Square Enix Buka Open Beta Final Fantasy XIV: A Realm Reborn, Tawarkan Insentif Untuk Para “Veteran”

Meskipun sempat gagal di tahun 2010 lalu, namun Square Enix tampaknya masih memiliki persediaan “Phoenix Down” yang cukup besar untuk membangkitkan game MMORPG terbaru mereka Final Fantasy XIV: A Realm Reborn, yang menurut rencana diluncurkan 24 Agustus nanti untuk mereka para pemesan pre-order. Namun sebelum itu terjadi, akhir pekan kemarin mereka merilis press release dengan kabar baru, yaitu memberi kesempatan kita menjadi pengakses awal dunia Hydaelyn.

Melalui press release-nya, Square Enix mengungkapkan jika mereka pemain PlayStation 3 dan PC bisa berpartisipasi dalam fase beta yang dibuka pada 17 hingga 19 Agustus nanti, sebelum gamenya itu sendiri diluncurkan pada 24 Agustus untuk para pemesan pre-order. Pengguna PC yang mendaftar Final Fantasy 14 version 1.0 in 2010 (sebelum game tersebut akhirnya berhenti beroperasi pada awal November 2012 lalu, mendapatkan kesempatan memainkan A Realm Reborn secara gratis hingga 9 September mendatang.

Kemudian jika mereka memutuskan untuk melanjutkan permainan dengan langganan 30, 60 atau 90 hari, akan mendapatkan tambahan beragam pilihan reward (sesuai lama masa langganan yang dipilih), yang sayangnya tidak dijelaskan wujud reward tersebut. Sementara pemain yang berlangganan selama 90 hari, akan langsung mendapatkan semua reward yang juga didapatkan para pelanggan 1 atau 2 bulan. Mereka juga menambahkan, akan merilis companion app gratisan untuk platform “layar kedua”, yaitu iOS, berupa aplikasi Final Fantasy 14: Libra Eorzea, yang tersedia ketika versi retail game ini tersedia pada 27 Agustus. Sayang, apa fungsi aplikasi ini tidak dijelaskan melalui press release mereka.

Bagimu yang tidak tertarik pre-order dan membelinya secara retail, A Realm Reborn dijual dengan harga US $40 untuk PlayStation 3 dan $30 untuk PC. Untuk harga tersebut, kamu langsung mendapatkan jatah bermain 30-hari trial, dan biaya berlangganan bulanannya ditawarkan dengan tarif mulai S $13 per bulannya. Masuk saja ke halaman game ini di sini jika kalian ingin membeli atau berlangganan. Atau kamu bisa mencoba Dealzon ini, yang memberi diskon hingga 25% untuk paket collector’s-nya.

Sebelum mencoba menjadi peserta open betanya, disarankan kamu pemain PC men-download aplikasi benchmark character creation dari sini, untuk mengukur kemampuan perangkat keras yang akan kamu gunakan selama memainkan game tersebut.

Kemudian melengkapi informasi terakhir yang kami beberkan Juli lalu, yang menyorot para summoner dan “Eidolon” mereka (di sini disebut pet), ternyata job lainnya, yaitu Scholar juga memiliki kemampuan sama. Bukan sepenuhnya pet seperti yang bisa dipanggil Summoner, melainkan kemampuan Scholar hanya sebatas meminta bantuan para peri. Dua diantara peri tersebut adalah Eos dan Selene yang terlihat pada screenshot di atas.

Selain itu, bersamaan dengan konfirmasi open beta, produser Naoki Yoshida yang juga menggelar sesi panel tanya jawab mengungkapkan jika dungeon terkuat dalam A Realm Reborn nanti disebut sebagai “The Great Labyrinth of Bahamut.” Setidanya untuk versi awal. Di sana kamu bakal menemukan boss yang hanya bisa dikalahkan dengan melakukan aksi tertentu yang selama prosesnya terjadi dalam beberapa fase. Tanpa dibantu anggota party yang mampu menghasilkan damage dengan nilai tertentu, kamu tidak mungkin melaluinya. Selain itu juga akan ada damage yang terbagi dengan semua anggota party, dan keempat enggota party-mu harus terkena damage tersebut, sekaligus juga ada karakter yang bertindak sebagai penyalur damage tersebut agar mengenai karakter lainnya. Sepertinya rumit ya. Namun itu belum seberapa, karena ada dungeon lain yang disebut sebagai The Crystal Tower, yang hanya bisa dilalui dengan party beranggotakan 24 orang!

Sumber: Square Enix


SHARE
Previous articleApple Diduga Luncurkan iPhone 5C dan 5S Pada 10 September, Mulai Dijual Seminggu Kemudian
Next articleSmartphone Jelly Bean Terjangkau dari LG, Optimus L1 II Harganya Tak Lebih Dari Sejuta!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.