Nintendo Umumkan… 2DS

Ini bukan April Mop, guys. Serius!

Semalam Nintendo mengumumkan model baru 3DS, yaitu Nintendo 2DS. Ini adalah 3DS, tanpa fitur 3D. Selain itu handheld ini punya semua fitur 3DS, baik itu kemampuan untuk online maupun StreetPass. Tentu saja, 2DS bisa memainkan semua game 3DS (dalam 2D tentunya) dan kompatibel dengan semua game NintendoDS.

Kalau 3DS ditekankan pada compact, 3DSXL dengan layar lebar, maka keyword 2DS adalah value. Handheld ini ditargetkan sebagai entry level bagi anak-anak maupun gamer yang belum beralih dari NintendoDS. Harganya dipatok hanya $129.99 (sekitar Rp. 1.400.000). Ini artinya, handheld ini lebih murah $40 dibanding 3DS dan $70 dibanding 3DSXL. Oh ya, Nintendo juga akan merilis pouch resmi dengan harga $12.99.

Nintendo akan merilis 2DS dalam varian warna merah dan biru. Menggunakan desain slate, yang tidak bisa dilipat. Ukurannya juga lebih dekat ke 3DS dibanding 3DSXL. Handheld ini akan dirilis dengan memory card 4GB (sama dengan 3DSXL) dan ukuran stylus-nya juga sama dengan 3DSXL.

Meski layar utamanya tidak bisa menampilkan gambar 3D, namun 2DS tetap memiliki kamera 3D seperti kedua kakaknya. Kekurangan lainnya adalah speakernya yang hanya satu (mono). Kamu tetap bisa mendengarkan suara stereo dengan menggunakan headphone.

Saya sih cukup shock bin surprised dengan berita ini, apalagi baru saja membeli dua 3DSXL untuk anak-anak. Dan saya rasa, 2DS sesungguhnya lebih pas untuk mereka. Tapi saya yakin yang paling shock mendengar berita ini adalah Sony. Pasalnya, mereka baru saja memangkas harga PS Vita. Nintendo malah masuk ke pasar dengan device baru dengan harga jauh lebih murah untuk pasar kelas menengah-bawah.

Kekurangan 2DS menurut saya adalah desainnya yang tak-sedap-dipandang-mata. Ini adalah pertama kalinya Nintendo merilis handheld dengan desain non-clamshell setelah Game Boy Micro di tahun 2005. Meski demikian, harus saya akui, desain slate semacam ini adalah yang paling tepat untuk anak-anak. Clamshell sering kali bermasalah dan rusak.

Banyak yang beranggapan, ini adalah langkah yang kurang tepat (khususnya dari segi desain). 2DS diposisikan akan bernasib sama seperti Game Boy Micro atau PSP Go. Namun saya tidak beranggapan demikian. Nintendo cukup cerdas dengan merilis handheld ini di Amerika pada tanggal 12 Oktober. Itu adalah tanggal yang sama dengan dirilisnya Pokemon X dan Y. Kita tahu banyak sekali anak-anak dan pecinta Pokemon (tidak semua anak-anak) yang belum memiliki 3DS. Itu artinya adalah… $$$!

Saya pribadi cukup tergoda untuk membeli sebuah 2DS (atau mungkin dua?) untuk anak-anak saya. Atau mungkin sebaiknya menunggu setahun lagi ya untuk 2DSXL dengan desain yang lebih baik, hehehe… (you’re soo predictable, Nintendo)

Bagaimana menurutmu?

 

BONUS PROTIPS: Kamu bisa meng-upgrade 3DS-mu menjadi 2DS. Lihat video berikut:


SHARE
Previous articleRovio Konfirmasikan Angry Birds Go, Bakal Menjadi Game Karting!
Next articleDemo PES 2014 Dirilis Lebih Awal di PSN. Sony Ceroboh Lagi?
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.