TGS 2013: Profil Para Pelaku Industri Game Indonesia Lainnya Yang Akan Meramaikan Event Akbar Ini!

Setelah membahas developer-developer nasional yang akan unjuk gigi di event Tokyo Game Show 2013, saya sekarang akan membahas publisher nasional yang juga akan berangkat ke event tersebut. Mari kita lihat profil para publisher ternama ini!

LYTO

Siapa yang tidak kenal dengan Lyto. Publisher yang sukses menggetarkan jagat game online di Indonesia dengan game Ragnarok-nya 10 tahun lalu juga akan ikut terbang ke Tokyo! Publisher yang sudah berdiri sejak tahun 2003 ini merupakan salah satu publisher terbesar di Asia Tenggara. Misi dari Lyto adalah untuk menyediakan pengalaman bermain game yang belum pernah ada sebelumnya melalui pengenalan terhadap game-game dengan genre MMOG (Massive Multiplayer Online Games).

Sampai saat ini, perusahaan yang sudah memiliki karyawan lebih dari 300 orang sudah banyak mem-publish berbagai macam game mulai dari RPG, Casual Games, RTS (Real Time Strategy hingga game berbasis webgame. Lyto juga memiliki pemain–pemain loyal dengan jumlah lebih dari 15 juta orang yang berada di bawah portal LytoGame. Salah satu prestasi yang pernah di raih oleh Lyto adalah mendapatkan penghargaan Certificate of Appreciation dari KOTRA (Korea Trade-Investment Promotion Agency) untuk usahanya yang secara terus menerus berusaha membangun kerjasama di bidang IT antara kedua negara. Beberapa game yang pernah di publish oleh Lyto antara lain adalah Ragnarok Online, Seal Online, RF Online, Perfect World, Jade Dynasty, Forsaken World, Crossfire, Crazy Kart serta Getamped.

Game-On

Game-On adalah sebuah perusahaan payment gateway yang berdiri sejak tahun 2003.  Sampai saat ini, distribusi dari voucher Game-On sudah merambah hingga ke 90 kota di Indonesia dengan lebih dari 400 agen mandiri. Game On berekomitmen untuk terus mengembangkan sistem distribusi dari Kartu Game-Onnya, yaitu satu kartu yang dapat digunakan untuk membeli voucher berbagai macam game online serta Facebook. Hampir 80 persen gamer online di Indonesia masih menggunakan kartu pra-bayar seperti Kartu Game-On ini karena memang paling mudah digunakan untuk pasar Indonesia. Kartu Game-On tersedia di lebih dari 15.000 warnet di seluruh Indonesia. Pada tahun 2011, Game-On mendapatkan penghargaan sebagai Best Payment Gateway in Indonesia untuk Facebook dan tetap berlangsung hingga saat ini, wow!

MEDIA PARTNERS

Duniaku bersama dengan Kotak Game mendapat kesempatan menjadi media partner bagi delegasi Indonesia yang akan berangkat ke TGS nanti. Duniaku, seperti sudah kita ketahui bersama, berkomitmen untuk terus mendorong industri game serta industri kreatif nasional. Kami selalu berusaha untuk menyebarkan nilai-nilai positif dari bermain game. Sampai saat ini, Duniaku telah menjadi market leader dari media game online di Indonesia dengan traffic bulanan mencapai 150.000 lebih visitors.

Kotak Game juga merupakan salah satu portal berita game paling populer di Indonesia. Tidak hanya memberikan berita-berita lokal serta internasional, Kotak Game juga memberikan berbagai macam review, preview serta gamebox, guide dan tips and trick dari berbagai macam game paling populer yang ada di pasar saat ini.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai profil-profil perusahaan yang sudah saya sebutkan, kalian bisa langsung mengakses booklet Tokyo Game Show yang memuat data-data perusahaan-perusahaan tersebut disini.


SHARE
Previous articleEvent Game-On Bersama Media: Berbagai Kuis Dari Duniaku Berkolaborasi Dengan Game-On!
Next articleIGS 2013: Dibalik Kerjasama dan Rencana ke Depan Square Enix dan Agate Studio
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.