PlayStation 4 Bisa Menampung 2000 Teman, dan Kecepatan GPU Xbox One Juga Ditingkatkan

Meskipun perilisannya masih lama, dengan rencana awal November mendatang, namun antara Sony dan Microsoft masih terus mengupdate fitur konsol terbaru mereka agar tidak kalah bersaing satu sama lain. Seperti Sony, melalui channel YouTube PlayStation Access pertengahan Juli lalu merilis video 20 hal yang mungkin belum kamu ketahui dari PlayStation 4. Dan berlanjut akhir bulan lalu dengan video lain yang mencoba menjawab beberapa pertanyaan lain yang mungkin belum terjawab.

Melalui video baru tersebut, kembali kita mendapatkan data baru. Seperti kita ketahui sebelumnya, konsol Sony tersebut konsep awalnya memang mengajukan fitur sosial, memberi kita dashboard khusus untuk berinteraksi dengan semama teman layaknya jejaring sosial. Pertanyaannya, jika jejaring sosial yang kita kenal seperti Facebook dan Twitter tidak memberi batasan yang jelas berapa banyak Friend atau Follower yang bisa kita tambahkan, maka kini kita bisa tahu berapa banyak teman yang bisa diajak berinteraksi di tengah interface PlayStation 4.

Menurut video terbaru PlayStationAccess, kamu bisa menambahkan maksimal hingga 2,000 friend. Well, itu tidak sampai separuh dari maksimal teman yang bisa kamu miliki di Facebook (banyak yang menyebutkan batasan teman di Facebook adalah 5000 – 6000). Namun jika dibandingkan dengan rivalnya, Xbox One sendiri hanya memberi kita opsi menambahkan teman hingga 1000 saja — meskipun itu sudah 10 kali lebih banyak dari Xbox 360.

PS4 Q&A: 10 Of Your PlayStation 4 Questions Answered

Microsoft Tingkatkan Kecepatan GPU XBox One

Itu update dari sisi Sony. Microsoft sendiri juga memberi pernyataan baru sehubungan dengan Xbox One. Seperti yang kami ulas cukup dalam melalui artikel PlayStation 4 vs Xbox One, dari segi perangkat keras, di atas kertas memang XBox One kalah beberapa poin. Namun mungkin data baru yang mereka ungkapkan terakhir bisa sedikit merubah ekspetasi.

Menurut Xbox Live director of programming Larry Hryb (atau lebih dikenal sebagai Major Nelson), melalui podcast bersama  Xbox chief product officer Marc Whitten, diketahui jika GPU Xbox One ketika dirilis nanti akan sedikit meningkat kemampuannya. Sama seperti PlayStation 4, Xbox One menggunakan GPU custom produksi AMD yang secara konfigurasinya mirip dengan Radeon HD 7790. Untuk versi finalnya ketika dirilis November nanti, Microsoft akan meningkatkan clock speed GPU Xbox One dengan 53 MHz sejak konsol tersebut didemokan selama E3. Dengan demikian clock speed standar GPU tersebut menjadi 853 MHz (meningkat sekitar 6% dari 800 MHz). Selain itu, Microsoft juga membangun ulang driver GPU Xbox One untuk mengoptimalkan kinerjanya.

Peningkatan clock speed GPU Xbox One ini menjadi satu wujud rumor yang berhembus sepanjang Juli lalu, bahwa Microsoft memang berencana meng-upgrade beberapa poin perangkat keras Xbox One agar bisa berkompetisi lebih baik dengan PlayStation 4. Dua poin yang banyak disebut-sebut adalah RAM, yang akan ditingkatkan dari 8 GB menjadi 12 GB, serta clock speed GPU. Dan ternyata untuk GPU bukan sekadar rumor. Tinggal mengenai RAM-nya saja, dan seandainya benar, sepertinya akan membuat Xbox One lebih menarik daripada PlayStation 4.

Sedangkan jika bicara GPU, antara Xbox One dan PlayStation 4 awalnya sebenarnya sama men-set kecepatan GPU pada 800 MHz. Namun jumlah core GPU-nya yang berbicata. Pada konsol Microsoft hanya 768 saja, sedangkan Sony menawarkan 1152 shader core. Mau GPU pada Xbox One ditingkatkan sampai batas maksimal GPu tersebut pada 1 GHz, tetap saja masih di bawah kemampuan GPU PlayStation 4. Sebelum ditingkatkan, GPU shader Xbox One adalah 1.25 TeraFLOPS/detik, dibandingkan pada PlayStation 4 yang mencapai 1.84 TeraFLOPS/detik. Jika Microsoft meningkatkan kecepatan GPU sekitar 6.6%, maka seharusnya saat ini kinerja GPU Xbox One sekitar 1.33 TeraFLOPS/detik. Masih di bawah PlayStation 4. Atau jika dibandingkan dengan salah satu GPU terkini untuk PC, AMD Radeon HD 7990 memiliki 4096 GPU shader core, meskipun harga satu GPU itu saja sudah mencapai US $1,000.

PlayStation 4 sendiri juga memiliki tipe memory yang lebih cepat, GDDR5, dibandingkan Xbox One DDR3. Meskipun di dalam Xbox One juga ada 32MB eSRAM untuk membantu memperkecil perbedaan bandwitdh memory dengan PlayStation 4, bahkan itu juga bisa menjadi solusi yang lebih baik, walaupun tetap saja akan mempersulit developer untuk memaksimalkannya daripada mereka hanya dihadapkan pada satu jenis RAM saja seperti pada PlayStation 4.

Bagaimana dengan Sony? Meskipun mereka masih bungkam dengan beberapa langkah Microsoft yang meng-upgrade kekuatan hardware Xbox One, namun pertengahan Juli lalu ada rumor yang menyebutkan jika Sony juga diprediksi akan meningkatkan kecepatan prosesor PlayStation 4. Kami mengulas melalui artikel sebelumnya, jika prosesor Xbox One dan PlayStation 4 sama-sama berjalan pada kecepatan 1.6 GHz. Namun bocoran dokumen development kit FCC (semacam badan uji sertifikasi perangkat elektronik di Amerika), disebutkan jika PlayStation 4 versi  Development Kit dengan kode DUH-D1000AA memiliki “max clock frequency” hingga 2.75GHz, atau nyaris dua kali kecepatan 1.6 GHz yang sementara ini kita percayai. Dan kecepatan 1,6 GHz itu sendiri sebenarnya hanya prediksi saja, karena Sony (dan juga Microsoft) sama-sama belum mengklaim berapa kecepatan prosesor kedua sistem game mereka itu.

Selain menyebutkan kecepatan prosesor, development kit tersebut juga menuliskan adanya lampu indikator dan port tambahan, walaupun mungkin tidak kita temukan dalam versi produksi yang akan dijual Sony akhir tahun nanti. Namun untuk kecepatan prosesornya, karena semantara ini delapan core 1.6 GHz juga belum bisa dikatakan pasti, kita bisa berharap ada update baru yang menegaskan berapa sebenarnya clock speed prosesor PlayStation 4, dan juga Xbox One nantinya.


SHARE
Previous articleAcer Umumkan Liquid Z3, Android Mini yang Lengkap, Langsung Dengan OS Jelly Bean
Next articleUbisoft: Assassin’s Creed akan Memiliki Ending Suatu Saat Nanti
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.