R.I.P.D: Ketika Ghostbusters Bergaya Layaknya M.I.B!

Review film kali ini dari saya adalah R.I.P.D yang merupakan singkatan dari Rest in Peace Department. Jujur, sebelum menonton film ini saya sedikit skeptis, karena hampir semua review yang saya baca di luar negeri sana mengatakan bahwa film ini sangat jelek dan dianggap sebagai sebuah flop. Namun setelah menonton, saya sedikit kurang setuju dengan beberapa kritik yang mengatakan bahwa film ini ‘sampah’.

R.I.P.D adalah film adaptasi dari komik dengan judul yang sama dan mengisahkan tentang petualangan Nick Walker, seorang polisi di Boston yang baru saja ditembak mati oleh rekannya sendiri. Sesaat sebelum dibawa ke afterlife, Nick ditarik ke ruangan milik Mildred Proctor, kepala dari Boston R.I.P.D. Disana dia ditawarkan untuk bekerja menangkap Deados, arwah yang gagal menyeberang ke afterlife dan berubah menjadi monster di Bumi. Nick setuju untuk bergabung karena dia memiliki kesalahan sesaat sebelum mati, yaitu mencuri emas bersama rekannya. Dengan bergabung bersama R.I.P.D, Nick berharap dapat diberikan keringanan saat hari Penghakiman. Dia kemudian diperkenalkan kepada partnernya, Roy Pulsipher, mantan U.S Marshall yang hidup di tahun 1800-an.

Cerita di R.I.P.D memang harus diakui cukup standar dan bahkan mudah ditebak. Tidak perlu menunggu waktu lama bagi saya untuk menyadari siapa sebenarnya jati diri dari Bobby Hayes, rekan yang membunuh Nick. Namun sekali lagi harus diingat bahwa R.I.P.D adalah sebuah film komedi dan bukan film action serius yang mengharuskannya memiliki plot yang dalam. Jika kalian paham dengan gurauan khas Amerika, kalian tidak akan kesulitan untuk tertawa dengan menonton film ini. Begitu pun, ada beberapa bagian yang menurut saya masih dapat ditingkatkan lagi. Dialog adalah salah satunya. Cukup banyak dialog-dialog yang terkesan ‘garing’ dan hal ini diperparah dengan pembawaan dari Ryan Reynolds dan Jeff Bridges yang kurang bisa menampilkan sisi konyol dari karakter yang mereka mainkan.

Terlepas dari permasalahan di bagian komedi, yang menurut saya cukup parah, film ini masih tertolong dengan berbagai adegan-adegan seru ketika ada pertempuran dengan para Deados. Saya cukup terhibur dengan aksi-aksi yang ditampilkan baik oleh Nick maupun Roy, walaupun memang masih masuk kategori standar. Secara keseluruhan, R.I.P.D adalah film yang sangat ringan. Cukup fun untuk ditonton tapi tidak sampai tahap epic. Saya tidak mendapatkan perasaan ‘terkagum-kagum’ seperti ketika saya pertama kali menonton M.I.B ataupun Ghostbusters. 


SHARE
Previous articleFilm World of Warcraft Mulai Syuting Januari 2014!
Next articleRovio Konfirmasikan Angry Birds Go, Bakal Menjadi Game Karting!
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.