IGS 2013: Selamat Kepada Para Pemenang Game Developer Award!

Salah satu acara yang memeriahkan hari ketiga atau terakhir dari penyelenggaraan Indonesia Game Show (IGS) 2013 adalah malam penganugerahan bagi para pemenang untuk setiap lomba yang diadakan selama tiga hari penyelenggaraan IGS. Dari sekian banyak acara, penganugerahan Game Developer Award (GDA) adalah salah satu yang menyedot banyak perhatian karena dari sinilah kita bisa melihat bagaimana perkembangan dunia game development di Indonesia. GDA sendiri terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu Amateur untuk studio game yang baru berkiprah kurang dari tiga tahun dan belum memiliki badan hukum (sehingga bisa perorangan atau bahkan kelompok) dan Professional untuk studio game yang sudah memiliki badan hukum dan sudah berkecimpung selama lebih dari tiga tahun.

Penjurian sendiri dilakukan pada hari kedua pelaksanaan IGS 2013 di hari Sabtu, 7 September 2013 dengan melibatkan tiga juri seperti Andi Suryanto, CEO Lyto sekaligus ketua Asosiasi Game Indonesia (AGI); Shuji Utsumi yang merupakan CEO dari Q Entertainment Jepang; dan Intan Rizky Mutiaz dari Institut Teknologi Bandung. Setelah melalui penjurian yang cukup ketat, pada hari ketiga penyelenggaraan IGS 2013 akhirnya diumumkan siapa saja yang berhasil memenangkan kompetisi ini. Dan inilah para pemenangnya.

Amateur Game Developer

Best 2D PC Game: Battle Drone dari Bibir Design

Juara 1 Best Game for Smartphone/tablet: Prototype dari Gambreng Games

Juara 2 Best Game for Smartphone/tablet: Bug Panic dari Amagine Interactive

Professional Game Developer

Best 3D PC Game: Big Bang Kaboom dari Altermyth

Juara 1 Best 2D PC Game: Trigger Princess dari Mintsphere

Juara 2 Best 2D PC Game: Valthrian Arc 2 dari Agate Studio

Juara 1 Best Casual Game for Smartphone/tablet: Faunia Paw dari Artoncode

Juara 2 Best Casual Game for Smartphone/tablet: Ramen Chain dari Touchten

Best Edu-Game for smartphone/tablet: Anak Cerdas Penenalan dari Akal Interaktif

Best Game of Virtual Technology: Cinemagz Man Of Steel dari AR&CO

Favourite Games IGS 2013: Surya Boxing dari Divine Kids.

Selain kategori-kategori di atas, GDA juga memilih satu game yang nantinya akan bekerja sama dengan Lyto untuk mempublikasikan game-nya di pasar Indonesia. Pilihan akhirnya jatuh kepada Faunia Paw yang dikembangkan oleh Artoncode. Andi Suryanto selaku CEO dari Lyto sendiri dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Faunia Paw terpilih karena sudah sesuai dengan pangsa pasar dan fanbase yang ada, sehingga diharapkan akan mudah diterima oleh gamer Indonesia.

Selamat kepada para pemenang GDA 2013! Ditunggu karya-karya kreatif lainnya untuk turut memajukan industri game di Indonesia.


SHARE
Previous articleKojima Production Los Angeles Telah Resmi Dibuka
Next articleLoki Siap Mengayunkan Pisaunya dalam Poster Internasional Terbaru Thor: The Dark World
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.