Galaxy Folder Terlahir Sebagai Samsung Hennessy, Combo Dua SIM + Dua Layar!

Rupanya Samsung benar menawarkan Android dengan desain clamshell. Hari ini melalui website Samsung China, Samsung W789, alias Hennessy dikonfirmasikan, dengan desain folder yang elegan.

Kabar ini tentu banyak ditunggu mereka penggemar ponsel berdesain flip, yang sudah beberapa tahun ini, khususnya untuk smartphone clamshell, menghilang di pasaran. Hanya saja sayangnya Hennessy tidak sepenuhnya sesuai dengan prediksi awal. Spesifikasinya pun tidak sebanding dengan Samsung SCH-W2013 yang sebelumnya dirumorkan menjadi basisnya, namun setidaknya tetap lebih baik dibandingkan generasi pertama smartphone Android clamshell yang mereka tawarkan awal 2012 lalu, yaitu Samsung W999.

Hennessy masih mengajukan konsep dua layar dan dua SIM melalui desain foldernya. Untuk sebagian foldernya, tersedia dua layar sentuh TFT biasa, yang masing-masing dimensinya 3.3-inchi dengan resolusi 320×480-pixel. Sedangkan untuk prosesornya, kamu dapati CPU 1.2GHz quad-core dan 1GB RAM yang menjalankan Android 4.1 Jelly Bean. Tidak disebutkan apa chipsetnya. Namun melihat dukungan dua slot kartu, GSM dan CDMA, sepengetahuan penulis ada dua chipset yang mendukung kongfigurasi tersebut, yaitu dari MediaTek melalui tipe MTK6589 (jika benar, maka GPU-nya PowerVR SGX544), dan dari Qualcomm melalui Snapdragon 200 (dengan GPU Adreno 203).

Seperti tipikal ponsel clamshell lainnya, Hennessy lebih tebal dari smartphone lain karena memiliki dua bagian yang membentuk cangkang. Dalam kondisi tertutup, dimensinya 110.85 x 59.3 x 18.62mm, dan beratnya pun mencapai 208-gram. Cukup berat diandingkan tipikal Galaxy Samsung lainnya, meskipun kapasitas baterai yang ditawarkan juga hanya 1,500mAh. Internal storage-nya tidak disebutkan, namun kamu bisa memperbesarnya nanti melalui slot microSD. Selain microSD, dari balik baterai tersimpan juga dua slot SIM yang mendukung jaringan GSM dan CDMA.

Beberapa spesifikasi lain yang kami ketahui melalui website-nya seperti kamera 5-megapixel dengan flash LED, dan tentu saja fitur standar Android seperti koneksi WiFi, Bluetooth, GPS, sensor gerak, dan adanya tombol khas ponsel tradisional untuk mereka yang suka mengetik secara old-school. Sayang, seperti generasi clamshell kedua, sementara ini hanya khusus China saja. Namun melihat banyak Android dual SIM GSM-CDMA yang cukup banyak diburu di Indonesia (atau negara berkembang lainnya), seharusnya Samsung mau membuat versi internasionalnya. Juga belum diketahui berapa harganya, dan kapan rencana perilisannya di China. Sepertinya kita masih perlu menunggu untuk clamshell yang satu ini.

[cb type=”company”]Samsung Electronics[/cb]

Sumber: Samsung


SHARE
Previous articleBlackBerry Umumkan 9720, Seri Terbaru Dengan Hardware dan Software Dari Era Curve
Next articleReview Elysium: Pertempuran Klasik Antara Kaum Kaya Dengan Kaum Miskin!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.