Hello? Hell…o? Sekali Lagi, Horor RPG Maker yang Memukau

Game yang memiliki judul unik ini memiliki hal yang juga unik, di mana pada saat kamu pertama kali memainkannya, kamu akan mendapati dirimu dihadapkan pada dua pilihan, yakni I know dan See You. Dua pilihan ini akan membuka dua jalan yang berbeda. Di mana bila kamu memilih I know maka kamu akan memulai game, dan bila kamu memilih See You maka kamu akan keluar dari game. Cerita dari game ini dimulai dengan seorang cowok bernama Kazuki yang pada awal game kamu tidak akan tahu siapa namanya. Kamu akan memasuki sebuah ruangan seperti ruangan pribadi milik Kazuki dan kamu diharuskan untuk megeksplorasi ruangan sudut demi sudut untuk menemukan petunjuk-petunjuk tentang apa yang harus kamu lakukan selanjutnya. Ngerinya, pada saat kamu mengeksplorasi ruangan, kamu akan menemukan berbagai macam kejanggalan di dalamnya, contohnya adalah ketika kamu sudah berada beberapa lama di dalam ruangan, handphonemu akan berdering keras dan mendadak botol anggur akan jatuh dan kursi akan bergerak.

Game ini memiliki total 30 ending, di mana kamu memang harus mendapatkan 30 ending terlebih dahulu untuk mendapatkan true ending dari game ini. Sebenarnya bila dibandingkan dengan game-game horror lainnya, game ini tidak semengerikan Mad Father atau Ib, namun game ini mampu membuat para pemainnya terus penasaran dan ingin terus memainkan dan menamatkan game ini dengan sempurna. Hal yang paling seru dari game ini adalah bagaimana Ryuuichi, pembuat game ini, mampu membuat game dengan cerita yang simpel namun terus membuat penasaran. Kamu sudah bisa mendownload game ini secara gratis disini.

[nggallery id=773]

30 Ending Berbeda, Ajak Pemain Rasakan Horror Sebenarnya

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, game ini memiliki total 30 ending yang harus kamu dapatkan untuk mendapatkan True Ending di mana True Ending ini bisa dikatakan bukan ending yang buruk, namun juga bukan ending yang bagus. Setelah mendapatkan true ending pun, kamu bisa memainkan gamenya lagi dengan sudut pandang yang berbeda. Yap, kamu akan bermain sebagai Akari, pacar dari Kazuki yang diceritakan mati di dalam game ini. Tapi kamu tidak akan mendapati Akari yang menjadi hantu dan kamu menjalankannya, sebab Akari dan Kazuki akan bertukar tempat, di mana Akari hidup dan Kazuki menjadi hantu. Game ini mampu menampilkan horror yang berbeda di setiap endingnya. Banyak sekali horror yang kamu dapati secara tiba-tiba di dalam game, dan bila kamu sangat penakut namun kamu ingin memainkan game ini, cukup matikan saja suaranya. Meski, tanpa suara pun, game ini masih bisa sangat mengagetkanmu.

Setiap kali kamu mati, kamu akan membuka puzzle baru, setiap puzzle baru akan membawamu ke sebuah ending yang bisa menjadi ending buruk dan ending baik. Game ini hanya berkutat di sebuah kamar, yang seiring dengan berlangsungnya permainan, item di dalam kamar akan bertambah dan opsi puzzle semakin banyak. Misteripun akan terungkap ketika kamu melihat beragam ending-nya.

Ryuuichi Tachibana, the Mind Master

Ryuuichi Tachibana adalah pembuat game-game horror berbasis RPG Maker yang cukup dikenal di Jepang. Ia telah membuat lebih dari enam game yang kesemuanya cukup disukai oleh para pemainnya. Kebanyakan dari gamenya adalah game horror dengan tokoh utama cewek imut.

Game-game yang dibuat oleh Ryuuichi semuanya adalah game gratis yang bisa kamu download di websitenya, namun hanya satu dari gamenya yang telah ditranslasikan secara cuma-cuma, yakni Hello? Hell…o?. Game buatannya ini memiliki judul asli Moshi-Moshi? Moshi-MoSHI…NE? di mana shine berarti mati.

Jangan khawatir dengan gamenya yang seram, karena bila kamu mampu membuka Ending yang tepat maka kamu akan melihat gambar ini (dengan tanpa sensor) lho!

SHARE
Previous articleNBA 2K14, Kamu Juga Bisa Memilih Tim Euroleague!
Next articleNHL 14, Dua Engine EA Canada Percantik Gameplay-nya
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.