Mengenal Lebih Dekat Marbel, Jawara INAICTA 2013 untuk Kategori Edugames!

Setelah sebelumnya kami berbincang-bincang dengan Own Games yang mengantarkan Own Pet Dragon-nya menjadi jawara kategori Games dalam INAICTA 2013, kali ini kita beralih ke salah satu kategori lain yang juga mendapat banyak sorotan, Edugames. Edugames alias game sebagai sarana pembelajaran memang bisa menjadi fasilitas yang menarik untuk mengajarkan sesuatu kepada anak-anak. Anak-anak tentu akan lebih menyukai belajar sambil bermain yang bisa juga memicu kreatifitas mereka dalam menyelesaikan masalah.

Nah, dalam  INAICTA 2013 kemarin, jawara untuk kategori Edugames ini adalah Educa Studio dengan serial game Mari Belajar atau yang lebih dikenal dengan Marbel. Marbel sudah dirilis untuk berbagai macam platform dengan berbagai macam mata pelajaran, mulai dari berhitung hingga belajar agama. Kali ini, kami mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Andi Taru, Owner dari Educa Studio yang selama ini dikenal selalu menelurkan banyak Edugames berkualitas. Simak wawancaranya berikut ini!

Duniaku (D): Halo! Selamat ya, Marbel uda jadi juara Edugames di INAICTA 2013!

Andi (A): Terima kasih banyak!

D: Untuk INAICTA 2013 kemarin, Educa Studio mengikutsertakan Gamemarbel.com yang berbasis web. Bisa deskripsikan sedikit mengenai Gamemarbel.com?

A: Game di dalam Gamemarbel.com adalah game-game yang sudah ada di mobile kemudian diporting menggunakan HTML 5 supaya bisa dimainkan melalui berbagai web browser. Ini untuk mengakomodasi persyaratan karena kategori Edugames harus dibangun menggunakan HTML 5.

D: Fitur utama dari Gamemarbel.com sendiri apa?

A: Fitur utama adalah game engine yangg dipakai adalah game engine buatan kami sendiri. Kami tidak pakai game engine external.

D: Sejak kapan mulai mengembangkan Gamemarbel.com?

A: Kami mulai pengembangannya pada Juli 2012. Lahirnya lebih dulu ini, daripada yang versi mobile. Untuk versi mobile-nya sendiri lahir 1 Oktober 2012. Cuma karena banyak fitur yg diinginkan, jadinya lama pengembangannya.

D: Meliputi pembelajaran apa saja yang ada dalam Gamemarbel.com?

A: Sejauh ini baru ada empat games, yaitu Mengaji, Ketupat, Ayo Mudik dan Mencari Jejak

D: Bagaimana tanggapan juri terhadap game ini? Mungkin ada komentar yang paling berkesan dari juri?

A: Ada… Kita kan ada roadmap pengembangan sampai 2014. Nah yg paling berkesan adalah ekspektasi 2014 harus benar-benar selesai. Tapi kita juga pasti komitmen sesuai schedule plan.

D: Seperti apa garis besar roadmap sampai 2014-nya?

A: Hehehe, masih rahasia,,, Tapi yang pasti, juri senang karena kita mengembangkan engine kita sendiri.

D: Untuk plan Educa Studio sendiri selain mengembangkan Marbel apa? Mungkin ada game lain yang tengah dikembangkan, atau ingin terus fokus di Edugames?

A: Selain Marbel ada. Sudah 4 bulan kita kembangkan. Tapi masih rahasia juga, mungkin awal Oktober sudah bisa kita publish. :) Untuk arahnya, tetep nyerempet ke edu-edu, cuma tidak monoton education.

D: Kira-kira apa harapan ke depan dari Educa Studio dan Marbel?

A: Kalau Marbel tetap pada jalur education games. Harapannya, bisa mencakup semua bentuk materi edukasi. Kalau Educa Studio sendiri harapannya ada tiga, Marbel, GameMarbel.Com dan satu lagi yang bakal rilis Oktober. Harapannya, ketiga divisi tersebut dapat memenuhi kebutuhan konten edukasi di Indonesia dan harus bisa ke level Internasional. Target kita 2014, sudah bisa masuk pasar Internasional untuk Marbel dan kawan-kawan.

Tampilan halaman depan Gamemarbel.com

D: Sip, terima kasih banyak buat waktunya. Sukses terus untuk Educa Studio dan Marbel. Sekali lagi selamat atas kemenangannya!

A: Sama-sama, terima kasih juga!

Tertarik untuk mencoba Gamemarbel.com? Kamu bisa langsung mengunjungi halaman website-nya yang ada di sini. Di halaman tersebut kamu sudah bisa mencoba keempat game Marbel seperti yang sudah dijelaskan di atas. Yuk bermain sambil belajar!


SHARE
Previous articleBlackBerry Akan Segera Dijual, Dengan Target November 2013. Microsoft Yang Akan Membelinya?
Next articleDetail Noel Kriss di Lightning Returns: Final Fantasy XIII
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.