Siapkan Senjatamu! Dragon’s Crown Terjual Lebih dari 300k Unit!

Dragon’s Crown resmi menjadi game tersukses Vanillaware! Lewat akun Twitter, Atlus Jepang (publisher Dragon’s Crown) menyebutkan bahwa dalam seminggu game ini telah terjual sebanyak 300.000 kopi (angka gabungan PS3 dan PS Vita). Atlus juga menyebutkan bahwa banyak retail yang kehabisan stok, dan mereka menyarankan agar kustomer mempertimbangkan untuk membeli versi digital-nya di PS Store.

300.000 dalam satu minggu? Ini adalah angka yang cukup fantastis untuk genre se-niche Dragon’s Crown. Perlu diketahui, ini baru angka penjualan di Jepang saja. Saya berharap (dan optimis) game ini juga akan meledak di pasar Amerika dan Eropa.

Pilih mana: PS3 yang lebar atau PS Vita yang personal?

Hingga artikel ini ditulis, saya pribadi belum puas memainkan game ini. Saya baru mencoba sedikiiit versi PS3-nya. Yap, saya termasuk korban sold out. Para reseller di Indonesia yang saya kenal sudah kehabisan Dragon’s Crown untuk PS Vita (region 1). Kabarnya, stok baru akan datang lagi setelah Lebaran. Karena sejak awal saya memang berniat untuk memainkan versi Vita-nya, maka saya menolak untuk larut terlalu dalam di versi PS3.

Sembari menunggu, mari kita lihat klip gameplay 14 menit dari versi Jepang Dragon’s Crown:

Bagi yang sudah main, ayo tuliskan pendapat kamu tentang game ini di kolom komentar. Beberapa yang menarik akan saya angkat di artikel Starter Guide Dragon’s Crown yang sedang saya tulis.


SHARE
Previous articleOh, Square Enix. Mau kau bawa ke mana Final Fantasy?
Next articleTutorial Bermain Combo, Card Game Seru dari Stormidea Games
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.