Infinity Blade III Menjadi Game Mobile Pertama yang Memaksimalkan Kekuatan Apple iPhone 5s

Bersamaan dengan konferensi pers Apple mengenalkan iPhone 5c dan iPhone 5s kemarin, satu game yang disebutkan akan memaksimalkan chipset Apple A7 dan dan iOS 7 adalah Infinity Blade III. Menjadi penerus seri game action Infinity Blade yang dikenal paling maksimal mengeksploitasi kemampuan hardware iOS, seri ketiganya yang masih ditangani developer Amerika ChAIR Entertainment dan menggunakan engine grafis Epic Unreal Engine 3.

Dalam sekuel kedua serial game yang diklaim sudah menghasilkan keuntungan US $30 juta ini Epic Games sendiri yang mengkonfirmasikan Infinity Blade III, dan dirilis bersamaan dengan iPhone 5s. Selain itu, game tersebut juga akan tersedia melalui Apple App Store mulai 18 September, atau dua hari sebelum kedua iPhone baru Apple mulai dijual. Infinity Blade III disebutkan akan menggunakan prosesor baru Apple A7, yang menjadi prosesor mobile pertama dengan arsitektur 64-bit serta mendukung OpenGL ES 3.0, seperti yang juga mulai dibuka aksesnya oleh Google melalui Android 4.3. Karena itulah, Epic menyebutkan jika grafisnya akan terlihat mengagumkan, apalagi dibandingkan seri sebelumnya.

Selain kualitas grafis yang meningkat, Infinity Blade III untuk pertama kalinua juga memberi kita opsi memainkan dua karakter berbeda, mulai Siris yang sudah kita kenal sebelumnya, dan seorang pencuri wanita bernama Isa (wanita misterius yang dikenalkan dalam seri keduanya). Mereka berdua memiliki gaya bertarung dan senjata yang berbeda, karena dalam bertarung Isa akan lebih banyak bergerak secara stealth. Akan ada dunia yang lebih luas bisa kamu jelajahi (disebutkan 8x lebih besar dibandingkan seri pertamanya), serta boss yang lebih kuat (seperti Dragon yang kembali dari prekuelnya). Meningkatnya kualitas grafis tersebut terlihat dari tingginya tingkat detail karakter, yang diklaim dibuat dengan resolusi hingga empat kali karakter konsol. Selain itu, selama memainkan Infinity Blade III kamu juga tidak akan diganggu dengan waktu loading yang lama.

Areanya memang menjadi lebih luas, karena di sini developer mulai menerapakan lokasi baru, The Hideout, yang berperan sebagai markas utama Siris. Darisana kamu bisa memilih melalui world map beberapa benteng yang ingin diserang, dibandingkan hanya satu lokasi yang menjadi lokasi petualangan karaktermu dalam kedua prekuelnya. The Hideout juga akan menjadi tempat berkumpulnya para karakter pendukung yang bisa direkruit Siris dan Isa selama permainan.

Developer juga akan menyiapkan konten download untuk mendukung para pemain game ini pasca dirilis nanti. Kemudian game ini juga menerapkan mode ClashMob Challenge yang pertama dikenalkan mealui game keduanya, dengan tiga mode baru yang membantu kita mengundang gamer lain membentuk team sehingga menghasilkan kesan game “massively” berbasis group, untuk menghadapi challenge dengan tujuan membuka treasure dan item eksklusif yang langka.

Menurut creative director Chair Entertainment, Donald Mustard, game mobile baru mereka ini akan menawarkan pengalaman berkualitas konsol. Dia juga menambahkan, meskipun akan hadir konsol next-gen, namun pihaknya tetap percaya masa depan game mobile. Dia percaya jika kekuatan perangkat all-in-one seperti iPhone akan menyusahkan mesin game dari Microsoft, Sony, dan Nintendo. Dan meskipun dikonfirmasikan mendukung sepenuhnya Apple A7 dengan arsitektur 64-bit, namun game ini juga kompatibel untuk iPhone 5, iPhone 4S, iPhone 4, iPad 4, iPad 3, iPad 2, iPad mini, iPod Touch 5, dan iPod Touch 4, meskipun mungkin akan ada efek-efek grafis yang disunat ketika memainkannya bukan melalui iPhone 5s. Oh ya, kamu memerlukan OS minimal iOS 6 untuk memainkannya. Mengenai harga, seperti seri sebelumnya, pertama kali bisa kamu dapatkan dengan harga  US $6.99.

Ketika dirilis nanti, Infinity Blade III juga didukung animasi singkat berjudul “Infinity Blade: Origins,” yang dibuat oleh sutradara Ben Hibon (Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Mirror Mirror) dan juga melibatkan aktor John Noble (The Lord of the Rings, Fringe) yang menjadi pengisi suara The Worker of Secrets, antagonis utama serial game ini. Selain itu, trilogi Infinity Blade memang akan berakhir dengan Infinity Blade III, namun itu bukan berarti serial ini juga akan terhenti begitu saja. Seperti sebelumnya novel Infinity Blade: Awakening diterbitkan untuk menjembatani cerita game pertama dan keduanya, bisa saja franchise Infinity Blade akan muncul dalam game spin-off atau format lain di luar seri utamanya. Dan semoga saja jika ada spin-off-nya nanti, nasibnya tidak berakhir seperti Infinity Blade: Dungeon, yang akhirnya dibatalkan pengembangannya.

Infinity Blade III Feature

  • Intuitive Touch Controls
  • Simple Navigation
  • Two playable characters – Siris and Isa!
  • The Hideout – your new home base
  • ClashMob 2.0 – Three new modes
  • The Dragon – a recurring nemesis with near-limitless health
  • Interactive World Map
  • Deep role-playing elements
  • Goals that earn in-game rewards
  • Ben Hibon Animated Short “Infinity Blade: Origins”
  • Features the voice talents of fan-favorites John Noble and Troy Baker

Infinity Blade 3 III gameplay demo on iPhone 5s – Sept 2013 Keynote

http://youtu.be/Wnh98ELfR04

Infinity Blade III Reborn Trailer

Sumber: Fanpage Facebook, Epic, Official 


SHARE
Previous articleIGS 2013: Liputan Turnamen Intel Prime DotA 2 dari ID-PrimeGames
Next articlePuella Magi Madoka Magica: The Battle Pentagram Diumumkan untuk PS Vita
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.