Lenovo Tawarkan Entry Level IdeaPhone A706, Snapdragon Quad-core yang Hanya 1.9 Jutaan!

Sebelumnya Lenovo mungkin hanya dikenal sebagai brand notebook saja di Indonesia, namun setahun belakangan mereka makin gencar melakukan penetrasi ke pasar smartphone. Beberapa tipe Android mereka yang sukses di pasaran lokal seperti seri Lenovo S800 dan Lenovo S890. Khusus S890 menjadi yang paling fenomenal, karena begitu banyaknya peminat, stock di pasaran pun dengan cepatnya ludes, dan Android Jelly Bean berlayar 5-inchi tersebut sempat diperjual-belikan lebih tinggi dari nilai standarnya. Apa yang membuatnya menarik adalah desain yang cantik, kualitas build yang baik, spesifikasi tinggi, namun dengan harga yang terjangkau untuk ukuran brand sebesar Lenovo. Dan tampaknya Lenovo bisa mengulang kembali sukses S890 dengan tipe terbarunya yang mulai dijual akhir Juli lalu, Lenovo IdeaPhone A706.

Melihat namanya, seri “A” sejatinya memang menjadi tipe entry level Lenovo. Sebelumnya untuk seri “A” kita sudah mendapatkan Lenovo A690, A800 dan yang terbaru juga, Lenovo A390. Namun baru A706 saja yang mengajukan paket lengkap, seperti dibekali prosesor yang sudah quad-core dan desain yang manis, apalagi dengan banderol harga termurah di kelasnya, yaitu hanya Rp. 1.9 jutaan. Desain eksternalnya yang memang menggoda. Di Indonesia Lenovo membawa versi warna putih saja. Keseluruhan warna putihnya sendiri tidak nge-doff seperti pada Lenovo S720 dan S890. Pada sisi depan, menggunakan material plastik putih glossy, sedangkan pada casing belakangan ada kombinasi two tone, putih glossy di sisi bawah, dan sisi atasnya berlapis warna silver yang material doff untuk memberi dukungan yang baik selama menggenggamnya. Penulis menyukai konsep warna two tone tersebut, membuat Android yang memiliki dua slot kartu GSM ini tidak membosankan.

Kemudian dari sisi layar, Android yang di negara asalnya disebut sebagai LePhone A706 ini mengajukan bidang 4,5-inchi dengan resolusi yang sama seperti Lenovo A800, yaitu 480×854-pixel, dengan material IPS serta kerpatan pixel 218-ppi. Seperti tipikal Lenovo lain, layar IPS mereka cukup jernih dengan tingkat pencahayaan tinggi, warna terlihat natural, serta mendukung pengoperasian multi-touch hingga 5 sentuhan.  Di atasnya, tepatnya di sisi kiri speakerkamu dapati kamera sekunder dengan resolusi yang hanya VGA atau 640×480-pixel. Cukup untuk aktivitas video call/chat.

Sedangkan di sisi kanannya terletak dua sensor pendukungnya, proximity dan light sensor. Keduanya berperan mengatur hidup/mati layar ketika didekatkan dengan suatu obyek (biasanya telinga), serta mengatur kecerahan layar menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang masuk. Kemudian di bawah layar penulis mendapatkan tiga tombol softkey utama khas Lenovo, yaitu tombol menu (tepat di bawahnya ada lubang mic utama), home dan back. Ketiganya bisa menyala dengan pencahayaan yang cukup terang, dan bisa diatur waktu aktifnya memanfaatkan dukungan light sensor.

Masih di sisi eksternalnya, beberapa tombol dan port I/O menghiasi setiap sisi A706. Mulai di sisi kanan, kita mendapatkan dua tombol volume, tombol power di sisi atas-kanan, port audio 3.5-mm di sisi atas-kiri, dan port micro USB di sisi kiri-atas. Kemudian di belakang, kita bisa temukan kombinasi warna two tone yang membuatnya terlihat khas. Kamera utama 5-megapixel dengan LED flash diposisikan di tengah, sebuah posisi yang ideal (dibandingkan di pinggir-atas seperti beberapa smartphone lain) karena ketika aktifitas memotret, kamera tersebut tidak rentan tertutup jari tangan.

Agak jauh ke bawah dari lensa kameranya, kamu temui satu corong loud speaker yang mendapat embel-embel pemrosesan audio Dolby Digital Plus. Walaupun tipe “A” masuk entry level, rupanya Lenovo tidak sungkan menawarkan fasilitas multimedia Dolby Digital seperti yang biasa kita temukan untuk tipe multimedia mereka, seperti Lenovo S560 dan S720. Hanya saja walaupun sudah Dolby, fitur tersebut hanya terasa efeknya selama mendengarkan musik melalui headset saja, karena kualitas speakernya bisa dikatakan setara A800, keras namun cenderung agak pecah pada volume tertinggi.

Overall dari sisi eksternal, smartphone dengan dimensi fisik 69 x 136 x 10.4 millimeter dan berat 130 gram ini sangat nyaman digenggam dan dioperasikan dengan satu jari, karena memang ukuran layar 4.5-inchi adalah ukuran paling ideal dan tidak merepotkan untuk penggunaan satu tangan.

Selain desain eksternalnya yang cantik, penulis yakin konfigurasi perangkat keras A706 juga menarik siapa pun yang ingin meminangnya. Berbeda dengan tipe Lenovo sebelumnya yang mayoritas menggunakan chipset MediaTek, kini mereka justru memilih berpartner dengan nama besar Qualcomm, dan mengajukan chipset Qualcomm 8225Q melalui seri Snapdragon 200, dengan empat inti prosesor yang kecepatannya 1.2 GHz. Prosesor yang dibangun dari teknologi 45 nm ARM Cortex-A5 tersebut seharusnya mampu dipacu hingga 1.4 GHz, namun Lenovo memilih menurunkannya ke level 1.2 GHz saja. Selain itu, Snapdragon 200 ini juga memiliki GPU Adreno 203, dan didukung memory RAM sebesar 1 GB untuk menunjang kebutuhan multi-tasking. Secara spesifikasinya, A706 ini setara dengan brand lokal lain, seperti Mito A355 yang RAM-nya hanya 512 MB, atau Smartfren Andromax U LE yang RAM-nya hanya 768 MB dan slot SIM primernya dikunci untuk kartu CDMA Smartfren.

Konfigurasi quad-core tersebut sudah lebih dari cukup untuk menjalankan semua kebutuhan komputasi Android 4.1 Jelly Bean yang menjadi OS standarnya. Gejala lag selama penulis berinteraksi dengan antar muka IdeaPhone UI tidak terasa, pun sudah meng-install banyak aplikasi ke dalamnya. Bicara aplikasi, Lenovo menawarkan internal storage berkapasitas 4 GB di sini, yang dibagi dalam dua jenis, internal storage 2.10 GB yang bisa dijadikan acuan untuk meng-install aplikasi yang tidak mungkin dipindah ke eksternal storage / micro SD. Sedangkan USB storage-nya tersedia sekitar 1.49 GB. Jika 1.5 GB tersebut kurang, kamu bisa memasangkan microSD, yang mendukung kapasitas hingga 32 GB.

Fitur lain yang bisa kamu dapatkan di A706 ini antara lain, sensor accelerometer dan magnetometer dengan digital compass (selain proximity dan ambient light sensor), koneksi data GSM HSDPA, WiFi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth v3.0, GPS dengan A-GPS, FM radio (memerlukan headset untuk mengoperasikannya), dan baterai 2000 mAh yang bebas untuk diakses (karena memang untuk mengakses kedua slot kartu SIM-nya kamu perlu melepaskan baterainya dulu).

Lenovo A706 Key Feature:

  • Dual SIM GSM, Dual Standby, 3G / HSPA DL 14.4 Mbps, UL 5.76Mbps
  • 1.2 GHz Quad Core Snapgradon MSM8225Q Processor
  • Android OS Jelly Bean 4.1.2
  • 1GB RAM + 4GB ROM (bisa diperbesar melalui micro SD hingga 32GB)
  • Layar 4.5 inches IPS Capacitive Touchscreen 16 juta warna dengan resolusi FWVGA 854×480-pixel
  • Kamera 5MP dengan Auto-focus & Flash, plus kamera depan VGA
  • Fitur kameranya: Panorama Mode, Burst Mode hingga 16 foto, efek Face Beauty. Merekam video dengan kualitas HD 720p.
  • 2000 mAh Battery. Diklaim hingga 16 jam waktu bicara, dan 230 jam standby
  • Dolby Digital Plus Technology
  • Built-in FM Radio dengan fungsi Recording
  • Dimensi 136 x 69 x 10.4 mm, berat 130 gram
[cb type=”company”]Lenovo[/cb]

SHARE
Previous articleMMOG.Asia Rilis Trailer Perdana DivoSaga!
Next articleSaints Row IV Tawarkan Bundel Fantastis Seharga Sepuluh Miliar Rupiah!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.