IFA 2013: Alcatel One Touch Idol Alpha. Casing 3D Diamond Cut, Material Aluminum dan Transparent Bar ala Xperia

Selain One Touch Hero, Pop dan tablet Evo 8 HD, selama IFA 2013 Alcatel juga membawa smartphone affordable lainnya, One Touch Idol Alpha. Seperti keseluruhan seri Idol lainnya, Alcatel memposisikan smartphone Android mereka tersebut untuk semua kelas, dengan ukuran layar yang berbariasi mulai 3.5-inchi hingga 4.7-inchi. Khusus untuk Alpha, mengajukan layar 4.7-inchi dengan resolusi HD 720p dan prosesor quad-core 1.2 GHz.

Sedikit berbeda dengan One Touch Idol lainnya, Alcatel membuat Alpha dengan sentuhan tubuh yang lebih mengkurva, dan terlihat lebih premium dengan imbuhan lapisan transparan di ujung atas dan bawahnya. Desainnya yang inovatif tersebut cocok untuk pengguna bisnis, dan tubuh mengkurva selama ini disukai oleh pengguna casual. Ketebalan tubuhnya hanya 7.5mm, dan berat 96-gram juga tergolong tipis dan ringan. Keseluruhan frame casingnya dikembangkan secara diamond-cut, sehingga memperlihatkan kesan 3D pada semua bagian sisinya.

Kemudian pada kedua ujung transparannya ternyata bukan berbahan plastik atau kaca, yang oleh Alcatel disebutkan sekadar material khusus yang terlihat transparan saja. Khusus yang di bagian bawah, juga berperan sebagai notifikasi, melalui tiga lampu LED yang dipasang di ujung sasis di atas bagian transparan. Coba bagian transparan di sisi atas juga diterangi lampu ya, pasti membuatnya lebih keren.

Memang bagian transparan tersebut juga mengingatkan kita pada trik Sony melalui Xperia S dan SL. Namun sayangnya seperti kedua Xperia tersebut. Alcatel juga sama menempatkan simbol tombol capacitive pada bagian transparan, dan tombol yang sebenarnya ada di atasnya. Butuh penyesuaian untuk mengetahui bahwa di atas logo tombol tersebut ada tombol yang sebenarnya, yang memang tidak diterangi backlit.

Menambah kesan premiumnya, penutup casing belakangnya berbahan aluminium, mengingatkan pada HTC One. Selain itu, layarnya dilapisi lapisan oleophobic untuk mencegah minyak mudah menempel pada layar. Selain itu, layarnya juga dilindungi lapisan Dragontrail Glass, opsi lain Corning Gorilla Glass yang diklaim memberi ketahanan yang sama dalam melindungi layar. Lapisan tersebut digunakan Sony untuk melapisi casing belakang Xperia Z mereka.

Dari luar memang terlihat mewah, namun seperti Hero, yang diduga dijalankan oleh chipset MediaTek, Alpha juga demikian. Prosesor quad-corenya yang berkecepatan 1.2 GHz belum diungkapkan oleh Alcatel dari chipset apa, namun melihat ada opsi dual SIM di sini, kita yakin juga sama menggunakan MediaTek MT6589. Alpha juga menjalankan Android 4.2.2 dengan interface/launcher khusus buatan Alcatel, layar 4.7-inchi-nya bermaterial IPS, RAM 1GB, internal storage 16GB dan tanpa dukungan microSD, serta baterai 2,000mAh (yang built-in).

Alpha juga dibekali kamera utama 8-megapixel dengan kemampuan merekam video full HD, kamera depan 1.3-megapixel, port audio, microUSB, konekstivitas lokal standar Android, dan koneksi data GSM-nya mendukung 3G HSPA+ 42Mbps, menggunakan microSIM yang tersimpan melalui slot di samping tubuhnya (perlu SIM ejector), dan akan mulai dijual di China mulai Oktober nanti, Di Eropa dan wilayah lain segera menyusul. Sayang belum diketahui juga berapa perkiraan harganya nanti.

[cb type=”company”]Alcatel[/cb]

Sumber: Alcatel


SHARE
Previous articleCloudy with a Chance of Meatballs 2 Perkenalkan Barry si Strawberry dalam Klip Terbarunya
Next articleIGS 2013: Meriahnya Panggung Garena!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.