Hayao Miyazaki Resmi Mengundurkan Diri dari Membuat “Film”

Kaze Tachinu, atau The Wind Rises

Studio Ghibli secara resmi mengumumkan pengunduran diri Hayao Miyazaki, setelah 72 tahun berkiprah bersama dengan Studio Ghibli membuat film-film berkualitas mulai dari The Wind Rises, Ponyo, Howl’s Moving Castle, Spirited Away, Princess Mononoke, Porco Rosso, Kiki’s Delivery Service, Totoro, Laputa, hingga Nausicaä.

Sang presiden Studio Ghibli saat ini, Koji Hoshino, mengumumkannya secara resmi pada hari Minggu, 1 September 2013 kemarin pada konferensi pers di Venice Film Festival yang diadakan di Italia. Hayao Miyazaki, salah satu pendiri Studio Ghibli dan pembuat film terkemuka di dunia, akan resmi mengundurkan diri dari membuat film-film berdurasi panjang, seperti yang kita kenal dari kebanyakan karya Studio Ghibli. Tapi konfirmasi tersebut menandakan bahwa beliau mungkin saja bekerja membuat proyek film-film pendek atau proyek lainnya.

Hayao Miyazaki

Setelah mengecap asam garam kehidupan selama 72 tahun, film terakhirnya yang ke-11 yang disutradarai olehnya, The Wind Rises (Kaze Tachinu), telah dimainkan di bioskop-bioskop di Jepang semenjak Juli 2013 lalu. Film ini dinominasikan ke dalam program kompetitif di Venice Film Festival yang berlangsung mulai 28 Agustus 2013 lalu hingga 7 September 2013.

Miyazaki mulai muncul ke publik pada tahun 1970-an dengan serial anime televisi seperti Lupin III, Future Boy Conan, dan Sherlock Hound. Beliau menyutradarai film feature (film berdurasi panjang) pertamanya, Lupin III: The Castle of Cagliostro, di tahun 1979. Kemudian beliau mengadaptasi permulaan manga Nausicaä of the Valley of the Wind menjadi sebuah film anime di tahun 1984, sebelum beliau dan kolega sutradaranya Isao Takahata mendirikan Studio Ghibli.

Dengan terbentuknya Studio Ghibli, beliau memproduksi banyak film ternama, mulai dari Laputa: Castle in the Sky, My Neighbor Totoro, Kiki’s Delivery Service, Porco Rosso, Princess Mononoke, Spirited Away, Howl’s Moving Castle, Ponyo, dan yang paling baru adalah The Wind Rises. Dia juga menjadi ko-produser dalam film-film experimental yang disutradarai oleh Takahata, seperti On Your Mark dan juga film-film Ghibli Museum Shorts.

Dalam sebuah wawancara dalam channel televisi Jepang TBS, program Ou-sama no Brunch, Miyazaki mengungkapkan bahwa dirinya membuka kemungkinan dari sekuel film Nausicaä of the Valley of the Wind. Namun, dia akan meninggalkan proyek tersebut di tangan sang animator Nausicaä dan sutradara Evangelion, Hideaki Anno. Anno berkolaborasi dengan Miyazaki dan Ghibli dalam “Kyoshinhei Tokyo ni Arawaru” (Giant God Warrior Appears in Tokyo), tokusatsu live action pendek yang dirilis tahun lalu, and kemudian dia menyuarakan protagonis utama The Wind Rises.

Nausicaä of the Valley of the Wind

[ Sumber : Anime News Network ]


SHARE
Previous articleGOG, Alternatif Publishing Game PC untuk Developer Indie Selain Steam Greenlight
Next articleMighty No. 9 Telah Mencapai Target Pendanaan di Kickstarter!
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.