sesi close beta pertama akan dibuka dengan kemungkinan terbesar adalah awal tahun depan. Tapi tidak perlu khawatir, karena walaupun lama, kualitas Kingdom Under Fire II tidak lagi perlu diragukan! Jangan lupa juga untuk datang ke Indonesia Game Show 2013 dan mampir ke booth Qeon ya! Siapa tau kamu beruntung bisa melihat secara langsung seperti apa Kingdom Under Fire II itu.


SHARE
Previous articleSentinel Muncul di Viral Marketing Untuk X-Men: Days of Future Past
Next articleMicrosoft Membuka Pemesanan Awal Kontroler Xbox One
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.