Gateway 3DS, Flashcard Pertama 3DS yang Sanggup Menembus Tembok Region

Gateway 3DS, yang diklaim sebagai flascard pertama 3DS di dunia, telah dirilis beberapa waktu lalu. Dengan flashcard ini, kamu dapat memainkan game-game 3DS lintas region! Seperti apa performanya? Yuk simak bersama di sini.

Gateway 3DS telah dirilis ke pasaran, menjadi flashcard pertama 3DS di dunia yang memungkinkan penggunanya untuk memainkan ROM 3DS. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat stack smash di 3DS’DS Profile. Kemudian stack smash tersebut mengacaukan 3DS mode, membuat sistem 3DS reboot, dan dari sini memungkinkan Gateway 3DS Flash Kit untuk melakukan boot.

Box Gateway 3DS, simpel dengan warna birunya

Di awal perilisan, Gateway 3DS hanya bekerja untuk firmware 3DS 4.1-4.5, tapi pada tanggal 21 Agustus 2013 tim Gateway 3DS pun merilis sebuah update firmware spoofer (update v1.1a), yang memungkinkan penggunanya untuk memainkan game-game terbaru (hingga firmware 5.1). Ini tak lain karena tiap kali memainkan game 3DS terbaru, akan memaksa sistem 3DS untuk melakukan update firmware. Gateway 3DS sendiri dibundel dalam dua Flash Kit. Pertama adalah yang berlabel merah Gateway 3DS Flash Kit, yang menangani 3DS ROM. Dan yang kedua adalah DS Flash Kit berlabel biru, yang digunakan untuk meng-install eksploit Gateway 3DS, dan memainkan DS ROM serta homebrew. Sayangnya paket Gateway 3DS tidak menghadirkan sebuah microSD Card Reader dan SD card reader.

Perbandingan Gateway 3DS dengan cartridge retail 3DS

Beberapa saat setelah perilisan, tim Gateway 3DS mengumumkan bahwa DS Flash Kit yang menjalankan homebrew dapat bekerja pada firmware 6.1, dan installer eksploit Gateway 3DS hanya perlu dijalankan sekali saja tiap kali kamu memasuki DS Mode. Dan Gateway 3DS tidak bisa memainkan Animal Crossing: New Leaf dengan normal karena memiliki chip berbasis NAND untuk menyimpan data permainannya.

Sebelum mulai menggunakan Gateway 3DS, kamu membutuhkan beberapa peralatan dan software berikut ini untuk bisa meng-install-nya (petunjuknya bisa kamu ikuti di GBATemp).

– 2x microSD Card: Salah satunya berkapasitas minimal 2 GB untuk menampung firmware DS Flash Kit, dan yang kedua berkapasitas minimal 16 GB (karena ukuran maksimal ROM 3DS bisa mencapai 8 GB).

– Sebuah microSD Card Reader dan SD card Reader

– Konsol 3DS dengan firmware v4.1-4.5

– 1 buah SD Card (minimal berkapasitas 2 GB): SD Card ini digunakan untuk menyimpan save data permainan dan juga file “launcher.dat” dari Gateway 3DS.

– ROM 3DS

– Win32 Disk Imager

– File GW Release zip

– Mac OS 3DS Imaging Tool

– 3DSGuy’s Rom Tool

Lantas bagaimana dengan performa Gateway 3DS ini? Salah seorang pengguna di GBATemp.net pun me-review beberapa judul game dengan mencobanya, menggunakan MicroSd Card 32 GB Class-4 AData. Kartu tersebut diformat dengan baik menggunakan Panasonic SD Formatter. Berikut adalah judul-judul game yang dicoba olehnya:

Bit Trip Saga – PASS
Bust a Move Universe – PASS
Cartoon Network: Punch Time Explosion – PASS
Cave Story 3D – PASS
Code of Princess – PASS
Cooking Mama 4: Kitchen Magic – PASS
Disney’s Epic Mickey Power of Illusion – PASS
Donkey Kong: Country Returns – PASS
Dream Trigger 3D – PASS
Fire Emblem: Awakening – PASS
Kid Icarus: Uprising – PASS (Game ini memaksa kembali ke Main Menu 3DS sekali, tapi hanya sekali saja.)
Luigi’s Mansion Dark Moon – PASS
Mario Kart 7 – PASS
New Super Mario Bros 2 – PASS
Paper Mario Sticker Star – PASS
Pilot Wings Resort – PASS
Professor Layton and The Miracle Mask – PASS
Rhythm Thief & The Emperor’s Treasure – PASS
Shin Megami Tensei: Devil Survivor Overclocked – PASS
Super Mario 3D Land – PASS
Super Street Fighter: IV – PASS
The Legend of Zelda: Ocarina of Time 3D – PASS

Semua ROM yang dicoba berhasil berjalan dengan sempurna. Hanya saja ada sedikit keterlambatan saat menggunakan Gateway 3DS ketika mulai booting sebuah ROM. Ada delay sekitar 1-2 detik untuk Gateway 3DS menemukan save data permainan, dan kemudian mentransfernya ke sistem penyimpanan Gateway 3DS. Tapi jika save data permainan telah disimpan sekali ke dalam Gateway 3DS maka tidak ada keterlambatan lagi.

Untuk saat ini, Gateway 3DS tidak mengijinkan penggunaan fitur online game-game 3DS. Jika mencobanya, maka akan muncul error “002-0123”, di mana website Nintendo akan melaporkan bahwa unit 3DS milikmu tidak cukup dekat dengan access point. Mungkin error ini sengaja didesain oleh tim pengembang Gateway 3DS untuk menjagamu tetap berada dalam kondisi offline. Karena ketika online, unit 3DS-mu akan mengunduh update firmware terbarunya.

Bagaimana dengan di Indonesia sendiri? Tentu saja ada yang sudah membeli bahkan mencoba Gateway 3DS. Berikut adalah pendapat dari salah seseorang yang sudah menggunakan Gateway 3DS, Ken Cashernn.

“Jadi Gateway ini membuka jalan bagi user untuk melakukan cross region. Plusnya adalah cross region, di mana kita bisa memainkan game region Jepang dan Eropa dengan leluasa. Minusnya ada tiga, pertama adalah satu game membutuhkan satu memory yang membuat orang sulit menerimanya saat ini. Kedua, Gateway adalah produk yang masih sangat tinggi harganya (Rp. 800.000,-, dan karena nilai tukar dollar saat ini naik, kemungkinan harganya naik menjadi sekitar Rp 825.000,-). Dan ketiga, masih terbatas untuk mesin 3DS firmware 4.1-4.5 saja yang sekarang ini sudah jarang di pasaran. Intinya, masih banyak minusnya.”

“Untuk proses peng-install-annya sendiri lebih rumit jika dibandingkan dengan Flashcard NDS yang dulu-dulu (R4, EDGE). Ini karena Gateway melibatkan dua unit card, di mana satu unit untuk meng-hack sistem 3DS, unit lainnya untuk menjalankan ROM 3DS-nya.”

“Saya sebagai user yang menginginkan fitur cross region bisa memainkan game-game Jepang dan Eropa, maka Gateway ini wajib karena game Jepang harganya cukup tinggi per judulnya (sekitar Rp. 700.000 – 850.000,-). Hanya kalau kita memainkan game-game Amerika Utara bajakan rasanya sayang-sayang, karena investasi Gateway-nya mahal. Makanya hal ini menjadi pertimbangan sendiri untuk membeli Gateway.”

Terkait dengan penggunaan satu memory untuk satu game, Ken Cashernn memberikan alternatif.

“Sebenarnya nih ada alternatif di mana kamu bisa menggunakan satu memory (satu Micro SD) untuk beberapa game. Caranya, ketika mau memainkan game lain, maka Micro SD tersebut diformat, baru kemudiaan diisi ROM 3DS lainnya. Namun dengan konsekuensi, data save permainannya hilang. Namun ada solusi di mana data tersebut bisa kita simpan di PC, tapi prosesnya masih rumit.”

Mengenai keberadaan Gateway 3DS ini, Ken Cashernn pun memberikan komentarnya sebagai berikut.

“Saya netral (terkait adanya Gateway 3DS ini). Di sisi lain sayang banget 3DS akhirnya dibajak. Tapi di satu sisi saya senang karena bisa memainkan game-game cross region hehe.”

http://youtu.be/dPFO0ZDzBfA

[nggallery id=768]

[ Sumber : Gateway 3DS Official Website, GBATemp.net (2) ]


SHARE
Previous articleIGS 2013: Berkeliling Booth Para Developer Game Indonesia
Next articleUbisoft Siap Hadirkan AC: Liberation HD untuk Konsol dan PC!

Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma – sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.