IFA 2013: Lenovo Memboyong 5 ThinkPad, Termasuk Ultrabook 15-inchi Pertamanya

Event IFA 2013 yang mulai berlangsung tanggal 6-11 September besok memang tidak hanya untuk smartphone / tablet saja, namun produsen laptop juga ikut berbondong-bondong membawa produk terbarunya ke event tersebut. Lenovo misalnya, yang siap membawa 5 notebook ThinkPad mereka, termasuk Ultrabook 15-inchi pertama. ThinkPad baru Lenovo ini antara lain T440, T440s, ThinkPad X240, S440 dan S540.

Mulai dengan T440 dan T440s, keduanya menggunakan merupakan Ultrabook dengan layar 14-inchi. Meskipun mengkategorikannya ke kelas Ultrabook, namun Lenovo sendiri menempatkannya pada segmen lower. Keduanya tipis dan ringan dibandingkan T-Series sebelumnya. Untuk T440s mengajukan spec yang lebih tinggi, dengan prosesor Core i7 dan juga layar sentuh full HD 1080p. Sedangkan untuk T440 (gambar atas) hanya Core i5 saja, dengan layar sentuhnya pun (pada resolusi 1600 x 900 pixel) menjadi opsi tambahan (dengan dana lebih tentunya).

Mereka yang menyukai bidang trackpad lega akan menyukai trackpad pada kedua tipe ini yang memang dibuat besar dan tanpa tombol. Kedua ThinkPad ini bagian tutupnya juga tanpa mekanisme pengunci, namun bisa dibuka maksimal 180-derajat. Pada sisi memory, keduanya menawarkan konfigurasi RAM hingga 12GB, hard disk 1TB HDD atau 512GB SDD. Mengenai harga, untuk T440 akan dijual dengan banderol US $899 dan T440s (gambar di atas) naik menjadi $1,149.

Sedangkan untuk kelas menengah, ada S440 dan S540. Keduanya ditarget meluncur untuk pasar Eropa dan Asia, menawarkan fitur seperti touchscreen (dan juga non-touch), GPU yang non-share, hingga konfigurasi maksimal sampai generasi keempat prosesor Intel Core i7. Selain itu, khusus untuk keduanya ukuran layar juga meningkat menjadi 15-inchi dengan tambahan keyboard numpad. Keduanya juga mendukung fitur yang baru-baru ini dirilis Lenovo, yaitu OneLink, yang memungkinkan untuk men-charge, akses USB, HDMI dan port Ethernet melalui satu kabel saja.

Seperti dua opsi sebelumnya, ada beberapa perbedaan spec, seperti resolusi S440 maksimal hanya 1,600 x 900-pixel, sedangkan yang S540 mencapai 1080p. Untuk S440 mendukung hingga 8GB RAM, 500GB HDD dengan rating waktu aktif for enam jam. Namun pada S540 angka tersebut meningkat menjadi 16GB RAM, 1TB space HDD, dan 9 jam waktu aktif. Keduanya juga menawarkan opsi upgrade HDD menjadi 256GB SSD dan GPU ke AMD Radeon HD 8670M GPU. Untuk S440, Lenovo akan menjualnya seharga €699 (tersedia mulai bulan ini), dan S540 untuk €649 (dijual mulai bulan depan).

Kemudian tipe tertinggi yang diumumkan Lenovo kali ini adalah ThinkPad X240. Seperti ThinkPad T44S, Lenovo memberi solusi menarik untuk baterainya, karena ada dua baterai di tubuhnya. Disebut teknologi Power Bridge, Lenovo memasang satu baterai built-in yang dibenamkan di tubuhnya, dan satu lagi yang bebas kamu lepaskan. Dan karena notebook ini default-nya selalu menggunakan baterai internal, maka kita bisa melepas baterai kedua tanpa perlu mematikannya.

Menariknya lagi, baterai cadangannya bisa digunakan untuk ThinkPad baru lainnya, entah yang menggunakan layar 12 atau 14-inchi. Berkat konfugirasi tersebut, X240 diklaim mampu bertahan hingga 10 jam waktu pengoperasian, sedangkan untuk yang T440s justru mampu aktif hingga 17 jam berkat baterai sekundernya. Spesifikasinya sendiri mirip dengan T440S, hanya layarnya saja bidangnya 12.5 inch0, dan juga full HD 1080p, konfigurasinya hingga maksimal prosesor Haswell. Dan dibandingkan yang lain, X240 ini menjadi yang paling ringan dan tipis, dengan berat sekitar 1.36 Kg dan ketebalan 2 cm saja. Untuk harganya, X240 bisa ditebus dengan harga US $1,099.


SHARE
Previous articleDua Trailer Internasional 47 Ronin, Sajikan Efek Visual dan Pertarungan yang Memukau
Next articleDinobots Dipastikan Muncul di Film Keempat yang Kini Berjudul Transformers: Age of Extinction
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.