Gamescom 2013: Microsoft Umumkan Fable Legends, Kini Fokus Multiplayer Co Op, Cikal Bakal MMO Fable?

Hanya terpaut sehari pasca Microsoft mengamankan domain FableLegends.com dan FableLegends.net, mereka mengkonfirmasikan Fabble Legends selama event Gamescom 2013 yang berlangsung mulai 20 – 25 Agustus nanti di Cologne, Jerman. Game ke-6, atau sekuel ketiga dari keseluruhan serial action RPG Fable ini masih dirilis eksklusif untuk konsol Microsoft, yaitu Xbox One (X1), meskipun saat ini kepastian rilisnya masih belum diungkapkan.

Seperti apa Fable terbaru setelah terakhir kita mendapatkan Fable: The Journey pada tahun 2012 lalu ini? Yang jelas ini adalah seri utama Fable yang pertama kali mendapat gameplay multiplayer. Lionhead Studios selaku pengembang mengungkapkan, jika Legends Mengambil setting age of heroes-nya Albion, atau 400 tahun sebelum event yang dimulai pada Fable pertama, dan menempatkanmu sebagai salah satu dari beberapa hero berbeda, sehingga kamu dan tiga temanmu lainnya bisa bermain bersama-sama.

Game yang dikembangkan menggunakan Unreal Engine 4 ini didesain sebagai game multiplayer co op dengan empat pemain, dan setiap hero memiliki skill berbeda. Anggap saja mereka terbagi berdasarkan kelas khusus, ada karakter yang menggunakan senjata pedang sebagai swordsman, lalu archer dengan busur panahnya (yang dimainkan dengan sudut pandajng third-person), ada juga barbarian dengan pedang yang sepertinya lebih berat dari keseluruhan tubuhnya sendiri, serta karakter magician yang terfokus pada rapalan sihir.

Oke, itu seperti Fable yang kita kenal sebelumnya, namun kamu memainkannya dengan temanmu. Game ini juga sepenuhnya memanfaatkan layanan cloud X1, sehingga tidak bisa dimainkan secara offline (walaupun untuk co op-nya kamu bisa bermain bersama hero lain yang dikendalikan AI).

Bagian terbaiknya adalah ketika kamu tidak memilih sebagai Hero, namun sebagai Villain (atau jika kamu memainkan Hero, Villain akan dikendalikan oleh player kelima). Seperti prekuelnya, dimana kamu bisa membentuk karaktermu melalui beragam pilihan yang menentukan seperti apa dia nanti berkembang, menjadi baik atau jahat, di sini kamu bisa langsung memilih menjadi antagonis utamanya.

Ketika menjadi Villain, kamu bakal mengatur strategi dan taktik melihay peta melalui sudut pandang dari atas (top down), menempatkan posisi jebakan serta dimana pasukan akan muncul, mengendalikan mereka untuk menyerang para Hero seiring perjalannya, kapan boss juga akan menghadang mereka, melalui gameplay yang real-time. Seiring kamu menguasai peran sebagai Villain, kamu mendapatkan lebih banyak point, dimana point ini akan digunakan untuk menempatkan unit pasukanmu pada map.

Mengendalikan Villain seakan menempatkanmu sebagai seorang dungeon master, sebuah posisi yang tentu akan menarik minat banyak gamer klasik. Villain ini juga mengingatkan kita pada image Sauron dari cerita The Lord of the Rings, yang mengendalikan pasukannya di medan perang dari atas menara.

Awalnya Legends dirumorkan akan menjadi versi MMO Fable, dan juga Fable 4, namun ternyata bukan. Dengan fokus multiplayer yang selalu online karena akan menunjukkan seperti apa impact layanan cloud X1 nantinya, proyek ini jelas sangat ambius. Empat Hero yang diperlihatkan itu pun juga masih ada lagi yang lainnya ketika game ini dirilis nanti.

Gameplay Legends nantinya juga bebrasis quest, bukan kebebasan open world seperti yang kita kenal. Nantinya akan ada kota yang menjadi pusat yang disebut Brightlodge, dimana kamu bisa berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya, menemui banyak dialog dan humor khas Fable, melakukan kegiatan rutin seperti membuat senjata atau item, menggoda para wanita, hingga memilih quest dari map. Karena ada Villain yang dikendalikan langsung oleh pemain kelima, maka kamu sebagai Hero juga tidak akan menemui quest yang sama kedua kalinya.

Selama Gamescom Lionhead Studios juga mengungkapkan bahwa game ini dikembangkan dengan aplikasi pendukung melalui Xbox SmartGlass untuk tablet atau smartphone. Untuk Villain yang memang ketika memainkannya memberi sudut pandang dari atas, sepertinya cocok ya dikendalikan melalui perangkat mobile. Melalui layar kedua SmartGlass tersebut, Villain bisa memulai peperangan langsung dengan Hero (mengendalikan pasukan, fungsi yang sama juga bisa dilakukan melalui kontroler) ketika player sebagai Hero dan Villain bermain bersama bersebelahan secara co op. Sedangkan ketika kamu mengendalikan Hero, kamu bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk melacak progress permainanmu, hingga mengetahui lebih banyak informasi untuk quest yang sedang kamu lakukan.

Fable Legends – Announce Trailer


SHARE
Previous articleGamescom 2013: Microsoft Amankan Peggle 2, Game Unggulan PopCap Ini Juga Untuk X1
Next articleGamescom 2013: Jurus Kedua Setelah Koneksi Dengan PS4, Menurunkan Harga PS Vita!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.