Shin Unozawa Membocorkan Agenda Namco Bandai

Shin Unozawa selaku Chief Operating Officer Namco Bandai berkunjung ke Indonesia pada tanggal 22 Agustus 2013 kemarin. Beruntung sekali Duniaku mendapat kesempatan untuk berbincang secara langsung dengannya. Shin Unozawa bahkan memberikan sedikit bocoran mengenai rencana mereka kedepannya. Berikut interview Shin Unozawa bersama Duniaku dengan D sebagai Duniaku dan S sebagai Shin Unozawa:

D: Namco Bandai secara mendadak berkunjung ke Indonesia, apa agenda Namco Bandai pada kedatangan ini?
S: Agenda utama kedatangan kami ke Indonesia adalah untuk mengunjungi Ibu Marie Pangestu. Sebelumnya saya sempat bertemu dengan beliau pada TGS 2012 kemarin. Dalam pertemuan tersebut kami sepakat untuk menjalin kerjasama yang lebih lanjut antara Indonesia dan Jepang.

D: Bagaimana bisnis Namco Bandai di Indonesia? Produk apa saja yang menjadi andalan di pasar Indonesia?
S: Kendala utama kami untuk bisa terjun di pasar Indonesia adalah pembajakan, sehingga kami belum bisa sepenuhnya berkonsentrasi di Indonesia. Produk kami yang saat ini menjadi andalan adalah Arcade dan merchandise. Arcade yang sangat populer di Indonesia adalah Animal Kaiser, Tekken dan Naruto. Sementara untuk merchandise ada banyak dari berbagai judul anime dan yang baru-baru ini mulai dipasarkan adalah Bima Satria Garuda.

D: Dengan produk tersebut, bagaimana pendapat Anda dengan pasar Indonesia?
S: Populasi Indonesia sangat besar, dan bahkan yang terbesar di Asia Tenggara. Apalagi produk-produk Namco Bandai sangat populer di negara ini. Dengan kondisi demikian, kami sangat menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi besar. Salah satu alasan kedatangan kami ke Indonesia adalah untuk memperoleh informasi lebih sehingga kami bisa mempersiapkan strategi selanjutnya.

D: Dengan potensi yang sangat besar tersebut, apa alasan Namco Bandai membuka kantor cabang di Singapura? Kenapa tidak di Indonesia seperti Square Enix?
S: Kami sebelumnya telah banyak bekerjasama dengan Singapura untuk produksi maupun publikasi game-game kami, sehingga lebih mudah bagi kami untuk membuka cabang di Singapura. Saat ini produksi kami dilakukan di Cina dengan pabrik di Vietnam dan Hongkong. Sementara kantor marketing kami di Hongkong dan baru saja dibuka untuk Singapura. Namun tidak menutup kemungkinan kami akan membuka kantor di Indonesia, entah untuk produksi ataupun publikasi. Saya harus banyak belajar dengan teman-teman Square Enix yang telah lebih dulu masuk Indonesia.

D: Lalu apa ekspeksi Namco Bandai untuk Indonesia?
S: Tentu kami tidak hanya ingin berjualan di Indonesia saja. Kami juga sangat ingin untuk bermitra dan berkembang bersama teman-teman dari Indonesia. Kerjasama yang mungkin kami lakukan untuk awalnya adalah lokalisasi produk kami. Untuk kedepannya mungkin bisa lebih luas, bahkan sampai co-production.

Shin Unozawa, Chief Operating Officer Namco Bandai

D: Apa saja game yang menjadi andalan Namco Bandai saat ini:
S: Ada banyak sekali! Karena Namco Bandai merupakan hasil merger dua perusahaan besar, maka kategori game juga dapat dibedakan menjadi dua. Untuk Namco game yang menjadi andalan saat ini adalah: Tekken, Soul Calibur, Tales, dan tentu saja andalan kami Pacman dan Galaga. Sedangkan untuk Bandai banyak berasal dari judul-judul anime, seperti: Gundam, Naruto, One Piece dan Dragon Ball.

D: Sebentar lagi TGS 2013 akan digelar. Apa rencana Namco Bandai?
S: Fokus kami akan banyak di panggung dengan banyak memutar film serta mempresentasikan produk baru kami bersama dubber dan produser. Pada hari Sabtu dan Minggu, kami juga akan mengadakan konser Idol Master dengan ekspektasi pengunjung hingga 7000 orang. Sedangkan untuk game baru yang akan kami bawa adalah GodEater II.

D: Apakah ada sedikit bocoran yang boleh kami tau untuk GodEater II?
S: Hahaha. Saya belum bisa melakukannya saat ini. Tunggu saja di TGS nanti.

D: Pertarungan konsol baru saja memasuki tahap selanjutnya. Microsoft dengan Xbox One dan Sony dengan PlayStation4. Apa pendapat Namco Bandai mengenai kedua konsol ini?
S: Kami belum bisa benar-benar memberikan penilaian, namun sampai saat ini kami juga tidak menjagokan salah satu konsol. Namun di Jepang, PlayStation4 tentu akan lebih populer daripada Xbox One. Detil mengenai rencana kami terhadap kedua konsol ini akan kami beberkan di TGS.

D: Apakah Anda pernah ke Indonesia sebelumnya? Apa yang paling Anda sukai di negara ini?
S: Ini adalah perjalanan pertama saya ke Asia Tenggara. Saya berangkat dari Jepang langsung meluncur ke Singapore dan singgah selama dua hari, kemudian saya ke Malaysia dan singgah selama dua hari. Saya baru tiba di Indonesia pagi ini (21/8/2013) dan check in pukul 1.00 dan pagi ini langsung meeting dengan AGI. Jadi saya belum sempat merasakan Indonesia. Namun saya sangat suka makanannya dan udara di Indonesia. Saya juga sangat suka dengan orang-orang Indonesia yang ramah.


SHARE
Previous articleUltralist: Sepuluh Berita Menarik (dan Mengejutkan) Selama Gamescom 2013!
Next articleGamescom 2013: Trailer Terbaru Final Fantasy X | X-2 HD Remaster
Memulai kariernya sebagai freelance majalah Ultima Nation, Dipta berkembang hingga menjadi penulis guide di majalah Optima. Ia sempat menghilang pada tahun 2003 untuk mempelajari film di Australia. Pada tahun 2008 Dipta kembali ke Indonesia dan memimpin GAMEZiNE selama kurang lebih 2 tahun. Ia juga sempat memperoleh penghargaan MURI sebagai Pencipta TCG Indonesia Pertama melalui karyanya Vandaria Wars.