Inilah #bestofSony, Semua yang Kami Ketahui Dari Sony Honami, alias Xperia Z One

Pertama kali kita mendengar nama Yuga dan Odin, yang kemudian kita kenal sebagai Xperia Z dan ZL pada pertengahan November 2012 lalu. Antusias penggemar Sony langsung terangkat karena keduanya akan menjadi flagship baru yang paling dinanti, serta membawa bahasa desain baru untuk keseluruhan keluarga Xperia baru. Pasca dirilis pertengahan Maret lalu di Indonesia, banyak yang menyukai penggunaan material keras pada sisi belakangnya, bentuk yang mengotak, serra detail tubuh yang tinggi dan berkesan mewah (walaupun tidak se-premium HTC One). Desain tersebut kemudian berlanjut pada Xperia Z Ultra, yang mudahnya bisa disebut sebagai versi lebar dari Xperia Z.

Data EXIF dari foto yang diduga dihasilkan melalui Honami.

Kali ini kita bicara penerus yang sebenarnya dari Xperia Z, yang sementara ini dikenal sebagai Sony Honami. Pertama kali kita mendengar successor Xperia Z dan ZL ini April lalu ketika informasinya dibocorkan beberapa Xperia tester. Saat itu tercatat beberapa spesifikasinya. Seperti layar yang masih mempertahankan bidang 5-inchi full HD 1080p dengan resolusi kamera Cyber-shot dengan sensor ExmorRS berukuran 1/2.3inchi dan lensa 20.7-megapixel dari lensa G Lens-nya Sony (tipe lensa yang digunakan Sony untuk lineup DSLR dan kamera digital mereka), plus didukung LED flash standar.

Ukuran sensor 1/2.3inchi tersebut sama seperti yang diterapkan Samsung untuk smartrphone kameranya, Galaxy S4 Zoom, atau tipikal kamera digital saku, dan dibandingkan kamera smartphone lainnya, sekitar 70% lebih besar. Untuk mendukung kinerja kameranya, Sony juga menerapkan prosesor gambar khusus, yaitu BIONZ. Kamera depannya sendiri 2-megapixel.

Beberapa mode pengambilan foto melalui aplikasi kamera Honami yang juga bocor antara lain sepertio mode Superior auto, Manual, Timeshift burst, Picture effect, AR effect, Info-eye, Social live dan Sweep Panorama. Selain itu juga ada dua tampilan mode AR effect (Augmented Reality)-nya di bawah, yang mampu memunculkan gambar-gambar unik dalam viewfinder kameranya ketika kita akan mengambil foto.

Sony serius menyiapkan Honami sebagai wakil “super camera phone” di tengah persaingan smartphone yang terus mengandalkan fitur kamera. Lawannya di sini antara lain Samsung Galaxy S4 Zoom, LG G2, Motorola Moto X, Nokia Lumia 1020 hingga iPhone 5S yang kabarnya juga di-upgrade kemampuan kameranya. Karena itu tidak heran juga jika muncul kabar jika Sony akan merilis lensa eksternal dengan dudukan khusus untuk smarrphone mereka, yaitu Sony DSC-QX10 dan DSC-QX100. QX10 akan menjadi yang lebih murah, dengan ukuran sensor 1/2.3-inchi 18MP dan lensa berbukaan f/3.3-5.9. Yang lebih mahal, QX100 memiliki sensor yang sama, dengan lensa Zeiss seperti yang digunakan Sony untuk kamera digital Cyber-shot DSC-RX100MII (harganya saat ini masih sekitar 9 jutaan), serta memiliki cincin kendali manual.

Lensa eksternal dipadukan dengan Xperia Z.

Sebagaimana tipikal lensa kamera, lensa eksternal ini dilenglapi image sensor khusus, yaitu prosesor Bionz, namun juga didukung koneksi Wi-Fi/NFC, ada slot micro SD dan juga baterai pendukung. Kita akan menghubungkan smartphone dengan lensa eksternal ini melalui NFC. Lensa ini akan menyatu dengan Honami, atau smartphone Xperia lainnya nanti secara magnetik, dan juga bisa bekerja untuk Android dan iOS. Gambar di bawah menunjukkan ketika salah satu lensa tersebut dipasangkan pada Honami. Detail bagan dan spesifikasi kedua aksesoris ini kami sertakan di bagian bawah.

Layak disebut sebagai super-phone, Honami juga menjalankan chipset terkuat Qualcomm, yaitu Snapdragon 800 dengan kecepatan 2.2GHz yang mampu mendukung perakaman video dengan kualitas 4K atau Ultra High Definition pada 3840 pixels × 2160-pixel. Dengan kemampuan resolusi tersebut, Honami bisa menjadi partner terbaik PlayStation 4 yang juga mendukung output resolusi 4K. Spesifkasi lainnya seperti RAM 2 GB, baterai dengan kapasitas 3000 mAh (didukung dengan Stamina Mode), internal storage 16 GB (bisa diperbesar menggunakan micro SD), konektifitas NFC sebagai standar, chipset audio khusus untuk aplikasi Walkman, serta seakan menjadi standar flagship mereka, sertifikat anti debu dan air  IP55/IP57. Sekilas spesifikasi Android 4.2.2 Jelly Bean ini cukup untuk menghadapi lawan-lawannya seperti Samsung Galaxy S4LG G2HTC One dan iPhone 5.

Sementara ini kita mengenalnya sebagai Honami, walaupun juga disebutkan memiliki julukan lain, seperti Xperia i1 dan Z1, atau nomor serinya C690x (Z Ultra nomor serinya C6802 dan C6833 di Indonesia). Dalam bahasa Jepang sendiri Honami berarti “berlayar, selatan dan cantik,” sekadar kode nama sebelum smartphone tersebut mendapatkan nama finalnya ketika dirilis. Namun bisa dipastikan nama yang akan digunakan seharusnya lebih tradisional, entah Xperia i1 (sempat muncul nama ini melalui salah satu situs Taiwan ePrice) atau Xperia Z1 (nama baru yang muncul dibocorkan melalui Twitter). Penulis sendiri lebih menyukai nama Z1 (Z One), yang akan sejalan dengan penamaan flagship Sony Mobile sebelumnya, sekaligus juga memberinya identitas sebagai keluarga terdekat Xperia Z Ultra.

Selain muncul sebatas data spesifikasi, Honami ini juga menyapa melalui beberapa foto spy-shoot dan juga press image tidak resmi. Terlihat desain yang mengingatkan kita pada Xperia Z dan Z Ultra. Postur yang sangat ramping, mengotak (kenapa tidak sedikit saja dibuat mengkurva pada keempat sisinya ya?), dengan sasis di sekelilingnya terlihat berbahan metal (bisa jadi juga berfungsi sebagai antena), dan dilapisi lapisan mirip kaca pada panel depan dan belakangnya, serta keseluruhan dilindungi lapisan taha gores dari Gorilla Glass. Ciri khas lainnya adalah tombol power aluminium dengan detail tinggi, atau penutup port datanya yang berwarna perak, menegaskan statusnya sebagai Android anti air seperti Xperia Z.

Selain itu di salah satu sisi tubuhnya ada port charging khusus untuk menghubungkannya dengan Sony Magnetic Charging Dock phablet Xperia Z Ultra. Paling kami sukai dari desainnya adalah adanya tombol kamera khusus, yang kami duga menjadi shortcut untuk mengaktifkan aplikasi kamera, sekaligus juga berfungsi untuk mengambil fokus foto (klik pertama) sebelum mengambil fotonya.

Karena hadir pasca pengembangan X Ultra, tentu saja Honami ini akan menggunakan beberapa fitur yang dimiliki phablet tersebut; Ok, layarnya memang masih 5-inchi dengan resolusi 1080p seperti Xperia Z, namun diduga akan membawa teknologi yang sama seperti pada versi phablet-nya. Bisa jadi di sini Sony mampu meminimalkan kelemahan Xperia Z (buruknya sudut pandangan ketika dilihat dari sudut yang lebar). Dan jika benar Honami menerapkan layar Triluminous yang dipadikan dengan pemrosesan warna X-Reality, pada bidang 5-inchi seharusnya Honami memiliki layar yang cerah dan tajam.

Belum ada konfirmasi resmi dari Sony sehubungan dengan Honami. Namun diduga Android super ini akan dikenalkan pertama kali selama pamera yang berhubungan dengan teknologi selilar, IFA Internationale Funkausstellung Berlin, yang berlangsung di Berlin mulai 6 September mendatang. Jika benar, maka Honami akan diluncurkan pertama kali bersamaan dengan Galaxy Note III, yang juga sama menggunakan chipset Snapdragon 800.

Rumor Spesifikasi Sementara Xperia Honami 
  • Snapdragon 800 (MSM8974) chipset dengan prosesor 2.25 GHz quad-core dan GPU Adreno 330
  • 2GB RAM
  • 16GB internal storage bisa diperbesar melaluu microSD
  • Layar 5-inch full HD 1080p AH-IPS dengan teknologi “Triluminous”
  • Triluminos Display dengan X-Reality for mobile
  • 20.7MP Exmor RS BSI CMOS sensor (1/2.3-inch)
  • 28mm (atau yang setara) Sony G Lens
  • Dual LED flash (bisa juga Xenon)
  • BIONZ image processing engine
  • Kamera depan 2MP dengan sensor Exmor R
  • Baterai non-removable 3000-mAh
  • Dimensi 144 x 73.9 x 8.3mm
  • Koneksi data 4G LTE
  • Konektor Audio 3.5 mm
  • NFC
  • MHL
  • Wi-Fi Miracast
  • IPX5/7
  • Pilihan warna hitam, putih dan ungun (seperti Xperia Z dan Z Ultra)

Skema Sony QX10 dan QX100

1) Power Button
2) Microphone
3) Display Panel
: Indicates that the card is not inserted
: Indicates the remaining battery charge
4) Hook for belt
5) Tripod
6) Ring Control (DSC-QX100)
7) The power / charge / movie
Green: Power on
Orange: running charging
Red: running video
8) Zoom lever
9) shutter button
10) Multifunctional jack
11) RESET button

Dimensions (standard CIPA):

DSC-QX100: 62,5 mm × 62,5 mm × 55,5 mm (W / H / D)
DSC-QX10: 62,4 mm × 61,8 mm × 33,3 mm (W / H / D)
Weight (standard CIPA) (including battery pack NP-BN, “Memory Stick Micro”):
DSC-QX100: approx. 179 g
DSC-QX10: approx. 105 g
Power Supply: Rechargeable Battery Pack NP-BN, 3,6 In the
Power consumption (during shooting): 1.1 W

The best of Sony is about to get even better

Sumber: Xperia Blog, SonyAlpha