Splinter Cell Blacklist, Usaha Sam Fisher Pertahankan Amerika Dari Ancaman Teroris

Developer: Ubisoft Toronto, Ubisoft Shanghai (versi Wii U)
Publisher: Ubisoft
Engine: LEAD Engine (Unreal Engine 2.5), dengan efek physic menggunakan engine Havok
Platform: Microsoft Windows, PlayStation 3, Xbox 360, Wii U
Release Date: 20 Agustus 2013
Genre: Action Adventure

Menjelang perilisannya 20 Agustus besok (dari rencana awalnya 20 Maret lalu), Ubisoft merilis video trailer baru untuk Tom Clancy’s Splinter Cell: Blacklist, sekuel kedelapan serial Tom Clancy’s Splinter Cell, sekaligus sekuel langsung Splinter Cell: Conviction, dengan mengambil setting enam bulan pasca Conviction.

Seperti yang telah kami ulas sebelumnya dari artikel ini, di sini Sam Fisher yang sebelumnya menjadi salah satu anggota Third Echelon, diangkat menjadi komandan Fourth Echelon. Fourth Echelon merupakan satuan khusus yang selalu mobile, bermarkas di sebuah pesawat penumpang besar yang disebut C-159 Paladin, dan hanya bergerak atas perintah presiden Amerika Serikat Patricia Caldwell. Misi utama Fourth Echelon adalah menghentikan semua operasi yang dijalankan Third Echelon, dan juga membungkam semua agennya.

Launch trailer | Splinter Cell Blacklist

Selain Sam Fisher, banyak anggota Fourth Echelon yang juga mantan Third Echelon, unit yang telah dibubarkan oleh presiden karena diduga menjadi otak ancaman pembunuhan atas sang presiden. Tugas lain Fourth Echelon juga sama seperti pendahulunya, menghadapi ancaman teroris terhadap pemerintah Amerika Serikat. Namun di tengah melakukan tugas utama tersebut, Sam dan team-nya juga harus memburu The Engineers, sekumpulan teroris beranggotakan 12 orang, dengan sebuah teror ultimatum yaitu “Blacklist,” yang terwujud dalam hitungan mundur. Sembari hitungan mundur itu terjadi, The Engineers juga melakukan serangkaian serangan di berbagai wilayah Amerika. Alasan mereka menarget Amerika adalah karena merasa kehadiran militer negara tersebut terlalu banyak di dunia, mencapai 2/3 negara dunia. The Engineers akan terus menyerang aset Amerika setiap tujuh hari, hingga semua militer Amerika ditarik dari posisinya di negara lain.

Dalam Blacklist, kita bisa melihat kembalinya beberapa karakter prekuelnya, seperti Anna ‘Grim’ Grímsdóttir, Victor Coste dan Andriy Kobin sekaligus beberapa karakter baru, seperti Isaac Briggs dan Charlie Cole. Selama beraksi, Sam Fisher masih menggunakan pendekatan yang sama seperti sebelumnya. Entah itu lebih ke stealth untuk menghindari jalan kekerasan; menyerang diam-diam dari balik bayangan, menyembunyikan tubuh yang dilumpuhkan, dan kembali ke bersembunyi di kegelapan; dan yang juga banyak disorot di sini, Sam juga akan banyak beraksi frontal, menembaki semua musuh yang terlihat.

Ketiga style itu oleh developer disebut sebagai assault, panther dan ghost. Khusus untuk gerakan stealth (style ghost, yang menuntut Sam menghindari kekerasan dan fokus ke objective saja), developer tidak mengambil lingkungan bernuansa abu-abu untuk menandai apakah Sam berada di balik bayangan atau tidak seperti pada Conviction, melainkan kini kacamata dan cahaya di punggung Sam akan menyala seandainya dia sukses berada di kegelapan.

Dari setiap aksinya tersebut membuahkan point (ini juga dibawa dari Conviction), yang kemudian bisa digunakan untuk membuka equipment, gun dan upgrade untuk Sam – bahkan bisa kamu gunakan untuk meng-upgrade ruang kerja Fourth Echelon yang selalu melayang tak terlacak di udara. Contoh upgrade lainnya, selama bergerak mengenakan thermal google, Sam akan kehilangan daya pandangannya seperti ketika tidak menggunakan kacamata penanda panas tersebut. Namun kamu menutupi kelemahan tersebut dengan menyisihkan sedikit uang dan meng-upgrade-nya ketika berada di dalam Paladin.

Demikian selama bermain kamu akan dituntut untuk beraksi sebaik mungkin. Mungkin dengan mudah kamu bisa melumpuhkan musuh yang tak berdaya secara frontal dan mendapatkan sejumlah point. Namun ketika kamu melumpuhkannya dengan sedikit unsur stealth, lalu diakhiri dengan menyembunyikan tubuhnya, kamu akan mendapatkan lebih banyak point, Sepertinya itu salah satu cara Ubisoft Toronto mengajak kita kembali merasakan nuansa gameplay klasik Splinter Cell, meskipun mungkin lebih menyukai pertarungan frontal tembak-sana-sini yang menjadi fokus action di Blacklist ini.

Yup, untuk aksi yang lebih frontal tersebut (style assault) juga diimbuhi gerakan yang lebih stylish yang disebut sebagai “Killing in Motion.” Memang esensinya pengembangan dari sistem “Mark and Execute” yang pertama kali diterapkan dari Conviction. Di sini, Sam akan memonitor lingkungan sekitar, menandai musuh, dan begitu posisi mereka segaris, satu tekanan tombol saja untuk execute musuh yang ter-marked akan memicu gerakan stylish Sam Fisher ketika menghabisi mereka. Apa yang membedakannya dengan Conviction adalah melalui Active Sprint, memungkinkan Sam berlari menyusuri lingkungannya dengan mudah, menaiki dinding atau melompati penghalang (melalui gerakan ala parkour) untuk bergerak mencapai targetnya. Hal itu memungkinkan execute dilakukan sembari dia berlari. Selain itu fitur gameplay “closer than ever” dari Chaos Theory juga kamu temukan di sini, memungkinkan Sam mendekati musuh tanpa harus terdeteksi.

Ghost, Panther & Assault Trailer 

Lebih lagi kini Sam dan teamnya bisa langsung menyadari ancaman teroris secara real-time berkat Strategic Mission Interface (SMI). SMI memungkinkan mereka menerima data mengenai mission objective sembari bergerak, karena memang serangan para teroris itu selama hitungan mundur Blacklist, berpindah-pindah tempatnya. Dengan menyelesaikan mission dan objective, kamu akan menerima uang untuk meng-upgrade senjata dan item melalui SMI hub di atas Paladin.

Banyak gadget yang disediakan untuk Sam. Mulai sticky shocker, snake cam dan micro tri-rotor drone, yang akan membantu Sam mengintai apa yang ada di depannya, menandai target dari kejauhan, mengalihkan perhatian musuh, atau meledakkannya melalui frag grenade force. Untuk pertarungan jarak dekat, kamu bisa serahkan pada Karambit knife yang brutal. Untuk mode permainannya, nanti kamu bisa memainkan Campaign, Coop Campaign, dan juga Spies vs. Mercs. Menariknya, mode koperatip game ini tidak ditempatkan dalam mode terpisah, melainkan berada di tengah game dan berperan sebagai side stories yang terhubung dengan cerita utamanya, akan kamu terima melalui beragam karakter dan bisa diakses melalui SMI di dalam Paladin. Sementara ini kami mengetahui ada 14 peta koperatip yang disediakan Ubisoft, dan semuanya menuntutmu memainkannya dengan kombinasi style assault, panther serta ghost.  Oh ya, semua mode koperatip itu tidak ditawarkan untuk versi Wii U-nya. Di dalam pesawat itu juga kamu bisa berinteraksi dengan anggota team-mu, memberi semacam nuansa RPG di tengah game action ini.

Khusus untuk versi Wii U, yang dikonfirmasikan belakangan, gameplay sedikit berbeda, kamu melibatkan penggunaan GamePad untuk kendali via touchscreen serta mendukung sensor gerakan. Layar sekunder pada GamePad juga menjadi OPSAT Sam selama dia beraksi. Melalui OPSAT tersebut, kamu bisa mengoperasikan gadget seperti tri-rotor drone atau sticky cam melalui kendali sentuhan dan sensor gerakan yang berbeda feedback-nya dibandingkan kontroler biasa. Wii GamePad juga bisa digunakan untuk mark and execute musuh, men-switch weapons dan memilih gadget, serta menunjukkan stat atau progres pemain lain. Sayangnya, sama sekali tidak disediakan versi bundel khusus untuk Wii U.

Pilihan Bundle Blacklist

[nggallery id=724]

Selain Collector’s Edition yang pernah kami ulas sebelumnya, Ubisoft juga menawarkan Blacklist ini dalam sebuah paket bundel lainnya. Diantaranya “5th Freedom Edition” yang tersedia eksklusif untuk retailer GAME di UK dan GameStop di Irlandia, serta mendapatkan bonus figure Sam Fisher, graphic novel Splinter Cell Echoes, dua peta co-op, dan beberapa item bonus in-game (keduanya kamu dapatkan secara digital download). Semuanya itu dipaketkan dalam sebuah case steelbook. Namun jika kamu membelinya melalui toko resmi Ubisoft, Uplay, kamu akan mendapatkan steelbook dan figur Sam yang warnanya lebih dominan silver.

Collector’s Edition Unboxing

Selain 5th Freedom Edition juga ada “Ultimatum Edition,” yang bonusnya jam digital, graphic novel yang lebih kecil ukurannya, dan bonus in-game yang lebih sedikit. Masih ada lagi, “Upper Echelon Day 1 Edition” mendapatkan lebih banyak bonus digital, seperti map, beberapa gold goggle, dan “legendary Upper Echelon Suit.” Sayangnya juga eksklusif untuk retailer GAME di Inggris Raya dan Xtravision di Irlandia.

100 Ways to Play | Splinter Cell Blacklist

Blacklist 101 Trailer | Splinter Cell Blacklist

Transformation Trailer – Splinter Cell Blacklist

Become what they fear most 


SHARE
Previous articleMengenal Lebih Dekat Karakter Hit Girl dan Kick-Ass dalam Featurette Terbaru Kick-Ass 2
Next articleMarvel Studios Siap Hadirkan Superhero Mereka di Layar Lebar Hingga 2021
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.