Xbox Music Tidak Lagi Eksklusif Windows Phone, Kini Tersedia Untuk Android dan iOS

Aplikasi Xbox Music selama ini mungkin hanya dikenal oleh mereka pengguna sistem operasi Windows Phone saja. Microsoft membenamkan layanan musik online tersebut mulai Windows Phone 8 generasi pertama, hingga memberikan beberapa pembaruan baru melalui update PR2.0. Selain itu, mulai kemarin aplikasi tersebut kehilangan eksklusifitasnya, dan Microsoft juga menyediakannya untuk iOS serta Android.

Kamu bisa men-downloadnya gratis melalui pasar digital iOS dan Android, dan seperti layanan musik online lainnya, Microsoft memaksamu berlangganan untuk bisa menikmati sepuasnya musik yang mereka tawarkan melalui streaming. Sebelum bisa menggunakannya, kamu perlu membeli Xbox Music Pass. Kamu bisa saja memanfaatkan promo trial 30 hari untuk mengetahui apa saja yang ditawarkan. Dan kemudian, biaya yang diperlukan untuk mengaksesnya menjadi US $9.99 per bulan, atau $99.99 setahun.

Pada versi awal ini Microsoft masih belum membuka fungsi playback musik secara offline, namun mereka menjanjikan akan memberikannya melalui updatenya nanti. Selain itu, sementara ini layanan Xbox Music juga baru tersedia untuk negara tertentu saja, jadi belum tentu ketika kamu mengaksesnya bisa langsung muncul melalui Play Store. Atau jika pun ada, ternyata tidak kompatibel dengan smartphone / tablet kita. Well, sepertinya itu juga bukan kesalahan kita, karena banyak user melaporkan aplikasi ini tidak kompatibel. Solusinya? Kamu pengguna Android bisa men-download saja melalui link alternatif di bawah.


SHARE
Previous articleYakuza: Ishin Akan Dirilis untuk PlayStation 3 dan PlayStation 4
Next articleNatural Doctrine, Strategy RPG dari Kadokawa Games untuk Konsol PlayStation
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.